PLN Hasilkan 472,2 GWh Energi Bersih, Hemat Ratusan Ribu Ton Emisi Karbon

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 07 Agustus 2025 | 11:10 WIB
PLN Hasilkan 472,2 GWh Energi Bersih, Hemat Ratusan Ribu Ton Emisi Karbon
PLN Nusantara Power memproduksi energi bersih sebanyak 472,2 GWh selama semester I-2025. (ANTARA/HO-PLN NP)

Suara.com - PT PLN Nusantara Power mencatatkan produksi energi bersih sebesar 472,2 gigawatt hour (GWh) selama semester pertama 2025. Capaian itu dinilai setara dengan pengurangan emisi karbon sekitar 525 ribu ton CO, sebuah langkah penting dalam mendukung agenda transisi energi nasional dan pelestarian lingkungan.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan energi bersih itu dihasilkan dari implementasi co-firing di 25 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara milik perusahaan.

Inovasi tersebut menjadi bagian dari strategi besar PLN dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

"Produksi itu sebagai hasil dari inovasi co-firing yang diterapkan pada 25 PLTU batu bara," ujar Ruly dalam keterangannya di Surabaya, Rabu (7/8).

Co-firing sendiri adalah teknik substitusi bahan bakar, di mana sebagian batu bara digantikan dengan biomassa, bahan organik seperti limbah pertanian, sampah rumah tangga, atau limbah industri yang dapat dibakar. Dengan metode ini, PLTU tetap bisa beroperasi namun menghasilkan emisi yang lebih rendah.

“Beberapa PLTU di luar Jawa bahkan telah mencapai tingkat co-firing hingga 100 persen,” tambah Ruly.

Menurutnya, co-firing menjadi strategi cepat, murah, dan efektif untuk menekan emisi karbon dari PLTU tanpa harus membangun pembangkit baru.

Selain itu, penggunaan biomassa juga mendukung ekonomi sirkular, sebab sebagian bahan bakar berasal dari Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP), yang dibuat dari limbah atau sampah.

Sejak 2018, PLN Nusantara Power telah melakukan riset dan uji coba teknologi co-firing, sebelum akhirnya berhasil diimplementasikan di 25 unit pembangkit yang tersebar di dalam dan luar Pulau Jawa. Langkah ini juga menjadi bagian dari program “green booster” yang diusung PLN untuk meningkatkan bauran energi terbarukan nasional.

Ruly menegaskan, upaya transisi energi tidak bisa ditunda. Selain komitmen terhadap lingkungan, ini juga soal menciptakan sistem energi yang lebih andal dan berkelanjutan bagi masa depan.

“Transisi energi bukan wacana masa depan, tapi proses yang sedang berjalan sekarang. Co-firing adalah salah satu buktinya,” kata dia.

Langkah ini sekaligus membuka ruang kolaborasi lebih luas antara sektor energi, pengelolaan sampah, dan industri hijau untuk bersama-sama mempercepat langkah menuju energi yang bersih dan inklusif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN dan Pertamina Teken Kerja Sama Pengembangan Energi Panas Bumi Nasional, Diinisiasi Danantara

PLN dan Pertamina Teken Kerja Sama Pengembangan Energi Panas Bumi Nasional, Diinisiasi Danantara

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:41 WIB

Tarif Listrik PLN Agustus 2025: Rincian Lengkap dan Kebijakan di Baliknya

Tarif Listrik PLN Agustus 2025: Rincian Lengkap dan Kebijakan di Baliknya

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 15:42 WIB

Semester I 2025, Konsumsi Listrik Nasional Tumbuh, PLN Catat Penjualan 155,62 TWh

Semester I 2025, Konsumsi Listrik Nasional Tumbuh, PLN Catat Penjualan 155,62 TWh

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 13:37 WIB

Terkini

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:17 WIB

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:01 WIB

Terungkap! Ini Alasan Ahmad  Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:31 WIB

Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako

Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:05 WIB

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:49 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif

Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:41 WIB

Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan

Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:33 WIB

Isu Pencaplokan Gojek, Legislator PDIP: Komisi VI akan Panggil Danantara

Isu Pencaplokan Gojek, Legislator PDIP: Komisi VI akan Panggil Danantara

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:05 WIB

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:00 WIB