Sebut Kasus Kepsek SMAN 1 Cimarga Aniaya Murid Merokok Unik, Rocky Gerung Bilang Begini

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 15 Oktober 2025 | 14:32 WIB
Sebut Kasus Kepsek SMAN 1 Cimarga Aniaya Murid Merokok Unik, Rocky Gerung Bilang Begini
Sebut Kasus Kepsek SMAN 1 Cimarga Aniaya Murid Merokok Unik, Rocky Gerung Bilang Begini
baca 10 detik
  • Tindakan kekerasan Kepsek SMAN 1 Cimarga terhadap murid yang merokok ikut disorot oleh Rocky Gerung.
  • Menuruntya, fenomena ini terbilang unik karena ada dua kubu, yakni dukungan netizen yang tindakan kepsek dan aksi mogok belajar dari para murid imbas rekannya mendapat perlakuan kasar.
  •  Rocky menganggap

Suara.com - Aksi Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Cimarga, Banten, Dini Fitria yang menganiaya seorang murid yang merokok di lingkungan sekolah turut disorot pengamat politik, Rocky Gerung. Terlebih, tindakan kekerasan sang Kepsek memicu gelombang protes dari para siswa untuk mogok belajar.

Fenomena kasus tersebut dianggap Rocky Gerung sebagai peristiwa yang unik. Pasalnya, Rocky justru menyoroti aksi mogok belajar para siswa dan adanya dukungan publik setelah kasus Kepsek SMAN 1 Cimarga menganiaya murid merokok viral di media sosial.

"Unik artinya harus diterangkan sebagai satu kasus. Karena seorang guru menendang murid yang ketahuan merokok. Padahal ada aturan bahwa dilarang merokok. Dilarang merokok, ada sanksinya itu. Tetapi bukan itu masalahnya," ujar Rocky Gerung dalam siniar terbarunya yang tayang di Youtube pada Rabu (15/10/2025).

"Masalahnya kemudian netizen mem-bully si murid yang didukung oleh teman-temannya menganggap bahwa tindakan itu adalah tindakan yang tidak pedagogis," sambungnya.

Spanduk protes Siswa SMAN 1 Cimarga, Lebak, Banten. [Tangkapan layar akun IG]
Spanduk protes Siswa SMAN 1 Cimarga, Lebak, Banten. [Tangkapan layar akun IG]

Menyikapi fenomena kasus ini, Rocky juga menyinggung soal peribahasa "guru kencing berdiri, murid kencing berlari" yang artinya perilaku buruk pemimpin atau panutan akan ditiru dan bahkan dilebih-lebihkan oleh pengikutnya.

"Itu kan guru tidak boleh menendang murid kan. Berlaku prinsip guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Guru kencing berlari, murid mengencingi guru pada akhirnya begitu tuh," ujar Rocky.

Rocky mengaku dirinya tidak membenarkan segala bentuk kekerasan termasuk soal kasus Kepsek Dini Fitria yang menganiaya muridnya usai kepergok merokok di lingkungan sekolah.

"Jadi saya ingin luruskan bahwa tidak boleh ada tindakan kekerasan dari guru pada murid," ujarnya.

Selain itu, pendiri Tumbuh Institute turut menyebut ada kesalahan berpikir terkait dukungan netizen kepada kepsek soal imbas adanya aksi mogok belajar ratusan siswa SMAN 1 Cimarga.

baca juga

Rocky menganggap jika tindakan protes para murid itu hanya semata-mata membela hak rekannya yang dianiaya kepsek pasca kepergok merokok.

"Jadi kadangkala kita terjebak pada semacam suasana, woh dia merokok berarti dia gurunya benar harus ditendang. Tidak, dia salah merokok. Tetapi yang dibela oleh teman-temannya adalah hak si murid itu untuk tidak disiksa oleh si guru, itu intinya," ujarnya.

Lebih lanjut, Rocky menganggap tindakan kekerasan yang dilakukan Kepsek dan aksi sang murid yang merokok sama-sama tidak bisa dibenarkan.

"Tentu saja murid-muridnya tahu bahwa dia merokok itu salah. Tetapi tindakan lebih salah lagi yaitu tindakan si guru yang menendang si murid. Ini satu soal yang menunjukkan bahwa kemarahan massal itu bisa tanpa kelurusan berpikir lagi," ujarnya.

Menurutnya, untuk para murid seharusnya tetap menaati aturan-aturan yang berlaku di sekolah. Sementara, pihak sekolah termasuk guru dan kepala sekolah dilarang melakukan tindakan kekerasan jika menemukan murid yang melanggar aturan.

"Jadi kita mesti tahu bahwa setiap tindakan yang sudah diatur di dalam peraturan sekolah ya jalankan aja kan mau dikeluar-in kek muridnya itu soal disiplin. Tetapi kekerasan tidak boleh ditunjukkan, dipamerkan, apalagi diperlihatkan secara kasar di depan teman-temannya," ujar Rocky.

Diketahui, buntut kasus penganiayan terhadap murid yang merokok, Dini Fitria kini dinonaktifkan dari jabatan Kepsek SMAN 1 Cimarga. Selain itu, Dini Fitria juga dilaporkan ke polisi oleh orang tua murid yang diduga ditampar karena kepergok merokok di sekolah. 

Meski sempat terjadi mogok belajar, kekinian para siswa SMAN 1 Cimarga dilaporkan telah kembali mengikuti kegiatan belajar-mengajar di sekolah. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Protes Acara Trans7, Roy Murtadho Skakmat Gus Yahya 'Tiarap' Bicara Isu Ini: Mana Suara Anda?

Imbas Protes Acara Trans7, Roy Murtadho Skakmat Gus Yahya 'Tiarap' Bicara Isu Ini: Mana Suara Anda?

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 11:56 WIB

Duga Hina Ponpes Lirboyo Demi Rating, Gus Nadir Semprot Bos Trans7 Andi Chairil: Jahat Sekali Anda!

Duga Hina Ponpes Lirboyo Demi Rating, Gus Nadir Semprot Bos Trans7 Andi Chairil: Jahat Sekali Anda!

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 17:53 WIB

Hari Kedua, SMAN 1 Cimarga Putar Otak Hadapi Aksi Mogok Belajar Imbas Kepsek Tampar Siswa Merokok

Hari Kedua, SMAN 1 Cimarga Putar Otak Hadapi Aksi Mogok Belajar Imbas Kepsek Tampar Siswa Merokok

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 15:31 WIB

Heboh Siswa Curhat Dianiaya karena Merokok, Publik Dukung Kepsek SMAN 1 Cimarga: Gen Z Meresahkan!

Heboh Siswa Curhat Dianiaya karena Merokok, Publik Dukung Kepsek SMAN 1 Cimarga: Gen Z Meresahkan!

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 11:17 WIB

Terkini

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

×