Kota Yogyakarta Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2025

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 08:00 WIB
Kota Yogyakarta Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2025
Jumpa pers Rakernas XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) digelar di Balai Kota Jogja, Senin (28/7/2025). Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo; Kepala Diskominfo Kota Jogja, Ignatius Trihastono; Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Yetti Martanti, serta Direktur Eksekutif JKPI Nanang Asfarinal. (Dok: JKPI)

Suara.com - Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) adalah sebuah organisasi jejaring antarkota yang memiliki visi besar dalam pelestarian pusaka, budaya, dan sejarah bangsa. Didirikan pada 2008, JKPI hadir sebagai wadah kerja sama kota-kota di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya dan nilai historis, serta berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan yang berbasis warisan budaya.

JKPI kini telah tumbuh menjadi organisasi lintas daerah yang beranggotakan 75 pemerintah kota dan kabupaten dari berbagai penjuru Nusantara. Kota-kota ini memiliki identitas khas sebagai kota pusaka, dengan kekayaan warisan budaya benda dan takbenda, peninggalan arsitektural, bentang alam, dan nilai-nilai lokal yang melekat dalam kehidupan masyarakatnya.

Melalui JKPI, para anggota dapat saling bertukar pengetahuan, membagikan praktik-praktik terbaik pelestarian, memperkuat advokasi kebijakan pelindungan pusaka, serta menjalin kemitraan strategis dengan institusi nasional dan internasional seperti Kementerian Kebudayaan, UNESCO, dan lembaga pelestarian warisan dunia lainnya.

Salah satu agenda tahunan terpenting JKPI adalah Rapat Kerja Nasional (Rakernas), yang menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi program, menyusun arah strategis organisasi, serta membahas isu-isu krusial terkait pelestarian kota pusaka. Selain itu, Rakernas juga menjadi ajang pengesahan anggota baru, laporan pertanggungjawaban organisasi, dan penentuan langkah-langkah kolaboratif tahun berikutnya.

Tahun ini, Kota Yogyakarta mendapat kehormatan sebagai tuan rumah Rakernas XI JKPI 2025. Penunjukan ditandai dengan serah terima Pataka Pusaka dari Kota Banjarmasin kepada Kota Yogyakarta, pada Kongres VI JKPI di Banjarmasin 2024.

Rakernas XI JKPI dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 9 Agustus 2025, dan diharapkan menjadi perhelatan budaya berskala nasional yang menggugah semangat pelestarian nilai-nilai pusaka.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan Rakernas JKPI 2025 diharapkan membawa manfaat luas, tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi masyarakat Kota Yogyakarta. Pertama, kegiatan ini diharapkan memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian budaya lokal, melalui berbagai pertunjukan seni, diskusi budaya, dan partisipasi publik. Rangkaian kegiatan yang tersebar di kawasan cagar budaya diharapkan meningkatkan daya tarik wisata heritage.

Menurut Hasto Wardoyo, kegiatan ini tak hanya menjadi ajang strategis bagi pelestarian warisan budaya, namun juga diharapkan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM dan sektor pariwisata lokal.

Hasto juga menyatakan kesiapan Kota Yogyakarta sebagai tuan rumah. Ia berharap perhelatan ini menjadi momen penting yang menunjukkan bahwa pelestarian budaya bisa berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

baca juga

“Ketika nilai luhur budaya dan pusaka diimplementasikan, maka ia harus produktif dan inovatif. Jadi berbudaya itu harus bisa sekaligus bisa untuk menyejahterahkan,” ujar Hasto, Senin (28/7/2025).

Logo JKPI. (Dok: JKPI)
Logo JKPI. (Dok: JKPI)

Menurut Hasto, Rakernas XI JKPI 2025 di Kota Yogyakarta bukan sekadar pertemuan tahunan, melainkan momentum besar untuk memperkuat nilai-nilai pusaka, membangun jejaring budaya, serta menghidupkan kembali semangat kolektif dalam menjaga identitas kota.

Direktur Eksekutif JKPI, Asfarinal, menjelaskan JKPI berdiri pada 2008 di Kota Solo, dan berawal dari forum Kongres Kota Pusaka se-Asia Pasifik. Hingga kini, organisasi ini telah mewadahi 75 kota dan kabupaten, termasuk beberapa kabupaten bekas ibu kota kerajaan di Indonesia. “Kota Yogyakarta dipilih sebagai tuan rumah pada Rakernas sebelumnya. Kita tahu, Kota Yogyakarta tidak perlu diragukan sebagai kota budaya,” katanya.

Rakernas XI tahun ini juga akan menjadi momen penting bagi pengesahan anggota baru dan pembahasan arah kebijakan pelestarian kota pusaka di masa mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, mengatakan sebanyak 57 anggota JKPI sudah mengonfirmasi kehadiran, ditambah enam kabupaten/kota peninjau. “Jadi total ada 59 daerah, termasuk Kota Yogyakarta,” katanya.

Menurut Yetti, persiapan pelaksanaan Rakernas telah dimulai sejak akhir tahun 2024. Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) ditunjuk sebagai leading sector dalam perencanaan teknis dan substansi acara. Dalam rapat koordinasi pada November 2024, ditetapkan tema besar Rakernas XI yaitu Resiliensi Kawasan Cagar Budaya Guna Mendorong Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan.

Pemerintah Kota Yogyakarta menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung, mulai dari akomodasi, transportasi, venue rakernas di Hotel Tentrem, hingga lokasi kegiatan seperti Taman Budaya Embung Giwangan, Taman Pintar, Malioboro, dan berbagai titik kawasan cagar budaya Kraton, Pakualaman, Kotagede dan Kotabaru.

Rangkaian Kegiatan Rakernas XI: Perpaduan Rapat dan Festival Budaya Rakernas XI JKPI di Yogyakarta tidak hanya menjadi pertemuan strategis para kepala daerah, tetapi juga dirancang sebagai ruang perayaan budaya antar kota pusaka. Rangkaian kegiatan utama antara lain Festival Sastra Yogyakarta (FSY) dengan tema Rampak yang bermakna serempak, harmoni, dan kebersamaan. Tema ini menjadi simbol kerja kolaboratif dalam ekosistem sastra. Kegiatan lain yakni Welcome Dinner; Pembukaan Rakernas dan Seminar Internasional yang melibatkan para kepala daerah anggota JKPI, lembaga pemerintah, akademisi, media, komunitas budaya, dan pihak swasta. Kemudian ada Pasar Malam Indonesia (PMI) yang menjadi ajang interaksi budaya yang menghadirkan keunggulan daerah, keragaman kuliner, pertunjukan seni, dan kreativitas dari berbagai daerah dalam suasana malam yang penuh semarak dan kehangatan.

Kemudian ada Indonesian Street Performance, yakni karnaval budaya yang digelar di sepanjang Malioboro, menampilkan pertunjukan seni dari delegasi JKPI dan ribuan peserta lain.

Selain itu ada Fun Bike dan City Tour. Fun Bike menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Rakernas XI JKPI 2025 yang bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan potensi pusaka budaya serta warisan sejarah yang dimiliki oleh kota tuan rumah kepada seluruh anggota JKPI. Kegiatan ini dikemas melalui aktivitas bersepeda santai yang menyusuri berbagai kawasan strategis di Kota Yogyakarta.

Selain itu ada Ladies Program, yakni program khusus untuk istri kepala daerah, berisi kegiatan budaya dan inspiratif khas Yogyakarta. Program ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai budaya, keramahan lokal, dan kekayaan warisan Indonesia yang menjadi semangat utama Rakernas JKPI 2025.

Salah satu program unggulan lainnya dalam kegiatan ini adalah Master Class Kampung Menari. Berbeda dari pelaksanaan Master Class di kabupaten/kota lain yang umumnya melibatkan lembaga pendidikan formal, Master Class JKPI 2025 di Kota Yogyakarta dikemas secara khusus melalui kolaborasi dengan Kampung Menari yang tersebar di 45 kelurahan se-Kota Yogyakarta. Melalui program ini, diharapkan para delegasi JKPI dapat merasakan pengalaman budaya yang otentik dan lebih dekat dengan kehidupan masyarakat Yogyakarta.

Rakernas XI di Yogyakarta juga membahas sejumlah agenda strategis yang menentukan masa depan organisasi, antara lain pengesahan anggota tetap, evaluasi terhadap kota/kabupaten berstatus peninjau untuk ditetapkan menjadi anggota tetap melalui forum musyawarah, penunjukan tuan rumah Rakernas JKPI 2027, laporan kinerja dan keuangan tahunan, pembahasan isu strategis, dan perumusan rencana aksi tahunan yang menjadi arah strategis JKPI untuk satu tahun ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tri Tito Karnavian Apresiasi Kader TP PKK Sukseskan Rakernas dengan Lancar

Tri Tito Karnavian Apresiasi Kader TP PKK Sukseskan Rakernas dengan Lancar

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 15:02 WIB

Buka Rakernas PKK, Wamendagri Ribka Ungkap Jasa TP PKK Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Buka Rakernas PKK, Wamendagri Ribka Ungkap Jasa TP PKK Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 17:40 WIB

Rakernas IMA 2025 Soroti Pemasaran sebagai Kunci UMKM Tembus Pasar Global

Rakernas IMA 2025 Soroti Pemasaran sebagai Kunci UMKM Tembus Pasar Global

Your Say | Sabtu, 14 Juni 2025 | 19:43 WIB

Minta Ada Evaluasi Partai Untuk Pilkada, Salim Segaf PKS: Saya Tak Ingin Ada Kata-kata 'Ustaz, Kami Dicurangi'

Minta Ada Evaluasi Partai Untuk Pilkada, Salim Segaf PKS: Saya Tak Ingin Ada Kata-kata 'Ustaz, Kami Dicurangi'

Kotak Suara | Jum'at, 20 September 2024 | 18:14 WIB

Zulhas Pasang Target PAN Minimal Posisi 4 Di Pemilu 2029

Zulhas Pasang Target PAN Minimal Posisi 4 Di Pemilu 2029

Kotak Suara | Sabtu, 29 Juni 2024 | 15:53 WIB

Isi Gelaran Rakernas ke-4 Partai Amanat Nasional Tahun 2024

Isi Gelaran Rakernas ke-4 Partai Amanat Nasional Tahun 2024

Video | Sabtu, 29 Juni 2024 | 15:10 WIB

Terkini

5 HP Dimensity 7400: Pilihan Kencang di Harga Mulai 3 Jutaan

5 HP Dimensity 7400: Pilihan Kencang di Harga Mulai 3 Jutaan

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:34 WIB

BRImo Kian Moncer, 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun

BRImo Kian Moncer, 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun

Riau | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:34 WIB

Diduga Jadi Pengepul Uang untuk Raja Juli, Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK

Diduga Jadi Pengepul Uang untuk Raja Juli, Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna

Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna

Surakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:32 WIB

SMPN 1 Blora dan Dinas Pendidikan Telusuri Dugaan Perundungan Siswa Kelas IX

SMPN 1 Blora dan Dinas Pendidikan Telusuri Dugaan Perundungan Siswa Kelas IX

Jawa Tengah | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Kiprah Bebizie Sri Mulyati: Dari Panggung Dangdut, Jadi Anggota DPRD Kini Diperiksa KPK

Kiprah Bebizie Sri Mulyati: Dari Panggung Dangdut, Jadi Anggota DPRD Kini Diperiksa KPK

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:31 WIB

SPPG di Karo Disuspend Buntut Ratusan Siswa Keracunan MBG, Kepala SPPG Diperiksa

SPPG di Karo Disuspend Buntut Ratusan Siswa Keracunan MBG, Kepala SPPG Diperiksa

Sumut | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:29 WIB

BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun

BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun

Jogja | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Soal RUU Perampasan Aset: Menkum Sebut Draf Sudah Siap, Pemerintah Tunggu Inisiatif DPR

Soal RUU Perampasan Aset: Menkum Sebut Draf Sudah Siap, Pemerintah Tunggu Inisiatif DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:28 WIB

BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna Catat Transaksi Rp4.166 Triliun

BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna Catat Transaksi Rp4.166 Triliun

Bali | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:28 WIB

×