Mendagri Tito Karnavian Buka-bukaan, Ini Biang Kerok Ekonomi 2 Daerah Amblas!

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 27 Oktober 2025 | 21:45 WIB
Mendagri Tito Karnavian Buka-bukaan, Ini Biang Kerok Ekonomi 2 Daerah Amblas!
Mendagri Tito Karnavian di Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (27/10/2025). (Suara.com/Fakhri)
  • Dua daerah, Papua Tengah dan NTB, catat pertumbuhan ekonomi negatif.

  • Aktivitas tambang Freeport dan smelter Amman yang mandek menjadi pemicu utama.

  • Mendagri usulkan relaksasi ekspor mineral sementara untuk dongkrak ekonomi daerah.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkap penyebab dua daerah mengalami pertumbuhan ekonomi negatif.

Keduanya adalah Papua Tengah dan Nusa Tenggara Barat (NTB), yang disebut terdampak langsung oleh mandeknya aktivitas industri tambang dan pembangunan smelter.

Tito menyebut Papua Tengah mencatat pertumbuhan ekonomi minus 0,9 persen. Menurutnya, kondisi itu tak lepas dari terhentinya ekspor mineral akibat insiden di kawasan tambang Freeport.

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor)  Pengendalian Inflasi Daerah Dirangkaikan dengan Program Koperasi Desa Merah Putih dan Program Tiga Juta Rumah bersama Sekretaris Daerah (Sekda) se-Indonesia di Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (27/10/2025).

“Yang terendah itulah Papua Tengah minus pertumbuhan ekonominya, minus 0,9 persen. Dan itu problemnya pasti urusan Freeport, kan? Iya. Karena Freeport, ekspor apa koper, tembaga, silver, dan gold, semua terhenti karena ada smelter yang terbakar. Dan kemarin ada longsor di underground Freeport di Grasberg. Sehingga akibatnya ekspornya berkurang,” kata Tito.

Selain Papua Tengah, NTB juga mengalami penurunan dengan angka minus 0,82 persen.

Tito menegaskan kondisi itu bukan kesalahan pemerintah daerah, melainkan akibat belum rampungnya pembangunan fasilitas pengolahan hasil tambang.

“NTB minus 0,82 persen. Ada NTB? Ada Sekdanya? Hadir, jangan malu-malu berdiri, Pak. Bapak nggak diganti karena urusan ini. Karena masalahnya udah tahu,” ujar Tito.

Ia menjelaskan, permasalahan utama di NTB adalah proyek smelter milik PT Amman yang belum selesai dibangun. Akibatnya, ekspor mineral logam belum bisa dilakukan.

“Masalahnya PT Amman itu harus membangun smelter, kan? Membangun smelter untuk emas, tembaga, tapi kemudian smelternya belum selesai dibangun, produksinya berjalan, di-stop untuk di-export,” jelas Tito.

Tito mengatakan, dirinya telah berkoordinasi dengan Menteri ESDM dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia untuk mempertimbangkan relaksasi ekspor sementara.

Langkah ini diharapkan bisa menjaga pergerakan ekonomi daerah agar tidak terus merosot.

“Itu yang saya sampaikan kepada Menteri ESDM Pak Bahlil apa mungkin dilakukan relaksasi dulu? Supaya smelternya sebelum jalan boleh di-export dulu. Sehingga ada pemasukan negara pertumbuhan ekonominya jangan sampai minus,” katanya.

Selain Papua Tengah dan NTB, Tito juga menyoroti Papua Barat yang mencatat minus 0,23 persen akibat gangguan di sektor gas.

Ia menyebut kondisi tersebut terjadi karena aktivitas di Teluk Bintuni menurun.

“Papua Barat minus 0,23 persen. Ada Papua Barat? Pak Ali, Bapak Mantan Pj gubernur. Ini problemnya ini, ya Teluk Bintuni kan? Oke, ini masalah gas,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teka-Teki Penundaan Rakor Sekda Terungkap! Tito Karnavian Beberkan 2 Alasan Utama

Teka-Teki Penundaan Rakor Sekda Terungkap! Tito Karnavian Beberkan 2 Alasan Utama

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 18:18 WIB

Prabowo Tak Happy, Mendagri Setrap Pejabat Bojonegoro Gegara Realisasi Belanja Rendah: Jangan Bohong

Prabowo Tak Happy, Mendagri Setrap Pejabat Bojonegoro Gegara Realisasi Belanja Rendah: Jangan Bohong

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 13:43 WIB

Biar Talas dan Sagu Tak Dianggap Makanan Kelas Bawah, Mendagri Minta Daerah Gandeng Ahli Kuliner

Biar Talas dan Sagu Tak Dianggap Makanan Kelas Bawah, Mendagri Minta Daerah Gandeng Ahli Kuliner

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 12:22 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB