45 Tahun Jadi Pendeta, Gould David Ucapkan Syahadat dan Pilih Nama Abdul Rahman

Ferry Noviandi

Senin, 07 Juli 2025 | 18:48 WIB
45 Tahun Jadi Pendeta, Gould David Ucapkan Syahadat dan Pilih Nama Abdul Rahman
Gould David mantan pendeta asal Australia selama 45 tahun dan kini menjadi mualaf dengan nama Abdul Rahman. [Instagram]

Suara.com - Ada kisah-kisah yang melampaui batas-batas logika sederhana, perjalanan jiwa yang begitu mendalam hingga mampu mengguncang keyakinan yang telah dipeluk selama hampir setengah abad.

Inilah kisah Gould David, seorang pria yang selama 45 tahun hidupnya didedikasikan sepenuhnya untuk pelayanan sebagai pendeta di Australia.

Namun, di senja pengabdiannya, ia menemukan sebuah cahaya baru dari arah yang tak pernah ia duga, membawanya pada keputusan paling monumental dalam hidupnya: memeluk Islam.

Selama lebih dari empat dekade, jubah dan mimbar adalah dunianya. Ia telah membaptis, memimpin misa, memberikan konseling, dan mengkhotbahkan ajaran Kristen dengan penuh dedikasi.

"Setiap lembar kalender selama 45 tahun pelayanan saya di gereja bukanlah lembaran yang terbuang sia-sia," kata Gould, yang kini lebih suka dipanggil Abdul Rahman.

Gould David mantan pendeta asal Australia selama 45 tahun dan kini menjadi mualaf dengan nama Abdul Rahman. [Instagram]
Gould David mantan pendeta asal Australia selama 45 tahun dan kini menjadi mualaf dengan nama Abdul Rahman. [Instagram]

Gould David adalah sosok yang dihormati, seorang gembala bagi jemaatnya, dan seorang sarjana teologi yang telah menghabiskan puluhan ribu jam mempelajari kitab suci.

Namun, di dalam dirinya, ada sebuah pencarian yang tak pernah benar-benar padam, sebuah kehausan intelektual dan spiritual untuk memahami Tuhan secara lebih utuh.

Pencariannya ini bukanlah pemberontakan, melainkan sebuah evolusi pemikiran. Ia mulai mempelajari teks-teks agama lain sebagai bagian dari studi banding teologisnya.

Awalnya, pendekatannya murni akademis, sebuah upaya untuk memahami bagaimana orang lain memandang Yang Ilahi.

baca juga

Namun, ketika ia mulai membuka dan mendalami Al-Quran, sesuatu yang fundamental mulai bergeser di dalam dirinya.

"Setiap momen adalah bagian dari perjalanan panjang yang Tuhan rancang untuk saya, sebuah fondasi pengetahuan yang justru membuat saya mampu mengenali kebenaran saat ia datang menyapa," tutur Abdul Rahman.

Gould David mantan pendeta asal Australia selama 45 tahun dan kini menjadi mualaf dengan nama Abdul Rahman. [Instagram]
Gould David mantan pendeta asal Australia selama 45 tahun dan kini menjadi mualaf dengan nama Abdul Rahman. [Instagram]

Dia mengaku menghabiskan waktu bertahun-tahun membaca Alquran, bukan lagi sebagai objek studi kritis dari luar, melainkan sebagai seorang pencari yang tulus.

Ayat demi ayat ia resapi, dan perlahan, dinding-dinding keraguan yang dibangun oleh stereotip dan kesalahpahaman mulai runtuh.

Rahman menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan teologis yang telah lama bersemayam di benaknya, disajikan dengan cara yang ia deskripsikan sebagai "sangat logis, puitis, dan menyentuh langsung ke inti jiwa."

Titik baliknya terjadi di suatu malam yang sunyi, setelah ia selesai membaca Surah Al-Ikhlas. Konsep keesaan Tuhan yang murni dan tanpa kompromi (Tauhid) menghantamnya dengan kekuatan yang luar biasa.

Beban-beban teologi kompleks yang selama ini ia pikul terasa terangkat. Saat itulah ia sadar, hatinya telah menemukan pelabuhan terakhirnya.

"Saya telah menghabiskan seumur hidup mencari Tuhan dalam koridor-koridor teologi yang terkadang rumit dan berliku," tuturnya dengan mata berbinar.

"Namun saat saya benar-benar menyerah dan membuka hati pada Alquran, rasanya seperti semua kabut terangkat. Tuhan tidak lagi terasa jauh dan abstrak, melainkan dekat, personal, dan sangat jelas dalam firman-Nya," imbuhnya.

Keputusannya untuk mengucapkan dua kalimat syahadat dilakukan tanpa keraguan. Proses itu menjadi momen pembebasan yang mengharukan.

Setelah resmi menjadi seorang Muslim, ia memilih nama baru untuk dirinya: Abdul Rahman.

Nama ini tidak dipilih secara acak. Abdul Rahman berarti "Hamba dari Yang Maha Pengasih," sebuah cerminan dari perasaan syukur dan kedamaian luar biasa yang kini melingkupi hatinya.

"Mengganti nama bukanlah tentang menghapus siapa Gould David, tapi ini tentang menyempurnakan perjalanan hidupnya," ucapnya.

"Nama Abdul Rahman adalah pengingat harian bagi saya, bahwa tujuan akhir hidup ini adalah untuk mengabdi kepada Sang Maha Pengasih, sumber dari segala cinta dan kedamaian yang akhirnya saya temukan."

Kisah Abdul Rahman dengan cepat menyebar, menjadi sumber inspirasi dan perbincangan hangat di berbagai komunitas lintas agama.

Perjalanannya yang unik dari seorang pendeta yang sangat dihormati menjadi seorang Muslim yang taat adalah bukti nyata bahwa hidayah atau petunjuk ilahi bekerja dengan cara yang misterius dan dapat menjangkau siapa saja, di mana saja, dan kapan saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Batal Uji Coba Car Free Night 5 Juli, Peringatan Tahun Baru Islam Digelar di Tiap Kota

Pemprov DKI Batal Uji Coba Car Free Night 5 Juli, Peringatan Tahun Baru Islam Digelar di Tiap Kota

News | Jum'at, 04 Juli 2025 | 13:19 WIB

Enggan Tanggapi Soal Uji Coba Car Free Night Jakarta, Pramono Serahkan ke Wagub

Enggan Tanggapi Soal Uji Coba Car Free Night Jakarta, Pramono Serahkan ke Wagub

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 21:33 WIB

Institut Leimena Latih Para Guru se-Indonesia untuk Mampu Pahami Literasi Agama Lintas Budaya

Institut Leimena Latih Para Guru se-Indonesia untuk Mampu Pahami Literasi Agama Lintas Budaya

Lifestyle | Senin, 30 Juni 2025 | 13:55 WIB

Ganti Nama Rumah Sakit Al Ihsan Jadi Welas Asih, Dedi Mulyadi Diserbu Tuduhan Anti-Islam

Ganti Nama Rumah Sakit Al Ihsan Jadi Welas Asih, Dedi Mulyadi Diserbu Tuduhan Anti-Islam

News | Rabu, 02 Juli 2025 | 15:27 WIB

Ulasan Buku Kareem and Khaleel Finding Allah: Refleksi Lembut Soal Keimanan

Ulasan Buku Kareem and Khaleel Finding Allah: Refleksi Lembut Soal Keimanan

Your Say | Selasa, 01 Juli 2025 | 14:21 WIB

Libur Tahun Baru Islam, Kawasan Wisata Puncak Macet

Libur Tahun Baru Islam, Kawasan Wisata Puncak Macet

Foto | Jum'at, 27 Juni 2025 | 17:29 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×