Siapa Pendiri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo? Pondok Tertua di Jatim, Bangunan Ambruk Timpa 100 Santri

Farah Nabilla

Selasa, 30 September 2025 | 11:28 WIB
Siapa Pendiri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo? Pondok Tertua di Jatim, Bangunan Ambruk Timpa 100 Santri
Suasana Ponpes Al Khoziny Sidoarjo yang dipenuhi ambulans usai sebuah musala di dalam kompleks ponpes ambruk, Senin (29/9/2025) [Suara.com/ANTARA]

Suara.com - Kabar duka datang dari Ponpes Al Khoziny, atau yang lebih dikenal dengan Pondok Pesantren Buduran. Pada Senin, 29 September 2025, bangunan musala di asrama putra ambruk dan menimpa puluhan santri.

Polda Jawa Timur melaporkan, sebanyak 79 santri menjadi korban dalam peristiwa tragis ini. Satu di antaranya meninggal dunia, sementara puluhan lainnya tengah menjalani perawatan di RSI Siti Hajar dan RSUD RT Notopuro Sidoarjo. 

Sementara salah seorang santri yang selamat menyebut bahwa jemaah salat Asar mencapai 100 orang sebelum kemudian tertimpa bangunan.

Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi masih berlangsung. Tim SAR bekerja ekstra hati-hati tanpa menggunakan alat berat, demi menghindari runtuhan susulan.

Di depan kompleks pesantren, belasan ambulans terus siaga untuk membawa korban ke rumah sakit.

Foto udara bangunan musala yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/9/2025). [ANTARA FOTO/Umarul Faruq/nz]
Foto udara bangunan musala yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/9/2025). [ANTARA FOTO/Umarul Faruq/nz]

Tragedi ini bukan hanya menyisakan duka, tetapi juga mengingatkan publik pada sejarah panjang Pesantren Al Khoziny yang salah satu pesantren tertua di Jawa Timur yang telah berusia lebih dari seabad. Lalu, siapa sebenarnya pendiri pondok pesantren ini, dan bagaimana kisah awal berdirinya?

Pendiri Ponpes AL Khoziny

Pesantren Al Khoziny berdiri di Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Nama pondok diambil dari pendirinya, KH Raden Khozin Khoiruddin, yang oleh masyarakat lebih akrab disebut Kiai Khozin sepuh.

Beliau adalah menantu KH Ya’qub sekaligus pernah menjadi pengasuh Pesantren Siwalanpanji di periode ketiga.

baca juga

Awalnya, kompleks di Buduran bukan dimaksudkan sebagai pondok besar, melainkan sebagai tempat tinggal bagi putranya, KH Moch Abbas, yang baru saja kembali dari menuntut ilmu selama sepuluh tahun di Makkah.

Namun, sambutan hangat masyarakat sekitar membuat kediaman tersebut berkembang pesat menjadi pusat pendidikan Islam.

Tragedi runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. (Dok. BNPB)
Tragedi runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. (Dok. BNPB)

KH Moch Abbas kemudian melanjutkan amanat ayahnya, mengajarkan tafsir Jalalain serta berbagai kitab kuning. Dari sinilah Pesantren Buduran mulai dikenal luas sebagai pusat pendidikan salaf.

Beberapa catatan menyebutkan pesantren berdiri pada tahun 1927, namun pengasuh generasi ketiga, KHR Abdus Salam Mujib, memperkirakan pondok ini telah ada sejak 1915–1920. Hal itu dikuatkan oleh kisah alumni sepuh yang pernah mondok di era tersebut.

Sebagai salah satu pesantren tertua di Jawa Timur, Ponpes Al Khoziny telah melahirkan banyak tokoh ulama yang berpengaruh di Nusantara. Beberapa di antaranya adalah:

  • KH Hasyim Asy’ari, pendiri Pesantren Tebuireng Jombang dan tokoh pendiri NU.
  • KH Abd Wahab Hasbullah, ulama besar dari Tambakberas, Jombang.
  • KH Nawawi, pendiri Pesantren Ma’had Arriyadl, Kediri.
  • KH Usman Al Ishaqi, pengasuh Alfitrah Kedinding, Surabaya.
  • KH Umar, ulama terkemuka dari Jember.

Jejak para ulama ini menunjukkan bahwa Pesantren Buduran bukan hanya lembaga pendidikan lokal, tetapi juga pusat pembinaan ulama yang memberikan pengaruh besar bagi perkembangan Islam di Jawa Timur dan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Ponpes Al Khoziny: Musala Ambruk saat Salat Ashar, Puluhan Santri Tertimpa Reruntuhan!

Tragedi Ponpes Al Khoziny: Musala Ambruk saat Salat Ashar, Puluhan Santri Tertimpa Reruntuhan!

Video | Senin, 29 September 2025 | 21:05 WIB

Ambruknya Musala di Ponpes Al Khoziny, Puluhan Santri Dievakuasi

Ambruknya Musala di Ponpes Al Khoziny, Puluhan Santri Dievakuasi

Foto | Senin, 29 September 2025 | 19:12 WIB

Harjo Sutanto, Pendiri Wings Group Wafat 102 Tahun dan Warisan Bisnisnya

Harjo Sutanto, Pendiri Wings Group Wafat 102 Tahun dan Warisan Bisnisnya

Your Say | Jum'at, 12 September 2025 | 13:41 WIB

Kekayaan Harjo Sutanto, Konglomerat Pendiri Wings Group Wafat di Usia 102 Tahun

Kekayaan Harjo Sutanto, Konglomerat Pendiri Wings Group Wafat di Usia 102 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 12 September 2025 | 13:41 WIB

Menyelami Silsilah Keluarga Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah Pertama Kabinet Prabowo

Menyelami Silsilah Keluarga Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah Pertama Kabinet Prabowo

Lifestyle | Selasa, 09 September 2025 | 07:41 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×