Singgung PDIP Babak Belur di Pemilu 2024, Megawati: Gila Deh, Tempat yang Seharusnya Menang Dipecah

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 08 Mei 2025 | 22:50 WIB
Singgung PDIP Babak Belur di Pemilu 2024, Megawati: Gila Deh, Tempat yang Seharusnya Menang Dipecah
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat sampaikan sambutan di acara Penganugerahan Trisaksi Tourism Award 2025 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (8/5/2025). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengungkapkan kondisi partainya pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Megawati mengungkapkan kondisi partainya yang babak belur pada kontestasi politik lima tahunan di tahun lalu tersebut.

Hal itu disampaikan Megawati dalam sambutannya di acara Penganugerahan Trisaksi Tourism Award 2025 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis 8 Mei 2025.

Awalnya Megawati meminta seluruh kadernya solid bergerak dan tidak terpecah. Namun kemudian, ia menyinggung kondisi di Pemilu 2024 yang babak belur.

"Solid bergerak, gitu. Saudara-saudara sekalian, anak-anakku yang saya cintai. Coba pikirkan ya, kemarin waktu pemilu, saya nggak pernah ngomong kan. Tapi sekarang saya sentil aja dikit. Why? Eh, setelah babak belur kayak begitu. Babak belur apa nggak?" tanya Megawati kepada kader banteng.

"Babak belur," jawab kader yang hadir.

"Eh, kan nggak ngaku tahu padahal semuanya," kata Megawati lagi.

Ia kemudian menyampaikan, adanya sejumlah calon anggota legislatif (caleg) yang bertarung di Pemilu 2024 justru gagal.

Untuk diketahui, PDIP pada Pemilu Legislatif 2024 lalu meraih suara 25.387.279. Meski berhasil menjadi partai pemenang, jumlah tersebut menurun dibandingkan Pemilu 2019.

Saat Pemilu Legislatif 2019 partai berlambang banteng moncong putih berhasil mendapat 27.053.961 suara.

"Babak belur apa tidak? Nggak percaya. Saya panggil nanti orangnya. Kenapa? Yang harusnya jadi, nggak jadi," ujarnya.

"Dan saya bertanggung jawab bahwa gini, saya kan tahu orang-orang ini. Benar rajin, benar tidak. Waduh hanya ya itu, hanya mau jadi, gitu kan."

"Saya kan bisa, nggak usah gue suruh jadi ketua umum. Jadi saya bisa memberi nilai. Jadi saya udah yakin bahwa ini pasti akan jadi. Nah kalau namanya anggota DPR, tiga kali berturut-turut sudah jadi," katanya.

Lebih lanjut, Megawati mencontohkan dirinya yang rajin turun ke bawah menemui rakyat.

Alhasil bisa berhasil duduk tiga kali menjadi Anggota DPR di masa Orde Baru.

"Nah, kenapa? Karena saya suka ke bawah. Karena apa? Seperti apa keadaannya? Ya, kurang lebih kayak yang kemarin. Tapi kan saya kok jadi terus, karena apa? Turun ke bawah. Turun ke bawah ke mana? Ke akar rumput. Akar rumput itu siapa? Rakyat. Yang memerlukan kita," katanya.

Megawati pun menyayangkan kadernya yang masih kurang turun ke bawah menemui rakyat.

Simpatisan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengikuti kirab kampanye akbar di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/2/2024). [ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha].
Simpatisan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengikuti kirab kampanye akbar di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/2/2024). [ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha].

Meski begitu, ia mengaku cukup berterimakasih kepada rakyat sebagai penolong partainya.

"Tapi saya merasa berterima kasih bukan pada kalian. Kepada rakyat pendukung kita. Tepuk tangan yang besar kalau tidak berarti diantara kalian ada yang ragu-ragu kepada saya."

Putri Proklamator Bung Karno ini juga kembali menegaskan slogan yang kerap kali didengungkan soal kebenaran yang akan menang.

"Jangan hanya kalau disuruh dari sini keluarnya bahwa itu adalah kebenaran. Satyam Eva Jayate. Saya selalu bilang demikian. Karena kebenaran itu pasti, pasti, pasti apa? Menang," katanya.

Ia kemudian menyinggung soal lumbung suara partainya yang dipecah-pecah pada Pemilu lalu.

"Tapi kalau kalian yang melempem ya nggak menang. Kenapa buktinya? Saya lihat gila deh. Tempat yang seharusnya kita dulang itu dipecah-pecah. Nggak usah diomongkan. Saya kan ketum tahu saya."

Tak hanya itu, ia juga menyinggung adanya kader yang bermain dua kaki pada kontestasi politik lalu.

"Waduh yang itu kakinya dua, gila. Oh yang sana, wah bener gini gitu. Keren deh. Jangan dipikir ibu nggak keluar-keluar," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadir di Persidangan Hasto, Ganjar Pranowo Ngaku Tidak izin ke Megawati: Nggak Perlu Lapor

Hadir di Persidangan Hasto, Ganjar Pranowo Ngaku Tidak izin ke Megawati: Nggak Perlu Lapor

News | Kamis, 08 Mei 2025 | 18:17 WIB

Duga Sosok 'Perintah Ibu' Megawati, Pakar Minta Saeful Bahri Jelaskan Istilah di Sidang Hasto

Duga Sosok 'Perintah Ibu' Megawati, Pakar Minta Saeful Bahri Jelaskan Istilah di Sidang Hasto

News | Senin, 28 April 2025 | 11:34 WIB

Megawati Usul Konferensi Asia Afrika Jilid II: Bahas Isu Kemerdekaan Palestina!

Megawati Usul Konferensi Asia Afrika Jilid II: Bahas Isu Kemerdekaan Palestina!

News | Sabtu, 26 April 2025 | 12:50 WIB

Terkini

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:51 WIB

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:09 WIB

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:05 WIB

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:13 WIB

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:06 WIB

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:38 WIB

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:20 WIB

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:55 WIB