Daftar Calon Ketum PSI, Nyali Ronald Tak Surut Lawan Jokowi: Saya Tidak Terlalu Pikirkan

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 18 Juni 2025 | 17:21 WIB
Daftar Calon Ketum PSI, Nyali Ronald Tak Surut Lawan Jokowi: Saya Tidak Terlalu Pikirkan
Wakil Ketua DPW PSI Jabar Ronald A Sinaga menyerahkan persyaratan untuk menjadi calon ketua umum partai tersebut pada pemilu raya yang akan digelar beberapa waktu mendatang. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Jawa Barat, Ronald A Sinaga telah mendaftar sebagai kandidat calon ketua umum partai tersebut pada Rabu 18 Juni 2025.

Ronald pun menyatakan bahwa dirinya tidak takut melawan siapapun yang akan menjadi saingannya pada Pemilu Raya PSI tahun ini.

Belakangan, Presiden ketujuh RI, Joko Widodo alias Jokowi memberi sinyal bakal gabung PSI dan mendaftar sebagai calon ketum.

Menanggapi hal tersebut, Ronald mengaku, juga merasa tidak khawatir dengan nama besar Jokowi dalam perebutan kursi PSI 1.

"Bagi saya, karena saya sudah punya visi-misi sendiri, Saya tidak terlalu pikirkan siapa lawan saya nanti. Siapa saingan saya nanti," ujar Ronald di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Jakarta Pusat, Rabu 18 Juni 2025.

Menurutnya, yang paling penting adalah niat baik para calon ketua umum yang ingin membesarkan partai.

"Yang penting tujuannya sama Membesarkan Partai PSI Supaya disinilah tempat anak muda Melatih diri untuk melayani rakyat Ini tempatnya itu," ucapnya.

Saat mendaftar, Ronald membawa berkas pendaftaran berupa Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI dan surat dukungan dari enam DPW dan 36 DPD PSI.

Sementara, syarat minimal yang harus dipenuhi calon ketum adalah minimal dukungan dari lima DPW dan 20 DPD PSI.

baca juga

"Saya didukung DPW PSI Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Kepulauan Riau," ujar Ronald.

Ronald mengaku yakin bisa membawa partai lambang mawar itu melenggang ke Senayan pada Pemilu 2029 mendatang.

Caranya adalah dengan mendorong para kader untuk turun langsung menemui dan menyelesaikan persoalan masyarakat.

Dengan demikian, masyarakat bisa lebih mengenal PSI dan memilih dalam Pemilu mendatang.

"Program yang turun langsung ke masyarakat akan kita lakukan. Programnya kita akan membangun kader di akar rumput, biar semakin semangat memperkenalkan PSI," ucapnya.

Tak hanya itu, ia juga berkeyakinan bahwa untuk mendapat kepercayaan masyarakat, perlu langsung turun ke basis rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Jokowi, Sosok Ini Jadi yang Pertama Daftar Maju Calon Ketum PSI

Bukan Jokowi, Sosok Ini Jadi yang Pertama Daftar Maju Calon Ketum PSI

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 16:38 WIB

PSI Pastikan Ada Lebih dari Satu Calon Ketum, Jokowi Bakal Bersaing dengan Kaesang?

PSI Pastikan Ada Lebih dari Satu Calon Ketum, Jokowi Bakal Bersaing dengan Kaesang?

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 16:37 WIB

Masih Dinanti Kepastiannya, PSI Bakal Beri Jokowi Karpet Merah jika Daftar Calon Ketum

Masih Dinanti Kepastiannya, PSI Bakal Beri Jokowi Karpet Merah jika Daftar Calon Ketum

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 14:28 WIB

Terkini

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×