Iran Buka Pintu Negosiasi Nuklir dengan AS, Tapi Ada Syaratnya!

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Senin, 10 Maret 2025 | 08:10 WIB
Iran Buka Pintu Negosiasi Nuklir dengan AS, Tapi Ada Syaratnya!
Ilustrasi nuklir - Bahan Baku Nuklir (pexels)

Suara.com - Iran akan mempertimbangkan perundingan dengan AS jika tujuan pembicaraan tersebut adalah untuk mengatasi kekhawatiran mengenai potensi militerisasi program nuklirnya, kata misi PBB Iran pada hari Minggu dalam sebuah posting di X.

Komentar tersebut muncul sehari setelah Pemimpin Tertinggi negara itu Ali Khamenei mengatakan Iran tidak akan berunding di bawah "intimidasi" AS.

Menurut Reuters, dalam posting di X, misi tersebut mengatakan: "Jika tujuan perundingan adalah untuk mengatasi kekhawatiran vis-à-vis potensi militerisasi program nuklir Iran, diskusi semacam itu dapat dipertimbangkan."

Bendera Iran
Bendera Iran

"Namun, jika tujuannya adalah pembongkaran program nuklir damai Iran ... perundingan semacam itu tidak akan pernah terjadi," tambah posting tersebut.

Khamenei dikutip oleh media pemerintah mengatakan pada hari Sabtu: "Mereka mengajukan tuntutan baru yang tentu saja tidak akan diterima oleh Iran, seperti kemampuan pertahanan, jangkauan rudal, dan pengaruh internasional kami."

Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Fox Business Network, yang disiarkan pada hari Jumat, bahwa ia ingin merundingkan kesepakatan nuklir dengan Iran dan telah mengirim surat kepada para pemimpinnya yang menyarankan pembicaraan dengan Republik Islam tersebut, yang ditakutkan oleh Barat akan segera mencapai kemampuan untuk membuat senjata nuklir.

Iran membantah tengah berupaya mendapatkan senjata nuklir.

Sementara menyatakan keterbukaannya terhadap kesepakatan dengan Teheran, Trump telah memberlakukan kembali kampanye "tekanan maksimum" yang diterapkan selama masa jabatan pertamanya sebagai presiden untuk mengisolasi Iran dari ekonomi global dan mendorong ekspor minyaknya hingga nol.

Selama masa jabatannya 2017-2021, Trump menarik Amerika Serikat dari kesepakatan penting antara Iran dan negara-negara besar yang telah menetapkan batasan ketat pada aktivitas nuklir Teheran dengan imbalan keringanan sanksi.

Setelah Trump menarik diri pada tahun 2018 dan memberlakukan kembali sanksi, Iran melanggar dan jauh melampaui batasan tersebut.

Kepala pengawas nuklir PBB Rafael Grossi mengatakan bahwa waktu hampir habis bagi diplomasi untuk memberlakukan pembatasan baru pada aktivitas Iran, karena Teheran terus mempercepat pengayaan uraniumnya hingga mendekati tingkat senjata. Teheran mengatakan bahwa pekerjaan nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Deportasi Mahasiswa Pro-Palestina? Penangkapan di Columbia University Gegerkan Kampus

Trump Deportasi Mahasiswa Pro-Palestina? Penangkapan di Columbia University Gegerkan Kampus

News | Senin, 10 Maret 2025 | 07:02 WIB

Zelensky Balas Ejekan Soal Pakaian: Janji Pakai Jas Setelah Perang Berakhir

Zelensky Balas Ejekan Soal Pakaian: Janji Pakai Jas Setelah Perang Berakhir

News | Senin, 10 Maret 2025 | 06:47 WIB

Israel Siapkan "Direktorat Migrasi": Deportasi Paksa Warga Gaza Dimulai?

Israel Siapkan "Direktorat Migrasi": Deportasi Paksa Warga Gaza Dimulai?

News | Senin, 10 Maret 2025 | 06:11 WIB

Pria Bersenjata Ditembak Secret Service di Dekat Gedung Putih, Ini Kronologinya

Pria Bersenjata Ditembak Secret Service di Dekat Gedung Putih, Ini Kronologinya

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 23:46 WIB

New York Dalam Keadaan Darurat, Ini Penyebabnya

New York Dalam Keadaan Darurat, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 16:55 WIB

Israel Siapkan Serangan ke Iran? Latihan Militer di Gunung Hermon Ungkap Skenario Perang 2025!

Israel Siapkan Serangan ke Iran? Latihan Militer di Gunung Hermon Ungkap Skenario Perang 2025!

News | Sabtu, 08 Maret 2025 | 16:11 WIB

Terkini

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB