Manuver Dasi Gibran: Pengamat Ungkap Pesan Tersembunyi di Balik Warna Biru

Wakos Reza Gautama

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 20:43 WIB
Manuver Dasi Gibran: Pengamat Ungkap Pesan Tersembunyi di Balik Warna Biru
Wapres Gibran Rakabuming Raka mengenakan dasi warna biru dalam Sidang Tahunan MPR/DPR RI 2025. [ANTARA]

Suara.com - Sebuah detail kecil di panggung politik akbar Sidang Tahunan MPR/DPR RI menyita perhatian publik dan memicu spekulasi tajam.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang awalnya tiba dengan dasi berwarna merah menyala, tiba-tiba tampil dengan dasi biru saat sidang dimulai. Bagi mata awam, ini mungkin sekadar pilihan fesyen.

Namun bagi pengamat politik, ini adalah sebuah pesan politik tersembunyi yang dimainkan dengan sangat halus, sebuah manuver yang diyakini meniru langsung dari buku pedoman politik sang ayah, Joko Widodo.

Pengamat Mikroekspresi dan Komunikasi, Kirdi Putra, menilai perubahan warna dasi ini bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, ini adalah cerminan dari falsafah politik Jawa yang kerap digunakan Jokowi: bergerak dalam senyap dan penuh simbol.

"'Kalau engkau mau menyerang ke barat, bergeraklah ke timur.' Ini cocok sekali (dengan gaya berpolitik yang) dilakukan oleh Pak Jokowi, dan sepertinya oleh keluarganya," kata Kirdi dikutip dari ANTARA, Sabtu (16/8/2025).

Kirdi menjelaskan bahwa komunikasi politik ala Jokowi sering kali tidak mengandalkan kata-kata yang gamblang.

Sebaliknya, ia menggunakan tiga instrumen utama: simbol, sanepan (sindiran atau ucapan tidak langsung), dan pergerakan sunyi yang tak terduga. Perubahan warna dasi Gibran, menurutnya, adalah implementasi sempurna dari strategi ini.

Dua Sisi Mata Uang: Hormat atau Klaim Kesetaraan?

Lebih jauh, Kirdi membedah dua makna kontradiktif yang bisa dibaca dari perubahan warna dasi dari merah ke biru. Makna pertama, yang lebih diplomatis, adalah sebuah gestur penghormatan.

baca juga

Warna biru sangat identik dengan Presiden Prabowo Subianto dan partainya. Dengan mengenakan dasi biru, Gibran seolah ingin mengatakan bahwa ia adalah bagian dari tim, solid, dan loyal kepada pemimpinnya.

Namun, ada makna kedua yang jauh lebih dalam dan berani. Menurut Kirdi, ini bisa menjadi klaim kesetaraan dan kesiapan Gibran untuk mengambil alih panggung utama.

"Bisa jadi diartikan bahwa saya juga layak mendampingi. Kalau ada apa-apa dengan Pak Prabowo, saya layak jadi Presiden, bisa juga dilihat dengan sudut pandang seperti itu, simbolnya. Jadi, kita mau mengartikan yang mana, ya terserah dan sah-sah saja," ujar Kirdi.

Interpretasi kedua ini menempatkan Gibran bukan lagi sebagai "ban serep" atau pendamping, melainkan sebagai figur yang setara dan siap menggantikan jika situasi menuntut. Sebuah pesan ambisius yang disampaikan tanpa satu kata pun terucap.

Namun, di balik permainan simbol yang kuat itu, Kirdi juga menangkap sinyal lain dari bahasa tubuh Gibran. Sorot mata dan gerak-geriknya di acara kenegaraan sebesar Sidang Tahunan MPR menunjukkan bahwa putra sulung Jokowi itu masih beradaptasi dengan panggung barunya.

"Kirdi menilai bahwa dalam waktu-waktu tertentu seperti sidang tahunan MPR bersama DPR-DPD RI Gibran masih canggung dan gugup," tulis laporan tersebut.

Rasa gugup ini, menurut Kirdi, tidak hanya muncul saat bersanding dengan Presiden Prabowo di acara formal, tetapi juga sering terlihat ketika Gibran harus menjalankan tugas kenegaraan seorang diri, misalnya saat melakukan kunjungan kerja ke daerah.

Ini menunjukkan adanya kontras menarik: di satu sisi, Gibran mulai berani memainkan simbol-simbol politik tingkat tinggi, namun di sisi lain, ia masih dalam proses mematangkan diri untuk benar-benar mengisi peran sebagai orang nomor dua di republik.

"Jadi tidak harus selalu disandingkan dengan Pak Prabowo, apalagi disandingkan dengan Pak Prabowo dalam acara kenegaraan, dimana hampir seluruh pejabat tinggi negara...hadir di situ," pungkas Kirdi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Pemakzulan Gibran, Rocky Gerung Yakin 100 Persen Pasti Mungkin

Soal Pemakzulan Gibran, Rocky Gerung Yakin 100 Persen Pasti Mungkin

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 20:36 WIB

Refly Harun : Orang Seperti Gibran Ini Sebenarnya Tak Punya Karier Politik

Refly Harun : Orang Seperti Gibran Ini Sebenarnya Tak Punya Karier Politik

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 14:31 WIB

Ditanya Perwira TNI Lulusan S3 Soal Geopolitik, Gibran Malah Minta Pihak Lain yang Jawab

Ditanya Perwira TNI Lulusan S3 Soal Geopolitik, Gibran Malah Minta Pihak Lain yang Jawab

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 14:39 WIB

Jadi Sorotan, Gibran Mendadak Ubah Warna Dasi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Dari Merah ke Biru Ada Apa?

Jadi Sorotan, Gibran Mendadak Ubah Warna Dasi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Dari Merah ke Biru Ada Apa?

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Gibran 'Sulap' Dasi di Sidang Tahunan: Disambut Puan Berdasi Merah, Dampingi Prabowo Berubah Biru

Gibran 'Sulap' Dasi di Sidang Tahunan: Disambut Puan Berdasi Merah, Dampingi Prabowo Berubah Biru

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 09:42 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×