Lebih dari 1.020 Warga Palestina Meninggal Dunia Karena Diserang saat Ambil Bantuan AS

M Nurhadi

Selasa, 22 Juli 2025 | 13:54 WIB
Lebih dari 1.020 Warga Palestina Meninggal Dunia Karena Diserang saat Ambil Bantuan AS
Arsip-warga Gaza antri makanan di tengah blokade bantuan kemanusiaan oleh Israel.

Suara.com - Sedikitnya 95 warga sipil tewas akibat tembakan militer Israel dalam 24 jam terakhir. Insiden tragis ini terjadi saat mereka sedang menunggu bantuan di lokasi distribusi yang dikelola oleh Amerika Serikat di Jalur Gaza, demikian disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Gaza pada Senin (21/7).

Muneer Alboursh, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, juga melaporkan kepada Anadolu bahwa 19 orang tewas akibat kelaparan dalam 24 jam terakhir di tengah blokade total yang diberlakukan Israel. Israel telah menutup seluruh perbatasan Gaza sejak 2 Maret, secara efektif memutus akses terhadap bantuan kemanusiaan dan mempercepat penyebaran krisis kelaparan.

Data yang dirilis Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menunjukkan bahwa lebih dari 1.020 pencari bantuan tewas sejak 27 Mei, dan lebih dari 6.500 orang terluka akibat tembakan Israel di titik-titik distribusi bantuan yang didirikan di bawah mekanisme bantuan Israel. Mekanisme bantuan Israel ini bahkan dikecam oleh sejumlah pejabat dan lembaga PBB sebagai "perangkap maut".

Kementerian Kesehatan Gaza juga mencatat bahwa sebanyak 86 orang, termasuk 76 anak-anak, telah meninggal dunia akibat kelaparan dan dehidrasi sejak Oktober 2023. Kantor Media Pemerintah Gaza memperingatkan bahwa wilayah kantong tersebut kini berada "di ambang kematian massal" setelah lebih dari 140 hari penutupan total seluruh titik penyeberangan.

Dikutip melalui media Anadolu Agency, sejak Oktober 2023, lebih dari 59.000 warga Palestina, yang sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, telah tewas di Jalur Gaza akibat serangan Israel. Kampanye militer Israel telah menghancurkan wilayah kantong tersebut, melumpuhkan sistem kesehatan, dan menyebabkan kekurangan pangan yang parah di seluruh Jalur Gaza.

Sebagai respons terhadap situasi ini, pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap kepala otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, dan mantan kepala pertahanan Israel, Yoav Gallant. Keduanya dituduh melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Selain itu, Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas perang yang dilancarkannya terhadap wilayah kantong tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Serang Kembali Gaza Pakai Tank, 65 Orang Tewas

Israel Serang Kembali Gaza Pakai Tank, 65 Orang Tewas

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 10:48 WIB

CEK FAKTA: Benjamin Netanyahu Tewas Diserang Rudal Iran, Benarkah?

CEK FAKTA: Benjamin Netanyahu Tewas Diserang Rudal Iran, Benarkah?

News | Senin, 21 Juli 2025 | 14:23 WIB

Anime I Was Reincarnated as the 7th Prince Season 2: Si Maniak Sihir Kembali!

Anime I Was Reincarnated as the 7th Prince Season 2: Si Maniak Sihir Kembali!

Your Say | Senin, 21 Juli 2025 | 12:51 WIB

Gelandang Ethiopia yang Jadi Tentara Israel Diklaim Tewas di Gaza

Gelandang Ethiopia yang Jadi Tentara Israel Diklaim Tewas di Gaza

Bola | Minggu, 20 Juli 2025 | 18:42 WIB

Israel Tangkap 5 Nelayan Gaza yang Mencari Makan di Laut

Israel Tangkap 5 Nelayan Gaza yang Mencari Makan di Laut

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 11:16 WIB

Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu

Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 11:02 WIB

Terkini

Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun

Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:35 WIB

Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar

Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:19 WIB

Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel

Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:04 WIB

Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW

Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:02 WIB

Jaminan Sosial PRT Dinilai Masih Lemah, UU PPRT Dikhawatirkan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas

Jaminan Sosial PRT Dinilai Masih Lemah, UU PPRT Dikhawatirkan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:57 WIB

Sindikat Perdagangan Daging Kucing Digulung, Ratusan Anabul Berhasil Diselamatkan

Sindikat Perdagangan Daging Kucing Digulung, Ratusan Anabul Berhasil Diselamatkan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:54 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Kalibata Kamis Pagi, Hindari Jalan Ini Mulai Pukul 08.00 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Kalibata Kamis Pagi, Hindari Jalan Ini Mulai Pukul 08.00 WIB

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:51 WIB

Antrean Haji 26 Tahun Masih Kelamaan, Prabowo Perintahkan Pangkas Lagi!

Antrean Haji 26 Tahun Masih Kelamaan, Prabowo Perintahkan Pangkas Lagi!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:46 WIB

Dana Pribadi Prabowo untuk Urusan Negara: Indonesia Demokrasi atau Monarki?

Dana Pribadi Prabowo untuk Urusan Negara: Indonesia Demokrasi atau Monarki?

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42 WIB

Era Jokowi 'Main Halus', Zaman Prabowo 'Lebih Keras': Pakar Kuliti Bedanya

Era Jokowi 'Main Halus', Zaman Prabowo 'Lebih Keras': Pakar Kuliti Bedanya

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:39 WIB