Kapuk Dimekarkan Jadi Tiga Kelurahan, Kantor Lurah Baru Dibangun 2027

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 30 September 2025 | 20:30 WIB
Kapuk Dimekarkan Jadi Tiga Kelurahan, Kantor Lurah Baru Dibangun 2027
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi memekarkan Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi tiga wilayah baru. Hal ini disampaikan Prmaono di Jakarta, Selasa (30/9/2025). [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • Kelurahan Kapuk resmi dimekarkan menjadi tiga wilayah administrasi
  • Wali Kota Jakarta Barat  kini tengah mengusulkan lahan dan menyusun perencanaan pembangunan.
  • Pemekaran Kapuk menjadi tiga kelurahan ditetapkan dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 850 Tahun 2025.

Suara.com - Kelurahan Kapuk resmi dimekarkan menjadi tiga wilayah administrasi, yakni Kelurahan Kapuk (induk), Kelurahan Kapuk Timur, dan Kelurahan Kapuk Selatan. Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan dua kantor kelurahan baru rampung pada 2027 mendatang.

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto menyampaikan, pihaknya kini tengah mengusulkan lahan dan menyusun perencanaan pembangunan. Targetnya, kedua kantor baru ini bisa segera difungsikan bersamaan dengan peringatan lima abad Jakarta.

"Mudah-mudahan di lima abad Jakarta sudah selesai. Pokoknya 2027, sebagaimana yang disampaikan Pak Gub dalam rapim, insyaallah 22 Juni sudah selesai kelurahan Kapuk Selatan dan Kapuk Timur," kata Uus di Kantor Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat, Selasa (30/9/2025).

Rencananya, Kantor Kelurahan Kapuk Timur akan dibangun di atas lahan bekas Kantor Suku Dinas KPKP Jakarta Barat dengan luas 5.094 meter persegi di Jalan Peternakan Raya. Sementara itu, Kantor Kelurahan Kapuk Selatan akan menggunakan lahan milik Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat seluas 1.503 meter persegi di Jalan Melati.

"Terkait dengan kebutuhan sumber daya manusia, nanti disesuaikan dengan koefisien. Jadi diperkirakan satu kelurahan 15 personil. Mungkin nanti dibahas secara detail lagi di Biro Organisasi," ujar Uus.

Selain pembangunan kantor lurah, Pemkot Jakarta Barat juga mengungkap sejumlah fasilitas lain yang masih dibutuhkan warga di kelurahan hasil pemekaran. Salah satunya adalah puskesmas di Kelurahan Kapuk Selatan dan pos pemadam kebakaran di ketiga wilayah.

"Jadi seandainya mungkin nanti akan dibangun ada tiga Pos Damkar, baik itu di Kelurahan Kapuk, Kapuk Selatan, dan Kapuk Timur," tutur Uus.

Pemekaran Kapuk menjadi tiga kelurahan ditetapkan dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 850 Tahun 2025 yang diteken Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada 23 September 2025.

Sebelum dimekarkan, Kelurahan Kapuk memiliki jumlah penduduk mencapai 174.349 jiwa dengan 221 RT dan 16 RW. Angka ini disebut bisa mencapai tiga kali lipat lebih besar dibanding kelurahan lain di Jakarta.

baca juga

Dengan luas wilayah 572,62 hektare dan kepadatan 34.014 jiwa per kilometer persegi, beban pelayanan publik di Kapuk kerap disebut terlalu berat. Karena itu, pemekaran dilakukan untuk memperluas akses pelayanan masyarakat.

Setelah pemekaran, Kelurahan Kapuk (induk) akan menampung 59.176 jiwa di 52 RT dan 3 RW. Sementara Kelurahan Kapuk Timur memiliki 36.203 jiwa di 68 RT dan 6 RW, serta Kelurahan Kapuk Selatan mencapai 75.998 jiwa di 101 RT dan 8 RW.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Penduduknya Kebanyakan, Gubernur Pramono Mekarkan Kapuk Jadi Tiga Kelurahan

Jumlah Penduduknya Kebanyakan, Gubernur Pramono Mekarkan Kapuk Jadi Tiga Kelurahan

News | Selasa, 30 September 2025 | 20:24 WIB

Detik-detik Veloz Tabrak Toko Buah Segar! Pengemudi Wanita 41 Tahun Jadi Sorotan

Detik-detik Veloz Tabrak Toko Buah Segar! Pengemudi Wanita 41 Tahun Jadi Sorotan

News | Selasa, 30 September 2025 | 20:14 WIB

Pemprov Jakarta Siagakan 1.200 Pompa Hadapi Ancaman Hujan Ekstrem Dua Hari ke Depan

Pemprov Jakarta Siagakan 1.200 Pompa Hadapi Ancaman Hujan Ekstrem Dua Hari ke Depan

News | Selasa, 30 September 2025 | 17:45 WIB

Terkini

Telkom Akses Tingkatkan Kompetensi SDM Digital di Wilayah 3T melalui Program CSR Fiber Academy

Telkom Akses Tingkatkan Kompetensi SDM Digital di Wilayah 3T melalui Program CSR Fiber Academy

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:50 WIB

Jelang Muktamar NU, Gus Irfan Minta Tak Ada Money Politics dan Campur Tangan Parpol

Jelang Muktamar NU, Gus Irfan Minta Tak Ada Money Politics dan Campur Tangan Parpol

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:49 WIB

Prabowo dan Presiden Belarus Sepakati Peta Jalan Kerja Sama 20262030

Prabowo dan Presiden Belarus Sepakati Peta Jalan Kerja Sama 20262030

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:45 WIB

Penantian 50 Tahun! Lahan Bumi Tridharma Pondok Labu Akhirnya Diusulkan Masuk Skema TORA

Penantian 50 Tahun! Lahan Bumi Tridharma Pondok Labu Akhirnya Diusulkan Masuk Skema TORA

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:44 WIB

Richard Lee Klaim Lolos Sidang Etik, Dakwaan Pidana Tetap Bergulir

Richard Lee Klaim Lolos Sidang Etik, Dakwaan Pidana Tetap Bergulir

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:30 WIB

Divonis 10 Tahun, Akankah Nadiem Dapat Amnesti dari Prabowo?

Divonis 10 Tahun, Akankah Nadiem Dapat Amnesti dari Prabowo?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:27 WIB

Percepat Pembangunan Huntap, Kasatgas Tito Dukung Penggunaan Dana Siap Pakai BNPB

Percepat Pembangunan Huntap, Kasatgas Tito Dukung Penggunaan Dana Siap Pakai BNPB

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:22 WIB

'Saya Malu', Pengakuan Gus Irfan soal Kondisi NU Jelang Muktamar 2026

'Saya Malu', Pengakuan Gus Irfan soal Kondisi NU Jelang Muktamar 2026

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:15 WIB

Rapor Merah 80 Tahun Polri: Berkhidmat pada Kekuasaan, Bukan Rakyat

Rapor Merah 80 Tahun Polri: Berkhidmat pada Kekuasaan, Bukan Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:11 WIB

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:59 WIB

×