Kepala BGN Dadan Hindayana: Jangan Heran Kalau PSSI Sulit Buat Menang, Karena Gizinya Tidak Bagus

Aprilo Ade Wismoyo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Sabtu, 22 Maret 2025 | 22:56 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana: Jangan Heran Kalau PSSI Sulit Buat Menang, Karena Gizinya Tidak Bagus
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, bicara soal permasalahan gizi di Indonesia khususnya pada anak di keluarga miskin dan rentan miskin. 

Dalam kesempatan itu ia menyinggung kekalahan Timnas Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang beberapa kali kalah disebabkan karena gizi kurang bagus. 

Awalnya Dadan menyampaikan, jika ada potensi penduduk masyarakat Indonesia akan terus bertumbuh. Menurutnya, kelas masyarakat miskin dan rentan miskin rasionya sangat tinggi dibanding kelas menengah keatas. 

"Jadi Pak Presiden gelisah. Kalau kita tidak intervensi, ini kelompok ini 60% tidak pernah melihat menu dengan biji serimbang. Kalau makan itu ada nasi, ada bala-bala, ada mie atau bihun, kerupuk, kecap. Semua karbohidrat. Itu sudah cukup bagi mereka bahagia. Yang penting anaknya bisa hidup," kata Dadan dalam sambutannya di acara MoU di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Sabtu (22/3/2025). 

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana [Bagaskara/Suara,com]
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana [Bagaskara/Suara,com]

Dari jumlah tersebut juga, kata dia, tak mengenal namanya minum susu. Padahal anak yang sedang dalam kandungan saat ini, kemudian yang masih bersekolah ke depan akan jadi tenaga kerja produktif. 

Untuk itu, ia mengatakan, jika pemerintah akan mengintervensi masalah tersebut. 

"Nah kalau kita tidak intervensi, kita khawatir tenaga kerja produktif ini berkualitas rendah," ujarnya. 

Ia pun menyinggung soal Timnas PSSI kalah dalam bertanding bola. Menurutnya jangan heran kalau kalah, sebab mereka kekuarangan gizi. 

"Jadi jangan heran kalau PSSI itu sulit menang karena main 90 menit berat. Kenapa? Karena gizinya tidak bagus. Dan banyak pemain bola lahir dari kampung," katanya. 

Namun, kata Dadan, kondisi tersebut sekarang sudah jauh lebih bagus. Sebab timnas kekinian diisi 17 pemain keturanan dari Belanda yang memiliki gizi yang bagus. 

"Nah sekarang PSSI sudah agak baik karena 17 pemainnya merupakan produk makan bergiji di negeri Belanda. Meskipun belum mampu mengalahkan Australia dan Jepang," katanya. 

"Apalagi Jepang yang makan berginya sudah 100 tahun. IQ rata-rata tertinggi di dunia bahasa Jepang. Karena makan berginya sudah 100 tahun. Jadi untuk olahraga sekalipun kita butuh kecerdasan," sambungnya. 

Untuk itu, kata dia, langkah pemerintah untuk memperbaiki gizi anak bangsa penting dilakukan. 

"Jadi kita berharap dengan program makan bergizi yang akan mencakup 82,9 juta ini," pungkasnya.

Lupakan Australia, Timnas Indonesia On Fire Lawan Bahrain: Kemenangan di GBK Harga Mati! [Dok PSSI]
Lupakan Australia, Timnas Indonesia On Fire Lawan Bahrain: Kemenangan di GBK Harga Mati! [Dok PSSI]

Kekalahan Timnas Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didesak Mundur dari Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Tebal telinga

Didesak Mundur dari Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Tebal telinga

Bola | Sabtu, 22 Maret 2025 | 20:44 WIB

Rumor Jay Idzes Dilatih Simone Inzaghi Mendekati Kenyataan

Rumor Jay Idzes Dilatih Simone Inzaghi Mendekati Kenyataan

Bola | Sabtu, 22 Maret 2025 | 20:37 WIB

Biang Kerok Kekalahan Telak Timnas Indonesia Dibongkar Calvin Verdonk

Biang Kerok Kekalahan Telak Timnas Indonesia Dibongkar Calvin Verdonk

Bola | Sabtu, 22 Maret 2025 | 20:23 WIB

Menghilang dari Timnas Indonesia Jelang Lawan Bahrain, Ini yang Dialami Ole Romeny

Menghilang dari Timnas Indonesia Jelang Lawan Bahrain, Ini yang Dialami Ole Romeny

Bola | Sabtu, 22 Maret 2025 | 20:18 WIB

Tak Sesuai Omongan, 3 Pemain Minim Bermain yang Dimainkan Patrick Kluivert

Tak Sesuai Omongan, 3 Pemain Minim Bermain yang Dimainkan Patrick Kluivert

Bola | Sabtu, 22 Maret 2025 | 19:05 WIB

Olok-olok Media Jerman untuk Patrick Kluivert: Layak Dipecat

Olok-olok Media Jerman untuk Patrick Kluivert: Layak Dipecat

Bola | Sabtu, 22 Maret 2025 | 18:56 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB