Kongres PDIP, Puan Maharani Ungkap Jadwal Baru dan Sinyal Perubahan Kepengurusan

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 25 Maret 2025 | 17:21 WIB
Kongres PDIP, Puan Maharani Ungkap Jadwal Baru dan Sinyal Perubahan Kepengurusan
Ketua DPP PDIP Puan Maharani. [Suara.com/Bagakara]

Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum mau membeberkan waktu pelaksanaan kongres partai tersebut. Sebelumnya kongres disebut-sebut bakal digelar April 2025, namun belum ada kejelasan hingga kekinian. 

Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengungkapkan bahwa PDIP masih akan fokus menghadapi Hari Raya Idulfitri. 

"Ya kita tunggu nanti," kata Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025).

Saat ditanya waktu penyelenggaraan kongres, Puan mengaku tidak mengetahui kepastiannya. 

"Belum, belum (kongres), lebaran dulu," sambungnya. 

Sementara itu, saat disinggung apakah kongres nanti akan menunjuk sosok sekjen partai yang baru, Puan menegaskan pasti ada kepengurusan yang baru. 

"Ya pasti, di kongres kan harus ada pembaharuan struktur dari tingkat atas sampai bawah ya," katanya. 

Senada dengan Puan, Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun mengatakan bahwa kongres tidak terpengaruh dengan adanya proses peradilan Hasto Kristiyanto. 

Menurutnya, kongres partai berlambang banteng moncong putih tersebut akan tetap berjalan 5 tahun sekali. 

baca juga

"Nggak ada, Kongres jadwal biasa tiap 5 tahun sekali, tidak ada pengaruh lah, kongres tetap berjalan sesuai dengan rencana," kata Komar. 

Ia pun meminta semua pihak menunggu keputusan ke depan soal kapan waktu pasti dan pelaksanaan Kongres. 

"Saya belum tahu, nanti kita tunggu saja keputusannya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Puan Maharani mengungkapkan kabar bahwa setelah lebaran nanti pihaknya akan menentukan jadwal pelaksaan Kongres PDIP. 

Adapun sebelum kongres dilaksanakan, bakal digelar rapat terlebih dahulu untuk memutuskan waktu pelaksanannnya. 

"Untuk masalah kongres, sampai saat ini DPP partai belum memutuskan kapan akan diselenggarakannya dan pada bulan apa," kata Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025). 

Ia mengatakan, sebelumnya memang sempat disampaikan bahwa kongres akan dilaksanakan April 2025 mendatang. Namun kekinian, PDIP sedang fokus menghadapi Ramadan. 

"Jadi kita selesaikan dulu ibadah puasa kita menuju lebaran," ujarnya. 

Lebih lanjut, setelah itu, kata Puan, nantinya Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri akan memutuskan dalam rapat bersama DPP PDIP soal waktu pasti pelaksanaan Kongres. 

"Kemudian setelah itu baru kami DPP partai tentu saja dengan ketua umum akan melaksanakan rapat untuk memutuskan kapan dilaksanakan kongres yang akan datang," katanya. 

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (6/11/2023). (Suara.com/Bagaskara)
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun. (Suara.com/Bagaskara)

Sebelumnya, Puan menanggapi soal menghangatnya isu pergantian ketua umum PDIP jelang kongres partai pada April 2025. Ia mengatakan, semua harus melihat pelaksanaan kongres nanti.  

Ia mengatakan, setiap kongres merupakan hal yang biasa dibicarakan soal pergantian struktur-struktur partai.  

"Kongres, setiap proses kongres di setiap partai politik itu kan biasa kalau kemudian terjadi pergantian struktur-struktur di partainya," kata Puan di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025).  

Untuk itu, ia meminta semua pihak menyaksikan saja apa yang akan terjadi di kongres yang akan dilaksanakan April mendatang.  

"Jadi, itu kan nanti kita lihat di bulan April, insyaAllah PDI Perjuangan akan melaksanakan kongresnya," katanya.

Sekjen Baru

Sementara itu, Komarudin Watubun mempersilakan kader-kader PDIP terbaik untuk bertarung menjadi pengganti Hasto Kristiyanto sebagai sekretaris jenderal. 

Namun, ia nampak enggan ambil pusing soal sosok pengganti Hasto.

"Kader banyak, silakan bertarung, jadi sekjen silakan," kata Komarudin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025).

Kendati begitu, ia belum mengetahui siapa sosok yang cocok menjadi kandidat sebagai Sekjen PDIP yang baru.

Menurutnya, hal itu merupakan urusan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Saya belum tau, itu kan nanti di kongres. Sekjen itu nanti ketum terpilih yang menentukan siapa siapanya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komarudin Watubun Soal Calon Sekjen PDIP Pengganti Hasto: Kader Banyak, Silakan Bertarung

Komarudin Watubun Soal Calon Sekjen PDIP Pengganti Hasto: Kader Banyak, Silakan Bertarung

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 15:46 WIB

Usai Lebaran Megawati Bakal Putuskan Waktu Pelaksaan Kongres PDIP

Usai Lebaran Megawati Bakal Putuskan Waktu Pelaksaan Kongres PDIP

News | Selasa, 11 Maret 2025 | 11:50 WIB

Megawati-Prabowo Diharapkan Bertemu Sebelum Kongres PDIP, Said Abdullah: Mohon Jangan Diartikan Dagang Sapi Politik

Megawati-Prabowo Diharapkan Bertemu Sebelum Kongres PDIP, Said Abdullah: Mohon Jangan Diartikan Dagang Sapi Politik

News | Kamis, 16 Januari 2025 | 22:02 WIB

Terkini

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×