Rasisme Terjadi di Transjakarta: Perempuan Diteriaki Teroris Hingga Dianiaya, Polisi Buru Pelaku

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 01 Juni 2025 | 17:53 WIB
Rasisme Terjadi di Transjakarta: Perempuan Diteriaki Teroris Hingga Dianiaya, Polisi Buru Pelaku
Pengemudi bus listrik Transjakarta di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Selasa (10/12/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Seorang perempuan mengalami dugaan kekerasan fisik dan tindakan rasisme saat berada di dalam bus Transjakarta. Pelaku yang merupakan pria paruh baya melakukan pemukulan dan meneriaki korban dengan sebutan “teroris” tanpa alasan yang jelas.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (29/5/2025) sekitar pukul 07.45 WIB. Saat itu, korban dan pelaku menumpangi bus Transjakarta rute 8M dan berhenti di Halte Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Video kejadian tersebut sempat diunggah korban melalui akun TikTok @sabyyna dan viral di media sosial. Dalam video, terlihat pelaku yang turun dari halte Tanjung Duren sambil meneriaki korban dengan kata "teroris."

Dalam unggahan itu, korban menyebut bahwa ia mendapatkan kekerasan karena penampilannya yang disebut-sebut “seperti orang Arab”. Ia juga mengklaim bahwa pelaku sempat memukul petugas Transjakarta yang mendampinginya.

"Hari ini aku dipukul dan ditendang sama bapak-bapak ini di halte depan Taman Anggrek because of my looks yang kayak orang Arab. Diikutin dan diteriakin teroris," tulisnya dalam unggahan di TikTok, dikutip Minggu (1/6/2025).

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Aprino Tamara, mengatakan bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut pada Jumat (30/5/2025). Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan memburu pelaku yang belum diketahui identitasnya.

"(Identitas pelaku) masih kami dalami. Kami masih lidik orangnya siapa," ujar Aprino kepada wartawan.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku secara tiba-tiba menendang kakinya dan memukul tangannya saat berada di dalam bus. Kejadian itu berlangsung tanpa ada konflik sebelumnya.

"Setelah di halte, baru dipisahkan sama sekuriti Transjakarta. Dia juga enggak tahu permasalahannya apa, tiba-tiba seperti itu. Ini baru keterangan dari korban," ungkap Aprino.

baca juga

Petugas keamanan Transjakarta yang berada di halte Tanjung Duren kemudian memisahkan pelaku dan korban. Namun, petugas tersebut juga tidak mengetahui penyebab pasti insiden kekerasan itu. Karena itu, polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi lain untuk melengkapi penyelidikan.

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait identitas orang tersebut. Terus kita juga masih menunggu, mau interogasi dari sekuriti yang sempat memisahkan, sama mau mempelajari CCTV. CCTV di dalam bus belum dapat. Katanya ada. Kami lagi koordinasi dengan Transjakarta," ucap Aprino.

Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardhani, membenarkan bahwa pihaknya telah memberikan pengamanan kepada korban. Petugas Transjakarta disebut mengantar korban hingga ke seberang jembatan penyebrangan orang (JPO) untuk memastikan keselamatannya.

"Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan, pramusapa mengantar pelanggan perempuan sampai ke seberang JPO karena keduanya satu arah menuju mall Central Park. Setelah dirasa aman pramusapa kembali bertugas ke halte," pungkas Ayu.

Imbau Penumpang Lapor Petugas

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengimbau penumpang agar melapor kepada petugas di lapangan saat mengalami ketidaknyamanan selama memanfaatkan layanan Transjakarta.

"Kami mengimbau pelanggan untuk bersama-sama menjaga kenyamanan pelanggan lain saat menggunakan layanan Transjakarta. Apabila pelanggan mengalami ketidaknyamanan, silakan melapor kepada petugas kami di lapangan," ujar Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani di Jakarta, Minggu.

Imbauan ini disampaikan menyusul adanya seorang wanita yang dianiaya oleh seorang pria di dalam Halte Tanjung Duren, Grogol, Jakarta Barat, pada Kamis (29/5) sekitar pukul 07.45 WIB.

"Saat kedua pelanggan turun di Halte Tanjung Duren, masih terjadi keributan. Pramusapa kami di lapangan langsung melerai dan sempat dimarahi oleh pelanggan laki-laki," kata dia.

Selanjutnya, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang perempuan itu, pramusapa mengantar pelanggan perempuan sampai ke seberang jembatan penyeberangan orang (JPO) karena keduanya satu arah menuju mal di dekat halte.

Aparat kepolisian pun tengah memburu pria pelaku penganiayaan dan penghinaan terhadap seorang wanita berinisial SL (22) tersebut. Menurut polisi, korban SL dipukul tangannya dan diinjak kakinya oleh pelaku dalam bus dan halte. Lalu, usai keluar dari halte, korban diteriaki dengan kata-kata teroris oleh pelaku.

"Kami sedang selidiki pelakunya. Gambar wajahnya sudah nampak di video yang viral, tapi identitas pelaku belum kita kantongi," ujar Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Aprino Tamara.

Polisi juga menghubungi korban agar segera membuat laporan polisi. Aprino mengatakan, pelaku dilaporkan dengan Pasal 352 dan 315 KUHP tentang penganiayaan ringan dan penghinaan ringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain PIK 2, Wagub Banten Ingin Rute Transjabodetabek Diperpanjang sampai Serang

Selain PIK 2, Wagub Banten Ingin Rute Transjabodetabek Diperpanjang sampai Serang

News | Senin, 26 Mei 2025 | 11:25 WIB

Transjakarta Luncurkan Rute Baru: PIK2-Blok M Terhubung Langsung, Cek Tarifnya!

Transjakarta Luncurkan Rute Baru: PIK2-Blok M Terhubung Langsung, Cek Tarifnya!

News | Minggu, 25 Mei 2025 | 11:49 WIB

Terpincut, Pramono Klaim Hampir Semua Kepala Daerah Jabar Minati Transjabodetabek

Terpincut, Pramono Klaim Hampir Semua Kepala Daerah Jabar Minati Transjabodetabek

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 21:25 WIB

Tak Kecipratan Profit, Ini Alasan Daerah Penyangga Tak Dapat Cuan dari Transjabodetabek

Tak Kecipratan Profit, Ini Alasan Daerah Penyangga Tak Dapat Cuan dari Transjabodetabek

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 16:05 WIB

Transjabodetabek Rute Blok M-Alam Sutera Diserbu Penumpang, Pramono: Akhir Pekan Tembus 3.500 Orang

Transjabodetabek Rute Blok M-Alam Sutera Diserbu Penumpang, Pramono: Akhir Pekan Tembus 3.500 Orang

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 23:34 WIB

Pemprov DKI Luncurkan JakMob, Naik Transportasi Umum Gratis untuk 15 Golongan! Apakah Anda Termasuk?

Pemprov DKI Luncurkan JakMob, Naik Transportasi Umum Gratis untuk 15 Golongan! Apakah Anda Termasuk?

News | Senin, 12 Mei 2025 | 10:20 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×