Borok Dana Haji Terkuak: Potensi Kebocoran Rp 5 Triliun Per Tahun Disisir, Kejagung Digandeng

Bangun Santoso

Selasa, 30 September 2025 | 14:27 WIB
Borok Dana Haji Terkuak: Potensi Kebocoran Rp 5 Triliun Per Tahun Disisir, Kejagung Digandeng
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Pemerintah mengidentifikasi adanya potensi kebocoran anggaran haji yang sangat besar, mencapai 20-30%
  • Untuk memberantas praktik ini, Kementerian Haji dan Umrah secara resmi menggandeng Kejaksaan Agung 
  • Upaya efisiensi telah menunjukkan hasil awal, seperti penghematan Rp180 miliar dari layanan syarikah

Suara.com - Tabir penyebab mahalnya Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) mulai tersingkap. Pemerintah secara blak-blakan mengakui adanya potensi kebocoran anggaran yang nilainya sangat fantastis, diperkirakan mencapai 20 hingga 30 persen dari total anggaran sebesar Rp17 triliun setiap tahunnya. Angka ini setara dengan potensi kerugian hingga Rp5 triliun yang menguap begitu saja.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa borok dalam proses pengadaan barang dan jasa inilah yang menjadi salah satu biang keladi utama membengkaknya biaya yang harus ditanggung jemaah. Tak mau tinggal diam, pemerintah kini mengambil langkah tegas dengan menggandeng Kejaksaan Agung untuk melakukan pengawasan super ketat.

"Perintah Presiden begitu. Ini masih satu tahapan, makanya kami sangat membutuhkan bantuan dari Kejaksaan Agung. Tadi Prof Reda (Jamintel) dan tim sudah menyatakan akan fokus membantu," kata Dahnil di Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Langkah ini diambil sebagai upaya serius untuk menyisir dan menekan habis potensi korupsi dalam 10 proses pengadaan utama penyelenggaraan haji. Beberapa pos anggaran terbesar yang menjadi sorotan utama adalah transportasi udara, layanan syarikah, katering, hingga akomodasi jemaah selama di Arab Saudi.

Dahnil memaparkan skala masalah yang begitu besar. Dengan potensi kebocoran yang bisa menyentuh angka Rp5 triliun, upaya "bersih-bersih" ini diharapkan bisa memberikan efisiensi anggaran yang signifikan dan pada akhirnya meringankan beban jemaah.

"Dari 17 triliun total biaya penyelenggaraan haji untuk memberangkatkan 203 ribu orang, kebocoran 20 sampai 30 persen berarti hampir Rp5 triliun. Itu yang kami ingin tekan semaksimal mungkin, kalau bisa nol kebocoran," ujarnya sebagaimana dilansir kantor berita Antara.

Upaya perbaikan tata kelola ini bukan isapan jempol belaka. Dahnil memberikan contoh konkret efisiensi yang sudah berhasil dilakukan pada layanan syarikah. Melalui proses lelang yang lebih transparan dan terbuka, biaya yang tahun lalu mencapai 2.300 riyal per orang, kini berhasil ditekan menjadi 2.100 riyal.

"Pemotongan biaya syarikah ini sudah menghemat hampir Rp180 miliar. Itu tanpa pungli, tanpa manipulasi. Ini contoh konkret bahwa efisiensi bisa dilakukan jika tata kelola diperbaiki," ungkapnya.

Meskipun tantangan untuk menurunkan BPIH secara finansial tetap besar akibat fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar, Dahnil optimistis bahwa dengan menekan angka kebocoran, upaya menurunkan biaya haji akan menjadi jauh lebih realistis.

baca juga

"Kalau dari sisi finansial, menekan BPIH itu sulit karena dolar naik. Tahun ini patokan kita sudah Rp16.500, sementara tahun lalu masih Rp16.000. Tapi bila kebocoran bisa ditekan, upaya menurunkan BPIH akan jauh lebih realistis," kata dia.

Fokus utama pemerintah saat ini adalah membenahi total tata kelola haji, terutama dalam aspek transparansi pengadaan. Keterlibatan Kejaksaan Agung dipandang sebagai kunci untuk mengawal reformasi besar-besaran ini agar berjalan sesuai rencana dan arahan Presiden.

"Kami ingin memastikan BPIH turun, sesuai arahan Presiden. Dan di situlah kami memohon peran aktif Kejaksaan Agung," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telusuri Dugaan Korupsi Dana Haji, KPK Kebut Inspeksi Biro Travel di Jatim

Telusuri Dugaan Korupsi Dana Haji, KPK Kebut Inspeksi Biro Travel di Jatim

Your Say | Sabtu, 27 September 2025 | 14:10 WIB

DPR Mendesak KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Haji

DPR Mendesak KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Haji

Video | Kamis, 25 September 2025 | 07:00 WIB

Asal Muasal Uang Khalid Basalamah yang Disita Resmi Terkuak, Ini Kata KPK

Asal Muasal Uang Khalid Basalamah yang Disita Resmi Terkuak, Ini Kata KPK

Your Say | Jum'at, 19 September 2025 | 12:38 WIB

Niatnya Merakyat, Dahnil Anzar Malah Dicap Pencitraan di Hari Pertama Jadi Wamen Haji dan Umrah

Niatnya Merakyat, Dahnil Anzar Malah Dicap Pencitraan di Hari Pertama Jadi Wamen Haji dan Umrah

Entertainment | Selasa, 09 September 2025 | 17:46 WIB

Koleksi Kendaraan Pribadi Dahnil Anzar Wamen Haji, Disorot Usai Desak-desakan Naik KRL

Koleksi Kendaraan Pribadi Dahnil Anzar Wamen Haji, Disorot Usai Desak-desakan Naik KRL

Lifestyle | Selasa, 09 September 2025 | 17:12 WIB

Tak Pakai Mobil Dinas, Wamen Haji Dahnil Anzar Pilih Desak-deskan di KRL Usai Dilantik Prabowo

Tak Pakai Mobil Dinas, Wamen Haji Dahnil Anzar Pilih Desak-deskan di KRL Usai Dilantik Prabowo

News | Selasa, 09 September 2025 | 15:06 WIB

Prabowo Lantik Menteri Haji Baru! Target Berantas Korupsi dan Kartel Haji?

Prabowo Lantik Menteri Haji Baru! Target Berantas Korupsi dan Kartel Haji?

Video | Selasa, 09 September 2025 | 13:00 WIB

Terkini

Review Drama The Early Spring, Hubungan Toxic Antara Bos Dan Bawahan

Review Drama The Early Spring, Hubungan Toxic Antara Bos Dan Bawahan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:58 WIB

Anime One Piece Episode 1180 Jadi Penutup 2026, Umumkan Kembali pada 2027

Anime One Piece Episode 1180 Jadi Penutup 2026, Umumkan Kembali pada 2027

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:54 WIB

Buka Sidang Paripurna RUU APBN 2027, Puan Sebut 291 Anggota DPR Hadir dan Sisanya Izin

Buka Sidang Paripurna RUU APBN 2027, Puan Sebut 291 Anggota DPR Hadir dan Sisanya Izin

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:51 WIB

VinFast Resmi Buka Dealer di Jogja, Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik dan Targetkan 40 Persen Pasar

VinFast Resmi Buka Dealer di Jogja, Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik dan Targetkan 40 Persen Pasar

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 10:51 WIB

John Herdman Minta Suporter Penuhi SUGBK Saat Timnas Indonesia Menjamu Bangladesh

John Herdman Minta Suporter Penuhi SUGBK Saat Timnas Indonesia Menjamu Bangladesh

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:51 WIB

Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat

Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 10:49 WIB

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:45 WIB

Akademisi Hukum Said Bakhri: RUU Perampasan Aset Sebaiknya Tak Atur Illicit Enrichment

Akademisi Hukum Said Bakhri: RUU Perampasan Aset Sebaiknya Tak Atur Illicit Enrichment

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:44 WIB

×