Bayi 18 Bulan Jadi Korban Gas Air Mata Polisi, Dilarikan ke RS Pelni

Bernadette Sariyem Suara.Com
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:15 WIB
Bayi 18 Bulan Jadi Korban Gas Air Mata Polisi, Dilarikan ke RS Pelni
Penampakan di RS Pelni Petamburan, Jakarta Barat. Banyak demonstran korban kekerasan polisi dirawat di sini. (Suara.com/Tio)

Seluruh korban yang ditangani di rumah sakit tersebut berstatus warga sipil, bukan dari kalangan demonstran maupun aparat.

Dari jumlah tersebut, 10 orang diizinkan menjalani rawat jalan setelah mendapat penanganan.

Sementara empat lainnya harus menjalani rawat inap untuk observasi dan perawatan lebih lanjut.

Data ini menunjukkan skala dampak kolateral yang signifikan dari metode pembubaran massa yang diterapkan, mengorbankan keselamatan warga yang tidak terlibat dalam aksi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?