Tidak Ada yang Ahli Gizi: Ini Latar Pendidikan Tiga Pimpinan BGN di Tengah Sorotan Kasus MBG

Ruth Meliana | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 29 September 2025 | 13:44 WIB
Tidak Ada yang Ahli Gizi: Ini Latar Pendidikan Tiga Pimpinan BGN di Tengah Sorotan Kasus MBG
Tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN)
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami sorotan publik akibat 8.649 kasus keracunan yang terjadi sejak Januari hingga September 2025.
  • Di tengah evaluasi besar-besaran, perhatian tertuju pada tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang ternyata tidak berlatar belakang pendidikan gizi.
  • Kepala BGN Dadan Hindayana adalah ahli entomologi, Wakil Kepala Sony Sonjaya berasal dari kepolisian dan hukum, sementara Nanik S. Deyang berlatar biologi dan berkarier di dunia jurnalistik serta komunikasi publik.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah sejak Januari 2025 bertujuan mulia, yakni memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak setiap hari sekolah.

Namun, hingga September 2025, program ini diwarnai oleh puluhan kasus keracunan. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat sebanyak 8.649 anak Indonesia menjadi korban keracunan MBG.

Dari Pulau Jawa hingga Sumatra dan Kalimantan, insiden ini memicu kekhawatiran publik dan mendorong evaluasi besar-besaran terhadap sistem pengelolaan dapur MBG.

Sebagian besar kasus keracunan MBG terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru beroperasi, dengan SDM yang masih minim pengalaman dan belum terbiasa memasak dalam skala besar.

Faktor lain seperti kualitas bahan baku, kondisi air, dan pelanggaran SOP turut memperburuk situasi.

Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan perbaikan menyeluruh, mulai dari pelatihan koki hingga pemasangan alat sterilisasi dan CCTV di dapur MBG.

Di tengah sorotan publik, perhatian juga tertuju pada kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program ini, yakni Kepala BGN Dadan Hindayana, Wakil Kepala BGN Brigjen Pol Sony Sonjaya, dan Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang.

Setelah ditelusuri, rupanya ketiga pemimpin BGN tidak memiliki keahlian di bidang gizi. Lalu, dari manakah latar pendidikan mereka? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Kepala BGN Dadan Hindayana

Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (Instagram/@kemensetneg.ri)
Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (Instagram/@kemensetneg.ri)

Dadan Hindayana menyelesaikan pendidikan strata satu di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1990, jurusan Proteksi Tanaman. Bidang ini berfokus pada pengendalian hama dan penyakit tumbuhan, dan menjadi fondasi awal keilmuannya di dunia pertanian dan ekologi.

Dadan melanjutkan studi magister di University of Bonn (Rheinischen Friedrich Wilhelms Universität Bonn), Jerman, pada tahun 1995 hingga 1997. Di sana, Dadan mendalami bidang Entomologi Terapan, yaitu ilmu tentang serangga dan peranannya dalam ekosistem pertanian.

Gelar doktor (PhD) diraihnya dari Leibniz Universität Hannover, Jerman, pada tahun 2000. Fokus penelitiannya tetap berada di ranah entomologi, khususnya keanekaragaman serangga dan proteksi tanaman.

Dadan dikenal aktif meneliti peran fungsional serangga dalam ekosistem, termasuk di lahan reklamasi tambang.

Meski kini memimpin lembaga yang berfokus pada gizi, latar pendidikan Dadan Hindayana berasal dari dunia pertanian dan entomologi.

2. Wakil Kepala BGN Brigjen Pol Sony Sonjaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Lonjakan Korban Keracunan MBG Capai 8.649 Anak, JPPI Minta Program Dihentikan

Sebut Lonjakan Korban Keracunan MBG Capai 8.649 Anak, JPPI Minta Program Dihentikan

News | Senin, 29 September 2025 | 12:45 WIB

Dari Koki Terlatih hingga Pasang CCTV, Ini Permintaan Prabowo Usai Dengar Laporan KLB dari BGN

Dari Koki Terlatih hingga Pasang CCTV, Ini Permintaan Prabowo Usai Dengar Laporan KLB dari BGN

News | Senin, 29 September 2025 | 12:03 WIB

Instruksi Keras Prabowo dari Kertanegara Buntut MBG Jadi Petaka

Instruksi Keras Prabowo dari Kertanegara Buntut MBG Jadi Petaka

News | Senin, 29 September 2025 | 11:52 WIB

Terkini

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB