Yaqut Cholil Qoumas: Keponakan Gus Mus yang Kini Dicekal KPK

M Nurhadi

Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:22 WIB
Yaqut Cholil Qoumas: Keponakan Gus Mus yang Kini Dicekal KPK
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. [Kemenag.go.id]

Di antaranya adalah Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief dan beberapa pegawai lain. Yaqut Cholil Qoumas sendiri telah menjalani klarifikasi di KPK selama hampir lima jam pada Kamis, 7 Agustus.

Merespons pencekalan ini, melalui juru bicaranya, Anna Hasbi, Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa ia akan bertanggung jawab dan mematuhi semua proses hukum yang sedang berjalan.

Profil Yaqut Cholil Qoumas

Yaqut Cholil Qoumas dikenal sebagai sosok yang besar di lingkungan religius dan menempuh pendidikan di Universitas Indonesia sebelum terjun ke dunia politik bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), partai yang didirikan oleh ayahnya, K.H. Cholil Bisri.

Potret K.H Mustofa Bisri alias Gus Mus selepas menghadiri acara silaturahmi kebudayaan di TBRS Kota Semarang. Jumat (12/1/24) [Suara.com/Ikhsan]
Potret K.H Mustofa Bisri alias Gus Mus selepas menghadiri acara silaturahmi kebudayaan di TBRS Kota Semarang. Jumat (12/1/24) [Suara.com/Ikhsan]

Yaqut memiliki jejak karier politik yang panjang, termasuk menjadi Wakil Bupati Rembang dan anggota DPR RI sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Menteri Agama oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2020.

Yaqut Cholil Qoumas, yang akrab disapa Gus Yaqut, lahir di Rembang pada 4 Januari 1975. Ia tumbuh dan besar di lingkungan religius di Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin, Jawa Tengah.

Pendidikan agamanya langsung dibimbing oleh ayahandanya, K.H. Cholil Bisri, seorang ulama terkemuka yang merupakan kakak dari K.H. Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus).

Selain mendalami pendidikan agama, Gus Yaqut juga menempuh pendidikan umum, mulai dari SD Negeri Kutoharjo, SMP Negeri II Rembang, hingga SMA Negeri II Rembang.

Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Indonesia (UI) pada jurusan Sosiologi. Selama menjadi mahasiswa, Yaqut aktif di organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Depok, bahkan menjadi salah satu pendirinya. Namun, beredar informasi bahwa ia tidak menyelesaikan pendidikan S1-nya di UI.

baca juga

Perjalanan karier politik Yaqut dimulai pada tahun 2000-an saat ia bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang didirikan oleh ayahnya bersama K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Kariernya menanjak dari Ketua DPC PKB Kabupaten Rembang, anggota DPRD, hingga akhirnya terpilih sebagai Wakil Bupati Rembang pada Pilkada 2005.

Setelah jabatannya sebagai Wakil Bupati berakhir, ia memimpin organisasi sayap kepemudaan NU, yaitu GP Ansor, sebagai Ketua DPP dari tahun 2011 hingga 2015.

Pada Pemilu 2015, ia berhasil menjadi anggota DPR RI menggantikan Hanif Dhakiri yang diangkat menjadi Menteri Tenaga Kerja. Pada 22 Desember 2020, ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Agama dalam Kabinet Indonesia Maju.

Gaji dan tunjangan menteri diatur dalam sejumlah peraturan, termasuk PP 75/2000 dan Keppres 68/2001. Berdasarkan aturan tersebut, gaji pokok menteri negara adalah Rp5.040.000 per bulan, ditambah tunjangan jabatan sebesar Rp13.608.000. Jika dihitung dengan tunjangan lainnya, total pendapatan bulanan menteri bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Kini, perjalanan karier politik dan profesionalnya sedang diuji di hadapan hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Libatkan Ahli Hukum untuk Tafsir SK Pembagian Kuota Haji Era Gus Yaqut

KPK Libatkan Ahli Hukum untuk Tafsir SK Pembagian Kuota Haji Era Gus Yaqut

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 11:51 WIB

Korupsi Kuota Haji Rugikan Negara Rp1 Triliun Lebih, KPK Curiga Ratusan Agen Travel Terlibat!

Korupsi Kuota Haji Rugikan Negara Rp1 Triliun Lebih, KPK Curiga Ratusan Agen Travel Terlibat!

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 10:33 WIB

Korupsi Kuota Haji Terungkap: Asosiasi Travel Incar Keuntungan Ganda, Begini Modusnya!

Korupsi Kuota Haji Terungkap: Asosiasi Travel Incar Keuntungan Ganda, Begini Modusnya!

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 10:18 WIB

Nasib Gus Yaqut di Ujung Tanduk? KPK Siap Gandeng Ahli 'Kuliti' Masalah Ini

Nasib Gus Yaqut di Ujung Tanduk? KPK Siap Gandeng Ahli 'Kuliti' Masalah Ini

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 10:09 WIB

Eks Menag Gus Yaqut Berpeluang Tersangka usai Dicekal Kasus Korupsi Haji? Begini Kata KPK!

Eks Menag Gus Yaqut Berpeluang Tersangka usai Dicekal Kasus Korupsi Haji? Begini Kata KPK!

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 09:17 WIB

5 Fakta Gus Yaqut Dicekal KPK Terkait Kasus Korupsi Haji Rp1 Triliun, 2 Nama Lain Ikut Terseret

5 Fakta Gus Yaqut Dicekal KPK Terkait Kasus Korupsi Haji Rp1 Triliun, 2 Nama Lain Ikut Terseret

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 08:10 WIB

Terkini

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:30 WIB

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:45 WIB

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:45 WIB

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:56 WIB

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:48 WIB

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB

×