CEK FAKTA: Irjen Karyoto Mengamuk di Kantor Kapolri, Tolak Jabatan Kabaharkam

Muhammad Yunus

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:56 WIB
CEK FAKTA: Irjen Karyoto Mengamuk di Kantor Kapolri, Tolak Jabatan Kabaharkam
Irjen Pol Karyoto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya kini menjadi Kabaharkam Polri [Suara.com/ANTARA]

Suara.com - Sebuah narasi liar yang menyebut Inspektur Jenderal Polisi Karyoto menolak jabatan baru.

Sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan atau Kabaharkam Polri dan mengancam mundur beredar kencang di media sosial.

Isu ini, yang dibumbui dengan dramatisasi kekecewaan karena tidak diangkat menjadi Kabareskrim, sukses menyita perhatian publik.

Namun, setelah ditelusuri, kabar tersebut adalah hoaks atau tidak benar.

Kabar bohong ini secara tegas dibantah langsung oleh Irjen Karyoto.

Ia memastikan bahwa hubungannya dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam kondisi sangat baik dan menepis adanya penolakan jabatan yang merupakan sebuah promosi bagi dirinya.

Narasi yang Beredar

Isu ini pertama kali mencuat dari sebuah akun anonim di media sosial dengan nama pengguna @legsob208.

Akun tersebut menyebarkan narasi bahwa Irjen Karyoto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, merasa kecewa berat.

baca juga

Karena tidak mendapatkan posisi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri seperti yang dijanjikan.

Narasi tersebut bahkan menggambarkan seolah-olah Karyoto sampai mengamuk di kantor Kapolri dan mengancam akan mengundurkan diri dari institusi Bhayangkara sebagai bentuk protes atas mutasi dirinya menjadi Kabaharkam.

Cerita yang penuh drama ini dirancang untuk menciptakan citra perpecahan dan konflik di internal petinggi Polri.

Hasil Penelusuran dan Verifikasi

Untuk memverifikasi kebenaran isu ini, tim melakukan penelusuran fakta dari sumber-sumber kredibel. Hasilnya, ditemukan fakta yang berkebalikan dengan narasi yang beredar.

1. Bantahan Langsung dari Irjen Karyoto

Saat dikonfirmasi pada Jumat, 8 Agustus 2025, Irjen Karyoto dengan tegas membantah seluruh isu tersebut.

Ia menyatakan tidak ada penolakan jabatan sama sekali dan menyebut kabar itu sengaja disebar untuk mengadu domba dirinya dengan Kapolri.

"Tidak ada, sama sekali tidak ada, hubungan saya sama pak Kapolri itu sangat bagus," tegas Karyoto.

Ia menyayangkan ulah akun anonim yang menyebarkan fitnah tanpa pertanggungjawaban.

Menurutnya, jabatan sebagai Kabaharkam adalah sebuah amanah dan bentuk kepercayaan dari pimpinan yang ia syukuri.

"Itu akunnya betul-betul ingin seolah-olah mempertentangkan saya dengan Pak Kapolri yang sangat sayang ke saya, saya sangat respek ke beliau. Saya dikasih jabatan itu saya mengucapkan terima kasih," lanjut Karyoto.

Ia pun menutup konfirmasi dengan kalimat singkat yang lugas, "Tidak benar sama sekali."

2. Mutasi adalah Fakta, Penolakan adalah Fiksi

Mutasi Irjen Karyoto adalah bagian dari rotasi jabatan rutin di tubuh Polri yang bersifat resmi dan sah.

Berdasarkan Surat Telegram (STR) Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025, sejumlah perwira tinggi dan menengah mengalami pergeseran posisi.

Dalam telegram yang ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri Irjen Polisi Anwar tersebut, tercatat:

Irjen Polisi Karyoto dipromosikan dari Kapolda Metro Jaya menjadi Kabaharkam Polri.

Posisi Kabaharkam sebelumnya diisi oleh Komjen Polisi Mohammad Fadil Imran, yang kini menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Polri.

Jabatan Kapolda Metro Jaya yang ditinggalkan Karyoto kini diemban oleh Irjen Polisi Asep Edi Suheri, yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Bareskrim Polri.

Selain itu, mutasi di lingkungan Polda Metro Jaya juga menyentuh Kabid Humas Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi dan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Polisi Djati Wiyoto Abadhy.

Rotasi ini menunjukkan sebuah proses organisasi yang wajar, bukan sebuah keputusan yang diwarnai drama penolakan.

3. Sumber Isu Tidak Kredibel dan Hilang

Sumber awal narasi hoaks ini, akun @legsob208, kini telah lenyap dari jagat maya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh ANTARA, akun dengan nama tersebut sudah tidak dapat diakses, baik di platform media sosial Instagram, TikTok, maupun X (dulu Twitter).

Hilangnya akun penyebar isu ini semakin memperkuat dugaan bahwa informasi yang disebarkan tidak memiliki dasar dan sengaja dibuat untuk menciptakan keonaran.

Kesimpulan

Berdasarkan verifikasi fakta melalui bantahan langsung dari pihak terkait, data resmi dari Surat Telegram Kapolri, dan tidak kredibelnya sumber isu.

Maka dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyebut Irjen Karyoto menolak jabatan Kabaharkam, mengamuk, dan mengancam mundur adalah hoaks.

Informasi tersebut masuk dalam kategori konten menyesatkan (misleading content) yang sengaja diciptakan untuk menggiring opini publik dan merusak kepercayaan terhadap institusi Polri.

Masyarakat diimbau untuk selalu kritis dan tidak mudah percaya pada informasi yang berasal dari sumber anonim dan tidak terverifikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Borok Penegak Hukum Dibongkar Mahfud MD: Kapolri dan Jaksa Agung Ogah Satu Ruangan!

Borok Penegak Hukum Dibongkar Mahfud MD: Kapolri dan Jaksa Agung Ogah Satu Ruangan!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:03 WIB

CEK FAKTA: Warga AS Demo Tolak Serangan Trump ke Iran Beredar di X

CEK FAKTA: Warga AS Demo Tolak Serangan Trump ke Iran Beredar di X

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 22:06 WIB

CEK FAKTA: Klaim Jokowi Perintahkan Pembebasan Tom Lembong dan Hasto

CEK FAKTA: Klaim Jokowi Perintahkan Pembebasan Tom Lembong dan Hasto

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 21:53 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×