Laka Maut Bus PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Komisi V Minta Investigasi: Apa Ada Kelalaian?

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 22 Desember 2025 | 15:51 WIB
Laka Maut Bus PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Komisi V Minta Investigasi: Apa Ada Kelalaian?
Penanganan insiden kecelakaan bus di Km 419 A Simpang Susun Krapyak, Jalan Tol Batang-Semarang, Jateng, Senin (22/12/2025). (ANTARA/HO-Jasa Marga)
  • Anggota Komisi V DPR Irmawan menuntut investigasi menyeluruh atas kecelakaan bus PO Cahaya Trans di Semarang yang menewaskan 16 orang.
  • Investigasi harus mencakup kelayakan teknis bus, kondisi pengemudi, dan hasil olah TKP untuk mencari penyebab kecelakaan.
  • Operator bus diminta kooperatif memberikan semua data agar faktor kelalaian, termasuk kecepatan berlebih, dapat diungkap.

Suara.com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Irmawan, meminta dilakukan investigasi menyeluruh terkait kecelakaan bus PO Cahaya Trans yang menewaskan 16 orang di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah

Menurutnya, hasil investigasi menjadi langkah krusial untuk mencegah terulangnya kecelakaan lalu lintas, khususnya di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur panjang Natal dan Tahun Baru.

“Kami turut berduka cita dan prihatin atas kecelakaan yang menewaskan 16 orang ini. Kami meminta agar investigasi dilakukan secara menyeluruh dan transparan, untuk mengetahui penyebab kecelakaan, apakah terdapat unsur kelalaian, serta siapa pihak yang harus bertanggung jawab,” ujar Irmawan kepada wartawan, Senin (22/12/2025).

Ia menegaskan, investigasi tidak boleh dilakukan secara parsial. Pemeriksaan harus mencakup kelayakan teknis kendaraan, termasuk usia bus, kondisi mesin, sistem pengereman, serta riwayat uji KIR.

Selain itu, kondisi pengemudi juga harus menjadi perhatian utama.

“Perlu ditelusuri apakah bus tersebut benar-benar memenuhi standar laik jalan. Kondisi sopir juga harus diperiksa secara mendalam, mulai dari jam kerja, waktu istirahat, hingga kemungkinan mengemudi dalam keadaan kelelahan atau kurang tidur. Faktor human error sering kali berawal dari pengemudi yang tidak dalam kondisi prima,” tegasnya.

Irmawan juga meminta aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara komprehensif untuk mengetahui apakah terdapat unsur pelanggaran, seperti kecepatan berlebih atau cara mengemudi yang membahayakan keselamatan penumpang.

“Kami minta ditelusuri apakah kendaraan melaju melebihi batas kecepatan yang diizinkan atau terdapat indikasi mengemudi secara ugal-ugalan. Semua itu dapat dibuktikan melalui olah TKP dan pemeriksaan teknis kendaraan,” ujarnya.

Irmawan menekankan pentingnya sikap kooperatif dari pihak operator bus selama proses investigasi berlangsung.

Ia mengingatkan agar tidak ada informasi yang ditutup-tutupi karena keselamatan publik adalah kepentingan utama.

“Pihak PO bus harus kooperatif dan terbuka. Jangan ada yang disembunyikan. Semua data dan informasi sangat dibutuhkan agar penyebab kecelakaan dapat diungkap secara jelas dan menyeluruh,” katanya.

Tim SAR gabungan mengevakuasi para penumpang bus PO Cahaya Trans yang mengalami kecelakaan di ruas simpang susun exit tol Krapyak Kota Semarang, Senin (22/12/2025) dini hari. (Basarnas Semarang)
Tim SAR gabungan mengevakuasi para penumpang bus PO Cahaya Trans yang mengalami kecelakaan di ruas simpang susun exit tol Krapyak Kota Semarang, Senin (22/12/2025) dini hari. (Basarnas Semarang)

Selain itu ia juga meminta seluruh operator angkutan umum, khususnya PO bus, untuk benar-benar mematuhi standar kelayakan operasional sebelum menjalankan layanan transportasi.

Dengan meningkatnya jumlah penumpang pada musim liburan, aspek keselamatan tidak boleh dikompromikan.

“Kami menegaskan agar seluruh PO bus patuh terhadap ketentuan keselamatan dan standar operasional. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama tanpa kompromi dalam bentuk apa pun,” pungkasnya.

Kecelakaan di Semarang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melaju Kencang di Tikungan Tajam, 7 Fakta Kecelakaan Maut Bus PO Cahaya Trans di Exit Tol Semarang

Melaju Kencang di Tikungan Tajam, 7 Fakta Kecelakaan Maut Bus PO Cahaya Trans di Exit Tol Semarang

News | Senin, 22 Desember 2025 | 14:27 WIB

25 Desain Kartu Ucapan Natal dan Tahun Baru Kekinian, Bisa Diedit dan Download Gratis

25 Desain Kartu Ucapan Natal dan Tahun Baru Kekinian, Bisa Diedit dan Download Gratis

Lifestyle | Senin, 22 Desember 2025 | 13:30 WIB

4 Rekomendasi Cardigan Stylish yang Cocok Dijadikan Kado Natal

4 Rekomendasi Cardigan Stylish yang Cocok Dijadikan Kado Natal

Your Say | Senin, 22 Desember 2025 | 13:05 WIB

20 Ide Kado Natal di Bawah Rp50 Ribu Spesial untuk Teman, Murah Tapi Berkesan

20 Ide Kado Natal di Bawah Rp50 Ribu Spesial untuk Teman, Murah Tapi Berkesan

Lifestyle | Senin, 22 Desember 2025 | 13:03 WIB

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polda Metro Jaya Siagakan 5.044 Personel Gabungan!

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polda Metro Jaya Siagakan 5.044 Personel Gabungan!

News | Senin, 22 Desember 2025 | 12:59 WIB

Terkini

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:01 WIB

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:52 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:43 WIB

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:35 WIB

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:30 WIB

Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan

Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:17 WIB

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:11 WIB