Polri Sebut Kawasan Mandiri yang Terkoneksi Bisa Minimalisir Kasus Kriminal

Kamis, 26 Juni 2025 | 09:20 WIB
Polri Sebut Kawasan Mandiri yang Terkoneksi Bisa Minimalisir Kasus Kriminal
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko (kanan). (Foto: Dok Mabes Polri)

Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Trunoyudo Wisnu Andiko, menilai kawasan mandiri yang terkoneksi dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meminimalkan potensi tindak kriminalitas.

Untuk itu, ia mendorong agar pemerintah daerah mendukung pengembangan kawasan dengan konsep tersebut.

Menurutnya, kawasan yang dirancang secara terpadu mampu menjawab kebutuhan masyarakat urban secara menyeluruh.

"Kawasan di PIK 2 seperti kota satelit, yang sudah memberikan layanan bagi kebutuhan masyarakat seperti pemukiman, kantor, pendidikan, kesehatan, dan fasilitas-fasilitas yang saling terkoneksitas,” ujar Trunoyudo.

Ia menjelaskan bahwa tata ruang yang terorganisasi, sistem keamanan yang memadai, serta akses publik yang mudah dijangkau merupakan elemen penting dalam pembangunan kawasan yang aman dan nyaman.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. [Suara.com/M Yasir]
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. [Suara.com/M Yasir]

"Model seperti ini bisa menjadi rujukan bagi banyak daerah lain. Tata ruangnya tertata rapi, sistem keamanannya bagus, dan semua akses publik mudah dijangkau,” lanjutnya.

Trunoyudo menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan kawasan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh pengelolaan sosial yang efektif.

"Kunci keberhasilan kawasan seperti ini bukan hanya pembangunan fisik, tapi juga pengelolaan sosialnya. Ketika ruang publik nyaman, ekonomi bergerak, dan masyarakat merasa aman, maka fungsi kota bisa berjalan dengan optimal,” tandasnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan kawasan yang tidak hanya layak huni, tetapi juga aman secara jangka panjang. Kawasan yang tertata dan terkoneksi, katanya, lebih mudah diawasi dan dikelola secara sistematis.

Baca Juga: Drama Kasus Ijazah Jokowi Tetap Berlanjut, Kapolri Ungkap Babak Baru Penyelidikan, Apa Itu?

Trunoyudo menyampaikan bahwa pendekatan pembangunan seperti ini bisa menjadi contoh untuk wilayah lain dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan menciptakan lingkungan yang stabil, tertib, dan inklusif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI