PAN dan PDIP Satu Pandangan: Kritisi Pemerintah Tak Harus Jadi Oposisi

Denada S Putri, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:44 WIB
PAN dan PDIP Satu Pandangan: Kritisi Pemerintah Tak Harus Jadi Oposisi
Foto kolase bendera PAN dan PDIP. [Ist]

Suara.com - Langkah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memilih untuk tidak bergabung dalam pemerintahan dan berperan sebagai penyeimbang mendapat respons positif dari kalangan elite politik.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menyebut sikap tersebut sebagai bentuk kedewasaan politik yang patut dihargai.

"Saya kira apa yang disampaikan oleh Ibu Megawati, sikap PDI-P sudah sangat baik, sangat guyub ya," ujar Eddy saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 6 Agustus 2025.

Menurutnya, sikap PDIP yang tetap terbuka untuk mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak pada rakyat, sembari mengkritisi jika ada hal yang menyimpang, menunjukkan komitmen terhadap kepentingan bangsa di atas segalanya.

"Dalam artian bahwa sebagai partai tetap bisa bersikap objektif menyampaikan sesuatu hal yang memang perlu ditegakkan. Kalau memang ada koreksi, itu dilakukan, tetapi tetap mendukung suatu hal yang baik," lanjut Eddy.

Ia bahkan mengenang pengalaman serupa yang pernah dialami PAN saat berada di luar pemerintahan namun tetap bersikap konstruktif.

"Sikap PDIP itu pernah kita rasakan juga di PAN. Bahwa PAN ketika berada di luar pemerintahan, tidak ada representasi dalam pemerintahan, tetapi mendukung pemerintahan dan melakukan hal yang sama. Yang baik kita dukung sepenuhnya, dan yang sekiranya belum, ya tentu berikan kritik yang konstruktif," jelasnya.

Sikap ini juga sejalan dengan pernyataan Ketua DPP PDIP Bidang Keanggotaan dan Organisasi, Andreas Hugo Pareira, yang menegaskan bahwa peran penyeimbang diambil atas arahan langsung Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Menurut Andreas, dukungan kepada pemerintah tidak harus diwujudkan lewat keterlibatan di dalam kabinet.

baca juga

"Bergabung tidak harus ada di dalam pemerintahan, tetapi bagaimana kita memberikan dukungan secara substantif, secara kualitatif terhadap pemerintahan," ujarnya kepada wartawan, Selasa, 5 Agustus 2025.

Andreas menjelaskan bahwa dengan posisi di luar pemerintahan, PDIP tetap dapat memberi masukan yang membangun—bahkan berfungsi sebagai penyeimbang yang sehat bagi demokrasi.

"Mengkritisi hal-hal yang kemudian perlu menjadi kritik terhadap pemerintah dan itu saya kira hal yang juga dihendaki oleh presiden," katanya.

"Bahwa presiden juga membutuhkan second opinion dari luar pemerintahan untuk melihat perkembangan-perkembangan bagaimana program-program pemerintahan yang dijalankan," sambungnya.

Dengan menjadi penyeimbang, PDIP diyakini bisa menyuarakan keragaman pendapat publik dan tetap menjaga relasi yang sehat antara partai politik dan lembaga eksekutif.

Sikap ini mencerminkan semangat kolaboratif tanpa kehilangan independensi, serta memperkaya sistem demokrasi dengan mekanisme check and balance yang kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Pimpin Langsung Sidang Kabinet, Evaluasi 10 Bulan Pemerintahan

Prabowo Pimpin Langsung Sidang Kabinet, Evaluasi 10 Bulan Pemerintahan

Foto | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:06 WIB

Ragunan Mau Direvitalisasi Besar-Besaran, Nasib Satwa Bagaimana? Ini Kata Pemprov DKI

Ragunan Mau Direvitalisasi Besar-Besaran, Nasib Satwa Bagaimana? Ini Kata Pemprov DKI

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 15:52 WIB

Prihatin Bendera 'Bajak Laut' One Piece Berkibar Jelang HUT RI, Politisi: Jangan Nodai Kemerdekaan!

Prihatin Bendera 'Bajak Laut' One Piece Berkibar Jelang HUT RI, Politisi: Jangan Nodai Kemerdekaan!

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 14:29 WIB

Terkini

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

×