Tito Karnavian: Rp210 T untuk Hidupkan Ekonomi Desa Lewat Kopdeskel Merah Putih

Galih Prasetyo

Senin, 03 November 2025 | 19:00 WIB
Tito Karnavian: Rp210 T untuk Hidupkan Ekonomi Desa Lewat Kopdeskel Merah Putih
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah untuk mengevaluasi tunjangan perumahan DPRD. Pernyataan ini disampaikan Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2025). [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Program Kopdeskel Merah Putih menjadi motor ekonomi baru di desa dan daerah.
  • Pemberdayaan ekonomi rakyat menjadi fokus utama, bukan sekadar pembangunan fisik.
  • Pendataan aset daerah menjadi kunci sukses realisasi program.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan program Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih akan menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat desa dan daerah.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp210 triliun yang akan disalurkan ke daerah paling lambat Februari 2026.

Menurut Tito, dana jumbo tersebut bukan sekadar proyek pembangunan koperasi rakyat, tetapi akan memberi dampak langsung pada ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas belanja sejak awal tahun.

“Biasanya awal tahun belanja daerah lamban karena dana belum turun dan kegiatan baru dilelang. Dengan Rp210 triliun yang cair di awal, ekonomi daerah bisa langsung bergerak,” ujar Tito dalam keterangan resminya, Senin (1/11/2025).

Padat Karya dan Efek Berganda

Dana capex itu akan digunakan untuk membangun gerai dan fasilitas Kopdeskel Merah Putih di seluruh Indonesia.

Pembangunan dilakukan dengan sistem padat karya, memanfaatkan tenaga kerja dan sumber daya lokal agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Program ini memberi efek berganda, terutama bagi daerah yang masih menyesuaikan diri dengan pengalihan Transfer ke Daerah (TKD) dan masih mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Tito.

Ia menambahkan, keberadaan Kopdeskel Merah Putih akan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan, sekaligus membantu kepala daerah mencapai indikator kinerja utama (KPI) seperti penurunan kemiskinan, pengangguran, dan gini ratio, serta pengendalian inflasi.

baca juga

Lawan Tengkulak dan Rentenir

Lebih jauh, Tito menegaskan bahwa Kopdeskel Merah Putih juga dirancang untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada tengkulak dan rentenir, memperkuat ketahanan pangan, dan membuka peluang usaha lokal secara merata.

“Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Kepala daerah akan diuntungkan karena dampaknya langsung ke kesejahteraan warga,” tegasnya.

Tantangan: Pendataan Aset Daerah

Untuk merealisasikan program ini, Kemendagri meminta seluruh pemerintah daerah segera mendata aset lahan atau bangunan yang bisa digunakan untuk pembangunan Kopdeskel Merah Putih.

Hingga kini, dari 75.266 desa, baru 5.339 desa (7%) yang memiliki data aset, dan dari 514 kabupaten/kota, hanya 15 daerah (3%) yang telah melaporkan. Tito menegaskan pendataan aset menjadi syarat utama pencairan dana Rp210 triliun tersebut.

“Pendataan harus jadi prioritas. Kepala daerah perlu membentuk satgas dan berkoordinasi dengan sekda, dinas pemerintahan desa, serta dinas koperasi,” ujarnya.

Pengawasan Ketat dan Insentif Rp5 Miliar

Kemendagri juga telah menyiapkan tim supervisi yang dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto untuk memantau progres setiap dua hari sekali dan melakukan evaluasi mingguan.

Daerah dengan kinerja terbaik akan mendapatkan insentif tambahan sebesar Rp5 miliar pada Februari 2026.

Tito menegaskan, lahan yang akan digunakan harus memenuhi empat kriteria, status hukum jelas (aset desa, aset pemda, atau hibah), luas minimal 1.000 meter persegi, lokasi strategis dan mudah diakses publik dan bebas dari risiko bencana alam.

Daerah Mulai Bergerak

Sejumlah daerah mulai menunjukkan dukungan terhadap program ini.
Di Aceh Barat, pemerintah kabupaten sedang menyiapkan lahan untuk 16 Kopdeskel prioritas tahap awal.

Sementara itu, di Kabupaten Mappi, Papua Selatan, pemda berencana membangun 7 hingga 8 Kopdeskel Merah Putih setelah proses pemetaan aset selesai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makna Arahan Mendagri Tito Karnavian Soal Dukungan Pemda Terhadap PSN

Makna Arahan Mendagri Tito Karnavian Soal Dukungan Pemda Terhadap PSN

News | Minggu, 02 November 2025 | 19:25 WIB

Mendagri Tito Minta Pemda Segera Lakukan Sinkronisasi Program, Agar Tak Boros Anggaran

Mendagri Tito Minta Pemda Segera Lakukan Sinkronisasi Program, Agar Tak Boros Anggaran

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:57 WIB

Mendagri Tito Karnavian Buka-bukaan, Ini Biang Kerok Ekonomi 2 Daerah Amblas!

Mendagri Tito Karnavian Buka-bukaan, Ini Biang Kerok Ekonomi 2 Daerah Amblas!

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 21:45 WIB

Harga Telur Naik Gara-gara MBG, Mendagri Tito: Artinya Positif

Harga Telur Naik Gara-gara MBG, Mendagri Tito: Artinya Positif

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 19:55 WIB

Teka-Teki Penundaan Rakor Sekda Terungkap! Tito Karnavian Beberkan 2 Alasan Utama

Teka-Teki Penundaan Rakor Sekda Terungkap! Tito Karnavian Beberkan 2 Alasan Utama

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 18:18 WIB

Terkini

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

×