Pemulihan Cikande: 558 Ton Material Radioaktif Berhasil Diangkut Satgas Cesium-137

Bimo Aria Fundrika

Senin, 03 November 2025 | 17:40 WIB
Pemulihan Cikande: 558 Ton Material Radioaktif Berhasil Diangkut Satgas Cesium-137
Tim Khusus Pelaksana melakukan dekontaminasi terhadap temuan yang tercemar radiasi Cesium-137 (Cs-137) di Kawasan Industri Modern Cikande. [ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/nym]
baca 10 detik
    • Satgas Cesium-137 yang melibatkan TNI, Polri, BRIN, dan Bapeten berhasil mengangkut lebih dari 558 ton material terkontaminasi dari kawasan industri dan permukiman di Cikande.
    • Pemeriksaan terhadap 36.769 kendaraan menunjukkan tidak ada lagi jejak paparan radioaktif sejak 17 Oktober 2025.
    • Pemerintah telah merelokasi 27 keluarga terdampak ke lokasi aman dan terus melakukan pemantauan rutin untuk memastikan kawasan benar-benar bebas radiasi.

Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Cesium-137 di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, terus berpacu membersihkan jejak radiasi dari kawasan industri dan pemukiman setempat. 

Operasi ini melibatkan Tim Nubika Zeni TNI AD dan KBRN Gegana Brimob Polri, yang siang malam memindahkan material berbahaya ke lokasi penyimpanan aman

Setelah berminggu-minggu bekerja di bawah pengawasan ketat, tim gabungan berhasil mengangkut lebih dari 558 ton material uruk dan puing logam yang terkontaminasi zat radioaktif.

ist
ist

Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Rasio Ridho Sani, menjelaskan bahwa seluruh proses dekontaminasi dijalankan dengan prosedur keamanan tertinggi. 

“Petugas Proteksi Radiasi (PPR) dari BRIN dan Bapeten mengendalikan langsung setiap langkah pembersihan. Keselamatan masyarakat dan pekerja menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/10/2025).

Hingga saat ini, total material yang telah dipindahkan mencapai 275,87 meter kubik dari area pabrik dan zona merah sekitar permukiman.

Pengawasan juga dilakukan di luar area industri untuk memastikan tidak adanya paparan baru. Sebanyak 36.769 kendaraan yang keluar-masuk kawasan diperiksa menggunakan alat Radiation Portal Monitoring (RPM).

Sejak 17 Oktober 2025, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada lagi kendaraan yang membawa jejak Cesium-137. Pemerintah menyebut hasil ini sebagai tanda positif bahwa penyebaran radioaktif mulai mereda.

Selain pembersihan dan pengawasan, Satgas juga memastikan keselamatan warga yang tinggal di zona terdampak. Sebelum direlokasi, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas setempat untuk memastikan tidak ada efek paparan radiasi. 

baca juga

Pada relokasi tahap pertama, 19 keluarga dipindahkan sementara ke rumah kontrakan di Kampung Sukarame pada Rabu (22/10). Tahap kedua dilakukan pada Minggu (26/10), memindahkan 8 keluarga dari Kampung Barengkok ke Kampung Bunian, Desa Sukatani.

Rasio menyebut, proses relokasi ini merupakan bagian penting dari mitigasi risiko agar tidak ada warga yang kembali beraktivitas di wilayah berpotensi terkontaminasi. Ia juga menekankan bahwa kegiatan pembersihan dan pemantauan masih terus dilakukan secara berkala untuk memastikan kawasan benar-benar aman.

“Kemajuan penanganan kontaminasi ini menunjukkan keseriusan dan komitmen pemerintah melalui Satgas, kami mengapresiasi dukungan dan kerjasama seluruh pihak, warga serta pihak lainnya, dalam mendukung mitigasi dan percepatan dekontaminasi ini,” pungkas Rasio.

Bagi warga Cikande, pemulihan tempat hidup mereka bukan hanya soal memindahkan material berbahaya, namun juga memulihkan rasa aman yang sempat hilang setelah berminggu-minggu hidup dalam ketakutan. Mereka kini berharap langit Cikande benar-benar bersih bukan cuma dari radiasi, tapi juga dari kelalaian manusia.

Penulis: Muhamad Ryan Sabiti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Dievakuasi, Ancaman Belum Usai: Risiko Kesehatan Kontaminasi Cs-137

Setelah Dievakuasi, Ancaman Belum Usai: Risiko Kesehatan Kontaminasi Cs-137

Your Say | Senin, 27 Oktober 2025 | 20:48 WIB

91 Orang Kembali Dievakuasi dari Zona Merah Kontaminasi Cesium-137 Cikande

91 Orang Kembali Dievakuasi dari Zona Merah Kontaminasi Cesium-137 Cikande

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 08:32 WIB

Radiasi Cs-137 di Cikande Berhasil Dinetralisir

Radiasi Cs-137 di Cikande Berhasil Dinetralisir

Foto | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 18:56 WIB

Terkini

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

×