Kenaikan PBB Sudah Dibantah, Posko Depan Kantor Bupati Banyuwangi Masih Banjir Bantuan Logistik

Yohanes Endra

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 05:45 WIB
Kenaikan PBB Sudah Dibantah, Posko Depan Kantor Bupati Banyuwangi Masih Banjir Bantuan Logistik
Posko Rakyat di Depan Kantor Bupati Banyuwangi (x.com/MurtadhaOne1)

Suara.com - Demo Pati menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mengobarkan semangat daerah lain yang bernasib sama.

Pada Kamis, 14 Agustus 2025, akun X @MurtadhaOne1 membagikan video yang memperlihatkan warga Banyuwangi mulai bergerak.

"Alhamdulillah datang lagi bantuan," ujar seorang pria yang merekam video.

Dalam video tersebut, beberapa pria tampak menurunkan kardus-kardus berisi bantuan logistik.

"Posko menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan. Posko rakyat," lanjut perekam video.

Sebuah posko dengan banner merah didirikan di depan Kantor Bupati Banyuwangi.

Apabila Pati 250 persen, Banyuwangi dikabarkan menaikkan PBB sebesar 200 persen.

Oleh sebab itu, banner-nya bertuliskan 'Posko Rakyat. Menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan 200 persen (tiga kali lipat)'.

Lebih lanjut, dalam video yang beredar, diungkap bahwa bantuan logistik berasal dari kelurahan Kampung Mandar.

baca juga

"Ini juragan ikan dari Kampung Mandar," goda perekam video.

"Senior saya itu," sahut pria lain.

Nama Iksan Skuter pun disebut. Namun belum diketahui pasti yang dimaksud adalah musisi Iksan Skuter atau pria yang bernama sama.

"Ini bapak koordinator kita. Bapak Iksan Skuter," tutup perekam video.

Demo kenaikan PBB di Pati mengungkap bahwa sejumlah daerah mengalami hal serupa.

Selain Pati dan Banyuwangi, PBB di Jombang, Kabupaten Semarang, Cirebon, Kabupaten Bone, dan Kota Malang kabarnya juga naik.

Menanggapi rencana perlawanan di Banyuwangi menyusul yang telah berlangsung di Pati, warganet tampak memberikan dukungan.

"Kesabaran memang ada batasnya," komentar akun @manusiaromb***.

"Dari sabang sampai merauke, bergerak melawan ketidakadilan," sahut akun @WisanggeniL***.

"Kita selaku masyarakat Indonesia, mendukung gejolak yang ditimbulkan oleh kebijakan goblok pejabat pemerintah," balas akun @AganKar***.

Dari akun Instagram @bwi.info, terungkap bahwa Posko Rakyat Banyuwangi telah berdiri sejak 11 Agustus 2025 sebelum demo Pati.

"Selain bantuan air mineral, kita dapat bantuan sound system," ujar perekam video yang diketahui berasal dari akun TikTok @choirulhidayanto.

Sementara itu, pada 13 Agustus 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi membantah kabar kenaikan PBB 200 persen,

Bantahan itu disampaikan Guntur Priambodo selaku Sekretaris Daerah Banyuwangi.

"Kami memastikan tidak ada kenaikan tarif PBB-P2," tulis Guntur Priambodo kepada Tempo.

Menurut Guntur Priambodo, Pemkab Banyuwangi tidak berencana menaikkan Pendapatan Asli Daerah melalui PBB.

Hal yang sama juga dinyatakan Samsudin selaku Kepala Badan Pendapatan Daerah Banyuwangi.

Menurut Samsudin, Pemkab Banyuwangi sama sekali tidak pernah membahas rencana kenaikan tarif PBB.

Yang diketahui Samsudin justru Kementerian Dalam Negeri merekomendasikan single tarif PBB sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 1 Tahun 2024.

Namun Pemkab Banyuwangi memilih tetap menggunakan multitarif yang diatur dalam Pasal 9 seperti sebelumnya.

"Jadi, tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya. Penghitungan masih menggunakan yang lama," tegas Samsudin.

Sebagai informasi, warga Pati menuntut Bupati Sudewo mundur dari jabatannya terkait kebijakan menaikkan tarif PBB hingga 250 persen.

Bukan karena itu saja, respons arogan Bupati Sudewo terhadap kritik warga membuat sekitar 100 ribu demonstran menuntutnya mundur.

Jumlah tersebut lebih dari yang 'diminta' Bupati Sudewo yaitu 50 ribu demonstran.

Bupati Sudewo sendiri sudah membatalkan kenaikan PBB dan meminta maaf kepada warga Pati.

Saat menemui para demonstran, Bupati Sudewo berjanji akan melakukan perbaikan.

Sayangnya maaf tersebut sulit didapatkan Bupati Sudewo lantaran sebelumnya juga menghentikan 220 pegawai RSUD Pati tanpa pesangon.

DPRD Pati pun telah membentuk panitia khusus angket untuk membahas pemakzulan Bupati Sudewo.

Di sisi lain, Syafruddin Karimi selaku Ekonom dari Universitas Andalas mengungkap demo di Pati sebenarnya akibat pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat.

Presiden Prabowo Subianto diketahui memangkas anggaran transfer ke daerah sebesar Rp50 triliun pada 2025.

Maka dari itu, pemerintah di sejumlah daerah menggenjot pendapatan lokal mereka, salah satunya melalui kenaikan PBB.

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amnesty Sebut 'Api Pati' Bisa Menjalar ke Papua dan Sulawesi Jika Menteri Prabowo Masih Sombong

Amnesty Sebut 'Api Pati' Bisa Menjalar ke Papua dan Sulawesi Jika Menteri Prabowo Masih Sombong

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 22:06 WIB

Hujan Botol untuk Bupati Pati! Gerindra Siapkan Sanksi Usai Kenaikan PBB Picu Amuk Massa?

Hujan Botol untuk Bupati Pati! Gerindra Siapkan Sanksi Usai Kenaikan PBB Picu Amuk Massa?

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:50 WIB

Nikah Dirayakan se-Pati, 5 Fakta Kocak Pengantin yang Foto Berlatar Demo Lengserkan Bupati Sudewo

Nikah Dirayakan se-Pati, 5 Fakta Kocak Pengantin yang Foto Berlatar Demo Lengserkan Bupati Sudewo

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 19:39 WIB

Cinta Bersemi di Panggung Tuntutan Mundur Bupati Pati Sudewo, Foto Nikah Ini Jadi Tamparan Elegan

Cinta Bersemi di Panggung Tuntutan Mundur Bupati Pati Sudewo, Foto Nikah Ini Jadi Tamparan Elegan

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:57 WIB

KontraS: Gas Air Mata di Demo Pati Bentuk Gangguan terhadap Kebebasan Sipil

KontraS: Gas Air Mata di Demo Pati Bentuk Gangguan terhadap Kebebasan Sipil

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:52 WIB

Terkini

Mobil Listrik Tak Cuma Soal Teknologi, GAC Bawa AION UT Urban ke GIIAS Semarang 2026

Mobil Listrik Tak Cuma Soal Teknologi, GAC Bawa AION UT Urban ke GIIAS Semarang 2026

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Apakah Tempe Harus Dimasukkan Kulkas? Begini Faktanya!

Apakah Tempe Harus Dimasukkan Kulkas? Begini Faktanya!

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Manga World Trigger Kembali Hiatus, Cuaca Pengaruhi Kondisi Ashihara

Manga World Trigger Kembali Hiatus, Cuaca Pengaruhi Kondisi Ashihara

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Seharian di Jogja Cuma Modal Rp100 Ribu, Bisa ke Mana Saja?

Seharian di Jogja Cuma Modal Rp100 Ribu, Bisa ke Mana Saja?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Kesthuri Siapkan Rp15 Juta untuk Pejabat Kemenag Usai Dibantu dalam Urusan Haji 2024

Kesthuri Siapkan Rp15 Juta untuk Pejabat Kemenag Usai Dibantu dalam Urusan Haji 2024

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Drama Kill It Mengungkap Kisah Tragis Anak-Anak Bernomor di Panti Asuhan

Drama Kill It Mengungkap Kisah Tragis Anak-Anak Bernomor di Panti Asuhan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Apa Beda Emina Sunscreen Water dan Airy UV Gel? Intip Klaim 2 Variannya

Apa Beda Emina Sunscreen Water dan Airy UV Gel? Intip Klaim 2 Variannya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Mangkir 102 Hari saat Wamil, Song Min-ho WINNER Divonis Hukuman Percobaan

Mangkir 102 Hari saat Wamil, Song Min-ho WINNER Divonis Hukuman Percobaan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:15 WIB

7 Parfum Citrus Bergamot Lokal yang Wangi Tanpa Bikin Pusing saat Cuaca Panas Terik

7 Parfum Citrus Bergamot Lokal yang Wangi Tanpa Bikin Pusing saat Cuaca Panas Terik

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Jaksa KPK Tunjukkan Uang Sitaan Hampir Rp11 Miliar dalam Sidang Kasus Haji: Bapak Kenal?

Jaksa KPK Tunjukkan Uang Sitaan Hampir Rp11 Miliar dalam Sidang Kasus Haji: Bapak Kenal?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:13 WIB

×