Gibran Selalu Banjir Kritik, Feri Amsari: Orang Masih Penasaran Gibran Itu Sah Tidak Jadi Wapres

Eviera Paramita Sandi

Kamis, 07 Agustus 2025 | 19:51 WIB
Gibran Selalu Banjir Kritik, Feri Amsari: Orang Masih Penasaran Gibran Itu Sah Tidak Jadi Wapres
Pakar Hukum, Feri Amsari [Youtube Hendri Satrio Official]

Suara.com - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka kerap dibanjiri kritik dari masyarakat maupun para pakar.

Bukan hanya soal kinerjanya saja, melainkan setiap kata yang muncul dari pikirannya selalu mendapat kritik.

Menurut Pakar Hukum Feri Amsari, fenomena kritikan masyarakat untuk Gibran ini lantaran banyak yang masih penasaran dengan status Gibran.

Mereka mempertanyakan apakah status Gibran sebagai Wakil Presiden itu benar – benar sah atau tidak.

“Salah satu faktor terbesar sih orang masih penasaran keberadaan beliau sebagai wapres itu sah atau tidak,” ungkap Feri, dikutip dari youtube Hendri Satrio, Kamis (7/8/25).

Feri mengatakan bahwa Gibran saat ini masih bisa dikatakan sah, lantaran dirinya belum terbukti bermain di belakang.

“Kita tahu beliau ini diupgrade ya,” ucap Feri.

“Kalau sah saat ini karena belum terbukti ada permainan upgrading syarat calon Wakil Presiden, imbuhnya.

Feri berpendapat bahwa seharusnya Gibran mempertanggung jawabkan semuanya melalui mekanisme Impeachment.

baca juga

“Karena orang belum tuntas di sana, mangkanya menurut saya dari awal mas Gibran itu mestinya mempertanggung jawabkan ke publik melalui mekanisme impeachment,” ujar Feri.

“Mekanisme Impeachment itu bukan soal Feri Amsari penasaran putusan 90 (Putusan MK Nomor 90 Tahun 2023) itu dipermainkan atau tidak, karena polanya kok sama dengan putusan 90 di Mahkamah Agung. Sama – sama melalui Lembaga peradilan, sama – sama tidak memenuhi syarat jadi memenuhi syarat,” sambungnya.

Menurut Feri, dengan Impeachment tersebut Gibran akan terbebas dari salah sangka publik yang masih terus tumbuh sampai saat ini.

“Dengan Impeachment, mas Gibran itu akan terbebas dari salah sangka itu. Jika Mas Gibran mampu membuktikan sebaliknya,” ungkapnya.

Dengan keberanian Gibran tersebut, menurut Feri nantinya Gibran akan semakin nyaman saat bekerja setiap harinya.

“Nah kalau mas Gibran mampu membuktikan di forum di Mahkamah Konstitusi bahwa segala syakwasangka publik terhadap dirinya adalah salah, barulah menurut saya Mas Gibran akan nyaman bekerja,” urai Feri.

“Kalau hilang kritik mungkin tidak mungkin ya, tetapi nyaman bekerja. Mau apalagi orang – orang gitu kan,” sambungnya.

Pemakzulan Jadi Panggung Emas Gibran

Isu soal pemakzulan Wakil Presiden RI, Gibran, menurut Feri hal ini justru bisa menjadi panggung emas.

Proses tersebut menurut Feri bisa menjadi ajang pembuktian diri bagi Gibran untuk melegitimasi posisinya sekali dan untuk selamanya.

Bagi Feri, Jika Gibran berani menghadapi dan berhasil melalui proses impeachment, namanya akan bersih secara konstitusional.

Hal ini akan menjadi pembuktian paling kuat bahwa ia layak menduduki jabatannya, jauh lebih efektif daripada upaya membangun citra yang selama ini dilakukan.

Sementara itu pengamat komunikasi politik, Hendri Satrio menyoroti bahwa Gibran juga perlu membuktikan kualitasnya di luar jalur hukum.

Hendri menyarankan agar Gibran fokus dengan peningkatan kapasitas intelektual yang bisa dilihat publik secara nyata.

“Gibran bisa saja ambil S2 di UI kelas malam untuk membuktikan kualitasnya, terlepas dari syarat formal,” ujar Hendri.

Upaya Gibran memperbaiki citra melalui monolog atau kegiatan seperti bermain bola dinilai belum efektif. Bahkan, beberapa diantaranya justru menimbulkan polemik baru.

Usul pemakzulan Gibran ini sendiri muncul dari Forum Purnawirawan Prajurit Tentara Nasional Indonesia.

Organisasi pensiunan TNI itu memberi delapan tuntutan kepada Presiden Prabowo Subianto, salah satunya mengenai pemakzulan Gibran.

Prabowo, melalui penasihat khusus presiden Bidang Politik dan Keamanan Wiranto berkomunikasi dengan para purnawirawan TNI.

Wiranto mengatakan Prabowo berterima kasih atas usul mereka, namun masih perlu waktu untuk mempelajari usulan pencopotan Gibran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Manggung Sebentar, Ghea Indrawari Diminta Setop kerena Gibran Tiba di Lokasi

Baru Manggung Sebentar, Ghea Indrawari Diminta Setop kerena Gibran Tiba di Lokasi

Entertainment | Kamis, 07 Agustus 2025 | 19:24 WIB

Anies Bisa Jadi Wapres Gantikan Gibran, Begini Skenario 'Barter' dan Celah di UUD 1945

Anies Bisa Jadi Wapres Gantikan Gibran, Begini Skenario 'Barter' dan Celah di UUD 1945

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 17:40 WIB

Tak Gubris Usulan Pemakzulan Gibran, Guru Besar UI Nilai DPR Salahi Kewenangan

Tak Gubris Usulan Pemakzulan Gibran, Guru Besar UI Nilai DPR Salahi Kewenangan

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 15:56 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×