Abraham Samad Masuk Daftar 12 Terlapor Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Sengaja Tabuh Perang Bubat?

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 23 Juli 2025 | 16:11 WIB
Abraham Samad Masuk Daftar 12 Terlapor Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Sengaja Tabuh Perang Bubat?
Abraham Samad Masuk Daftar 12 Terlapor Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Ajak Perang Bubat Dengan Rakyat? (Tangkapan layar/Ist)

Suara.com - Terkuaknya nama 12 terlapor dari sederet pelaporan kasus di kepolisian, mantan Presiden Jokowi disebut-sebut seolah sengaja menabuh genderang perang dengan rakyat. Dari sederet tokoh yang kini berstatus terlapor dalam kasus tudingan ijazah Jokowi, mantan Ketua KPK, Abraham Samad juga ikut terseret.

Pernyataan itu disampaikan pengacara Roy Suryo dkk, Ahmad Khozinudin dalam sebuah siniar yang tayang di Youtube pada Rabu (23/7/2025). Ahmad pun membeberkan 12 nama yang kini berstatus sebagai terlapor imbas tudingan ijazah palsu Jokowi, salah satunya adalah Abraham Samad. 

"Iya, makanya saya sebut Jokowi seperti ngajak perang semesta ya, perang bubat dengan rakyatnya. Karena dia berdalih ya tidak melaporkan hanya dalam penyelidikan," beber Ahmad Khozinudin.

Kuasa hukum Tim Pembela Ulama dan Aktivis, Ahmad Khozinudin bersama sejumlah tokoh kelompok tersebut menyambangi Polda Metro Jaya, Senin (21/7/2025) terkait persoalan kasus ijazah Jokowi. [Suara.com/Yasir]
Kuasa hukum Tim Pembela Ulama dan Aktivis, Ahmad Khozinudin bersama sejumlah tokoh kelompok tersebut menyambangi Polda Metro Jaya, Senin (21/7/2025) terkait persoalan kasus ijazah Jokowi. [Suara.com/Yasir]

Menurutnya, Jokowi telah melakukan pembiaran terkait upaya sejumlah pendukungnya untuk ikut membuat laporan di kepolisian.

"Sementara kuasa hukumnya sudah menyebut sejumlah inisial ada lima tadi. Tapi pada saat yang sama dia membiarkan ya pendukungnya membuat laporan bareng-bareng," ujarnya.

Ahmad juga membeberkan jika ada enam laporan yang sebelumnya didaftarkan ke Polda Metro Jaya. Salah satunya adalah laporan yang dibuat sendiri oleh Jokowi. Dia juga menyebut jika dari sederet laporan itu, polisi hanya meningkatkan laporan yang dibuat Jokowi dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Dia pun menganggap tindakan Jokowi yang membuat laporan tersebut seolah berniat memenjarakan orang karena merasa tudingan ijazah palsu itu sudah mencoreng nama baiknya.

"Artinya kalau orang melapor dalam konteks pidana itu kan ingin ujungnya penjara. Sementara selama ini Saudara Jokowi berdalih tidak ingin memenjarakan orang, hanya ingin memulihkan wibawanya, kehormatannya yang merasa di rendahkan serendah-rendahnya, dihinakan sehina-hinanya," papar Ahmad.

Lebih lanjut, Ahmad menganggap jika dalih menepis tudingan, Jokowi seharusnya bisa membeberkan ijazah aslina dan bukan justru membawa masalah ini ke jalur hukum.

"Saya berulang kali di sebelah media menyatakan, "Oke, kalau fokusnya adalah ingin memulihkan wibawanya, memulihkan kehormatannya, harusnya kan apa? Harusnya justru menunjukkan ijazah aslinya. Dengan begitu kan kembali marwah, wibawanya, bukan dengan (melaporkan) orang-orang," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Kasmudjo, Jokowi Akhirnya Blak-blakan Sosok Dosen Pembimbing Skripsinya di UGM, Siapa?

Bukan Kasmudjo, Jokowi Akhirnya Blak-blakan Sosok Dosen Pembimbing Skripsinya di UGM, Siapa?

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 15:24 WIB

Pamer Bukti Fotokopi, Roy Suryo Ngotot Sebut Ijazah Jokowi Palsu: Kami Tanggung Jawab Dunia-Akhirat

Pamer Bukti Fotokopi, Roy Suryo Ngotot Sebut Ijazah Jokowi Palsu: Kami Tanggung Jawab Dunia-Akhirat

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 14:53 WIB

Kubu Roy Suryo dkk Bongkar Anomali: Hari Ini Hukum Seolah-olah di Bawah Ketiak Jokowi

Kubu Roy Suryo dkk Bongkar Anomali: Hari Ini Hukum Seolah-olah di Bawah Ketiak Jokowi

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 14:10 WIB

Curiga Polisi Beri 'Karpet Merah' ke Jokowi, Kubu Roy Suryo Dkk Ragu Dapat Keadilan: Tak Imparsial!

Curiga Polisi Beri 'Karpet Merah' ke Jokowi, Kubu Roy Suryo Dkk Ragu Dapat Keadilan: Tak Imparsial!

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 12:38 WIB

Terkini

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:42 WIB

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:12 WIB

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:57 WIB

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:47 WIB

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:33 WIB

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:21 WIB

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:15 WIB

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:11 WIB