Cucu Mahfud MD Jadi Korban, Pakar Sebut Keracunan MBG Bukti Kegagalan Sistemik Total

Chandra Iswinarno | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 01 Oktober 2025 | 19:22 WIB
Cucu Mahfud MD Jadi Korban, Pakar Sebut Keracunan MBG Bukti Kegagalan Sistemik Total
Ilustrasi pelajar keracunan massal usai menyantap menu BMG yang dihidangkan.
  • Cucu Mahfud MD jadi korban, buktikan keracunan MBG tak pandang bulu.

  • Pakar sebut ini bukti kegagalan sistemik, bukan lagi kecelakaan lokal.

  • Standar lemah dari hulu ke hilir menjadi biang keladi utama krisis.

Suara.com - Krisis keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menembus 'benteng elite' setelah mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, mengakui cucunya di Yogyakarta turut menjadi korban.

Insiden tersebut, menurut pakar kesehatan, menjadi sinyal paling kuat bahwa masalah ini bukan lagi sekadar kecelakaan lokal, melainkan sebuah kegagalan sistemik yang bisa menjangkau siapa saja.

Pakar kesehatan masyarakat, Dicky Budiman, menegaskan bahwa kejadian ini membuktikan prinsip epidemiologis dari penyakit bawaan makanan (foodborne disease).

"Secara prinsip epidemiologis, ya penyakit termasuk penyakit foodborne disease, bawaan makanan itu dia demokratis, dia tidak pilih-pilih menyerang siapa saja yang terpapar oleh batch yang terkontaminasi terlepas dari status sosial," kata Dicky kepada Suara.com, Rabu (1/10/2025).

Menurut Dicky, fakta bahwa cucu seorang tokoh nasional menjadi korban mengeliminasi narasi bahwa insiden ini hanya terjadi di daerah terpencil dengan pengawasan minim.

Ini membuktikan adanya risiko skala batch (batch-wide risk), di mana jika satu batch makanan terkontaminasi, semua orang yang mengonsumsinya—tanpa terkecuali—berisiko jatuh sakit.

Ia menyoroti kegagalan total dalam kontrol mutu dari hulu hingga hilir, yang mencakup standar yang lemah, audit yang tidak konsisten, kepatuhan vendor yang goyah, serta lambatnya mekanisme penarikan produk (recall) ketika insiden sudah terdeteksi.

Solusi Sistemik

Sebagai langkah penanganan segera, Dicky kembali menekankan perlunya intervensi di level kebijakan.

Menurutnya, Badan Gizi Nasional (BGN) seharusnya memiliki posisi setingkat Direktur Gizi dengan kewenangan penuh untuk menetapkan standar menu dan keamanan.

Selain itu, ia mendesak adanya harmonisasi standar bagi semua vendor sebagai syarat mutlak untuk berpartisipasi dalam program ini.

"Termasuk juga pelatihan nasional untuk menjamah pangan sekolah, ada juga surveillance KLB pangannya, dan juga komunikasi risiko yang diterapkan dengan tepat, empatik, dan juga transparan," katanya.

Sebelumnya, Mahfud MD menceritakan kronologi insiden yang menimpa cucu dan cucu dari keponakannya yang keracunan MBG, melalui video pada kanal YouTube pribadinya. 

Epidemiolog Universtas GriffithAustralia Dicky Budiman. [Antara]
Epidemiolog Universtas GriffithAustralia Dicky Budiman. [Antara]

Dia mengungkapkan kalau kejadian itu bermula ketika delapan siswa dalam satu kelas, termasuk salah satu cucunya, serempak mengalami muntah-muntah hebat setelah makan siang.

“Cucu ponakan ya. Saya punya ponakan, ponakan saya tuh punya anak namanya Iksan. Makan siang gratis, lalu satu kelas itu delapan orang langsung muntah-muntah,” jelas Mahfud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung Sorotan Negatif Program MBG di Media Sosial, DPR Desak Pemulihan Kepercayaan Publik

Singgung Sorotan Negatif Program MBG di Media Sosial, DPR Desak Pemulihan Kepercayaan Publik

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:22 WIB

Dapur MBG Penyebab Keracunan di SDN Gedong Tak Bersertifikat, Komnas PA Tuntut Tanggung Jawab Hukum

Dapur MBG Penyebab Keracunan di SDN Gedong Tak Bersertifikat, Komnas PA Tuntut Tanggung Jawab Hukum

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:14 WIB

22 Siswa SDN 01 Gedong Diduga Keracunan MBG, Pramono Anung Enggan Berkomentar

22 Siswa SDN 01 Gedong Diduga Keracunan MBG, Pramono Anung Enggan Berkomentar

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:08 WIB

Terkini

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB