HUT TNI 5 Oktober: Ini Daftar Lengkap Senjata Canggih Pesanan Prabowo yang Tiba 2026

Bangun Santoso

Selasa, 30 September 2025 | 18:10 WIB
HUT TNI 5 Oktober: Ini Daftar Lengkap Senjata Canggih Pesanan Prabowo yang Tiba 2026
Pesawat tempur Dassault Rafale dari Angkatan Udara Prancis saat mengudara di Jakarta, Senin (12/9/2022). (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)
baca 10 detik
  • Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, anggaran pertahanan Indonesia melonjak signifikan menjadi Rp335,2 triliun pada 2026 
  • Pada tahun 2026, TNI akan menerima sejumlah alutsista canggih dari berbagai negara
  • Kedatangan alutsista baru ini tidak hanya meningkatkan kemampuan tempur di tiga matra (darat, laut, udara), tetapi juga melibatkan transfer teknologi 

Suara.com - Era baru kekuatan militer Indonesia segera dimulai jelang HUT TNI ke-80. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah mengalokasikan anggaran pertahanan yang belum pernah terjadi sebelumnya, mencapai Rp335,2 triliun dalam RAPBN 2026.

Angka itu melonjak drastis dari outlook 2025 sebesar Rp247,5 triliun, menjadi sinyal kuat bahwa modernisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) bukan lagi sekadar wacana.

Gebrakan anggaran ini sejalan dengan jadwal kedatangan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) canggih yang akan memperkuat tiga matra TNI secara signifikan pada tahun 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari delapan prioritas kebijakan belanja negara, menegaskan fokus pemerintah pada penguatan sistem pertahanan dan keamanan nasional.

Berikut adalah daftar lengkap senjata-senjata baru yang dibeli di era Prabowo dan dijadwalkan tiba untuk mengubah wajah kekuatan militer Indonesia:

1. Jet Tempur Dassault Rafale: Si 'Maha Mampu' dari Prancis

Alutsista yang paling ditunggu-tunggu, jet tempur Rafale, akan mulai berdatangan pada awal tahun 2026. Indonesia telah meneken kontrak senilai US$ 8,1 miliar untuk mengakuisisi total 42 unit pesawat tempur omni-role generasi 4,5 ini. Rafale dikenal sebagai 'pejuang segala peran' yang mampu menjalankan misi superioritas udara, serangan strategis, hingga anti-kapal, menjadikannya tulang punggung baru pertahanan udara nasional.

2. Airbus A-400M: Raksasa Angkut Penambah Daya Gempur

Kekuatan angkut strategis TNI AU akan bertambah dengan kedatangan pesawat raksasa Airbus A-400M. Satu unit dijadwalkan tiba pada November 2025, disusul unit kedua pada kuartal pertama 2026. Bukan sekadar pesawat angkut logistik, A-400M adalah force multiplier sejati. Kemampuannya mengisi bahan bakar jet tempur lain di udara (aerial refueling) akan memperpanjang jangkauan dan daya gempur armada tempur Indonesia, termasuk Rafale dan Sukhoi.

baca juga

3. Drone Serang Anka: Mata Elang Mematikan dari Turki

Perang modern adalah perang drone. Menjawab tantangan ini, Indonesia mendatangkan 12 unit Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Anka dari Turkish Aerospace Industries (TAI) senilai US$300 juta. Drone tipe MALE (Medium-Altitude Long-Endurance) ini mampu terbang selama 24 jam di ketinggian 30.000 kaki. Enam unit di antaranya akan dirakit di dalam negeri oleh PT Dirgantara Indonesia, sebuah langkah strategis yang melibatkan transfer teknologi untuk pengembangan drone nasional.

4. T-50i Golden Eagle: Tambahan Amunisi Jet Latih Tempur

Untuk mencetak pilot-pilot tempur andal, TNI AU akan menerima tambahan enam unit jet latih tempur T-50i Golden Eagle dari Korea Selatan. Kedatangannya yang dimulai pada 2025 hingga 2026 akan melengkapi total armada menjadi 19 unit. T-50i dikenal memiliki performa yang mendekati pesawat tempur sesungguhnya, mampu melesat hingga 1.837 km/jam, menjadikannya platform ideal untuk melatih para penerbang sebelum beralih ke jet tempur utama.

5. KRI Prabu Siliwangi (321): Kapal Perang Terbesar dalam Sejarah TNI AL

Dari matra laut, TNI AL akan diperkuat oleh kehadiran KRI Prabu Siliwangi (321), sebuah kapal patroli lepas pantai kelas Thaon di Revel yang dibeli dari Italia. Dengan panjang 143 meter dan bobot penuh hingga 6.300 ton, kapal ini dinobatkan sebagai salah satu kapal perang terbesar dalam sejarah TNI AL. Dipersenjatai dengan sistem radar canggih, rudal pertahanan udara, dan meriam otomatis, KRI Prabu Siliwangi akan menjadi aset vital dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Nonton Live Streaming HUT TNI 2025 dan Panduan Acara Lengkap di Monas

Link Nonton Live Streaming HUT TNI 2025 dan Panduan Acara Lengkap di Monas

News | Selasa, 30 September 2025 | 14:19 WIB

Link Download Logo HUT TNI ke-80 Resmi untuk Poster dan Banner

Link Download Logo HUT TNI ke-80 Resmi untuk Poster dan Banner

Lifestyle | Jum'at, 26 September 2025 | 17:00 WIB

Tema dan Logo HUT TNI ke-80 2025: Ini Makna dan Filosofinya

Tema dan Logo HUT TNI ke-80 2025: Ini Makna dan Filosofinya

Lifestyle | Kamis, 25 September 2025 | 18:00 WIB

Panglima Minta Maaf, HUT TNI ke-80 di Monas Bakal Bikin Macet? Ini Skenario Pengalihan Arusnya

Panglima Minta Maaf, HUT TNI ke-80 di Monas Bakal Bikin Macet? Ini Skenario Pengalihan Arusnya

News | Rabu, 24 September 2025 | 12:04 WIB

CFD Tetap Asyik! HUT TNI ke-80 Jamin Tak Ganggu Car Free Day Jakarta, Ini Rutenya

CFD Tetap Asyik! HUT TNI ke-80 Jamin Tak Ganggu Car Free Day Jakarta, Ini Rutenya

News | Senin, 22 September 2025 | 20:27 WIB

Anggaran Jumbo Pertahanan RI Rp187,1 Triliun, Panglima TNI: Senjata Canggih Itu Sangat Mahal

Anggaran Jumbo Pertahanan RI Rp187,1 Triliun, Panglima TNI: Senjata Canggih Itu Sangat Mahal

News | Minggu, 21 September 2025 | 16:43 WIB

Panglima TNI Beberkan Alasan TNI Tambah Alutsista Baru, 'Harimau Besi' yang Mengerikan!

Panglima TNI Beberkan Alasan TNI Tambah Alutsista Baru, 'Harimau Besi' yang Mengerikan!

News | Minggu, 21 September 2025 | 20:05 WIB

Terkini

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

×