Markas Gegana Polri di Salemba Dijebol Massa! Ada Gudang Senjata

Bernadette Sariyem Suara.Com
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 23:44 WIB
Markas Gegana Polri di Salemba Dijebol Massa! Ada Gudang Senjata
Markas Komando Korps Brigade Mobil (Brimob) Detasemen Gegana di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, menjadi sasaran amukan massa, Jumat (29/8/2025). [Suara.com]
Baca 10 detik

Suara.com - Eskalasi kemarahan publik atas insiden tewasnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan meluas ke titik baru.

Pada Jumat, 29 Agustus 2025, malam, giliran Markas Komando Korps Brigade Mobil (Brimob) Detasemen Gegana di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, yang menjadi sasaran amukan massa.

Suasana yang biasanya ramai lalu lalang kendaraan berubah menjadi lautan manusia yang dipenuhi amarah.

Ratusan orang dari berbagai penjuru terus berdatangan dan menyemut di depan markas satuan elite Polri tersebut.

Tak hanya berkumpul, mereka meluapkan emosinya dengan melempari gedung menggunakan batu, potongan kayu, hingga rentetan tembakan petasan yang memekakkan telinga.

Serangan tersebut diarahkan langsung ke dalam kompleks markas yang pagarnya tertutup rapat.

Di tengah kerumunan yang semakin padat, teriakan provokatif terus menggema, menambah tegang suasana malam itu.

"Bakar, bakar," teriak massa bersahutan, menunjukkan tingkat kemarahan yang tak terbendung.

Dari pantauan di lokasi, Markas Gegana tampak gelap gulita dengan pagar yang terkunci rapat, seolah menahan gempuran dari luar.

Baca Juga: Affan Kurniawan Jadi Korban Rantis Brimob: Fakta di Baliknya Bikin Tercengang!

Tidak terlihat adanya perlawanan signifikan dari dalam markas, namun ketegangan terasa begitu pekat di udara.

Semakin larut malam, jumlah massa justru kian membludak. Kawasan strategis Simpang Lima Senen kini menjadi titik kumpul utama, dengan gelombang massa yang terus mengalir dari berbagai arah.

Ratusan orang memenuhi setiap jengkal ruas Jalan Kramat Raya, mengubah salah satu arteri utama ibu kota itu menjadi zona merah yang mencekam.

Akibatnya, akses lalu lintas di kawasan tersebut lumpuh total. Kendaraan dari kedua arah, baik yang menuju Senen maupun yang mengarah ke Matraman, sama sekali tidak dapat melintas.

Blokade massa ini membentang panjang mulai dari Simpang Lima Senen hingga kawasan Kampus Universitas Indonesia (UI) Salemba.

Bagi warga Jakarta, ini adalah sebuah kelumpuhan total di salah satu simpul transportasi terpenting.

Luapan kekecewaan ini diyakini merupakan buntut panjang dari kemarahan atas tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada malam sebelumnya.

Setelah sebelumnya Markas Komando Brimob di Kwitang dibakar, kini amarah massa menjalar ke markas-markas kepolisian lainnya, termasuk Gegana yang merupakan simbol kekuatan elite Polri.

Aksi ini menjadi sinyal kuat bahwa tuntutan keadilan dari masyarakat, khususnya komunitas ojol, bukanlah sesuatu yang bisa dipandang sebelah mata.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?