Pramono Anung Minta Pemudik Tak Takut Oknum Pungli: Laporkan!

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 27 Maret 2025 | 13:01 WIB
Pramono Anung Minta Pemudik Tak Takut Oknum Pungli: Laporkan!
Gubernur Pramono Anung. [ANTARA/Lifia Mawaddah Putri]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengingatkan potensi pungutan liar yang dilakukan oknum kepada para pemudik di Jakarta. Ia pun meminta masyarakat untuk melapor jika mendapati adanya kejadian ini.

Pramono menegaskan bahwa setiap laporan pungli akan ditindaklanjuti dengan serius. Warga bisa melapor ke posko mudik terdekat atau lewat aplikasi Jakarta Kini (JAKI).

"Kalau ada pungli maka harus dilaporkan. Laporannya bisa setempat ataupun melalui aplikasi yang dimiliki oleh pemerintah Jakarta, yaitu di aplikasi sistem informasi pengaduan pungutan liar," ujar Pramono saat melepas keberangkatan mudik gratis  di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (27/3/202.

"Atau melalui unit pemberantasan pungutan di setiap pos yang disiapkan oleh pemerintah Jakarta," ujar Pramono menambahkan.

Gubernur Jakarta Pramono Anung. [ANTARA/Lifia Mawaddah Putri]
Gubernur Jakarta Pramono Anung. [ANTARA/Lifia Mawaddah Putri]

Pramono menggarisbawahi bahwa ia sangat tegas dalam melarang adanya pungli dalam program mudik gratis yang diselenggarakan Pemprov DKI. Menurutnya, jika masalah pungli tidak segera ditangani, hal tersebut bisa menimbulkan masalah lain yang lebih besar.

Pemprov DKI juga telah membuka layanan pos pengaduan pungli di berbagai titik keberangkatan, seperti terminal, stasiun, hingga pelabuhan, untuk memudahkan warga yang menjadi korban pungli melapor.

"Sampai hari ini belum ada laporan. Toh kalau ada laporan, pasti akan kami tindaklanjuti," ungkap Pramono.

Mudik Gratis di Jakarta

Pemprov DKI sebelumnya memberangkatkan ratusan bus program mudik gratis menuju 20 kota dan kabupaten di enam provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap pemudik yang berpartisipasi dalam program mudik gratis ini dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan menuju kampung halaman.

baca juga
Ilustrasi warga bersiap mudik menggunakan bus. (Antara Foto)
Ilustrasi warga bersiap mudik menggunakan bus. (Antara Foto)

"Saya ingin berpesan, mudah-mudahan mudik ini bisa dinikmati, penjalanannya menyenangkan, aman, tertib, dan sebagainya. Juga, sampai di tempat tujuan. Jangan lupa selalu bersama-sama berdoa dan menjaga kerukunan," pesan Pramono.

Klaim Antusiasme Warga Tinggi soal Mudik Gratis

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa Pemprov DKI awalnya menyediakan 521 bus dengan total kapasitas 22.430 kursi, serta 20 unit truk untuk mengangkut 600 sepeda motor. 

Bus-bus tersebut akan mengantarkan pemudik ke berbagai tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera, antara lain Bandar Lampung, Palembang, Tasikmalaya, Kuningan, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Cilacap, Purwokerto, Solo, Wonogiri, Wonosobo, Seragen, Yogyakarta, Madiun, Kediri, Jombang, Malang, dan Sidoarjo.

Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Jakarta Syafrin Liputo. [Suara.com/Fakhri Fuadi]
Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Jakarta Syafrin Liputo. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

"Kendaraan truk pengangkut sepeda motor telah diberangkatkan dari Terminal Pulogadung pada 26 Maret kemarin, dan hari ini akan diberangkatkan para pemudik ke 20 kota," kata Syafrin Liputo.

Syafrin juga mengungkapkan bahwa arus balik mudik akan dimulai pada 5 April untuk sepeda motor, dan 6 April untuk pemudik yang akan diberangkatkan dari terminal di masing-masing kota tujuan.

Dia pun mengeklaim jika inat masyarakat terhadap mudik gratis ini cukup tinggi, terbukti dengan kuota yang langsung penuh hanya dalam waktu satu hari. Oleh karena itu, Pemprov DKI menambah jumlah bus dengan dukungan dari BUMD, swasta, hingga Baznas Baziz DKI Jakarta. 

"Maka, total bus yang akan diberangkatkan pada pelaksanaan mudik dan balik gratis tahun ini berjumlah 552 bus dengan target kuota sebesar 23.779 peserta," beber Syafrin.

Berdasarkan hasil verifikasi, jumlah peserta mudik balik DKI Jakarta tahun 2025 mengalami peningkatan 11 persen dari target awal, menjadi 26.392 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lepas Mudik Gratis, Kelakar Pramono Ingin Ikutan: Coba Kalau Saya Bisa Pulang ke Kediri

Lepas Mudik Gratis, Kelakar Pramono Ingin Ikutan: Coba Kalau Saya Bisa Pulang ke Kediri

News | Kamis, 27 Maret 2025 | 11:18 WIB

Pemudik Diminta Waspada Kaki Bengkak saat Mudik Lebaran, Ikuti Tips Ampuh dari Pakar Vito

Pemudik Diminta Waspada Kaki Bengkak saat Mudik Lebaran, Ikuti Tips Ampuh dari Pakar Vito

News | Kamis, 27 Maret 2025 | 11:00 WIB

Dari Mudik Gratis Hingga Diskon Tarif Tol, Ini Cara Pemerintah Pastikan Arus Lalu Lintas Lancar

Dari Mudik Gratis Hingga Diskon Tarif Tol, Ini Cara Pemerintah Pastikan Arus Lalu Lintas Lancar

News | Kamis, 27 Maret 2025 | 10:36 WIB

Cek Tarif Tol Jakarta-Surabaya untuk Mudik Lebaran 2025, Nggak Perlu Ribet

Cek Tarif Tol Jakarta-Surabaya untuk Mudik Lebaran 2025, Nggak Perlu Ribet

Otomotif | Kamis, 27 Maret 2025 | 09:07 WIB

Terkini

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:48 WIB

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:20 WIB

Berbahaya, Koalisi Masyarakat Desak Pembentukan BTP dan Komando Teritorial Dihentikan

Berbahaya, Koalisi Masyarakat Desak Pembentukan BTP dan Komando Teritorial Dihentikan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:05 WIB

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:00 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

×