Minta KPK Telusuri Sumber Uang RK ke Wanita, Pakar: Tetapkan Tersangka atau Jangan Bunuh Nama Baik

Dwi Bowo Raharjo, Dea Hardiningsih Irianto

Jum'at, 26 Desember 2025 | 12:05 WIB
Minta KPK Telusuri Sumber Uang RK ke Wanita, Pakar: Tetapkan Tersangka atau Jangan Bunuh Nama Baik
Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) usai diperiksa KPK. (Suara.com/Dea)
baca 10 detik
  • Pukat UGM mengkritik KPK terkait penanganan dugaan korupsi dana iklan Bank BJB periode 2021-2023 melibatkan Ridwan Kamil.
  • Peneliti Pukat menekankan KPK harus fokus pada pembuktian asal usul uang yang digunakan RK untuk pembelian aset.
  • Pemeriksaan terhadap wanita terkait RK hanya relevan jika terbukti adanya aliran dana hasil korupsi kepada mereka.

Suara.com - Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM), Zaenur Rohman, mengkiritisi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani kasus dugaan korupsi pada dana iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB periode 2021-2023.

Dalam kasus tersebut, KPK menduga adanya aliran dana yang diterima mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK). Untuk itu, KPK juga pernah memeriksa wanita yang dikabarkan sempat dekat dengan RK, yaitu Lisa Mariana.

Kemudian, KPK juga mengaku membuka peluang untuk memeriksa istri RK, Atalia Praratya dan wanita lain yang juga disebut-sebut dekat dengan RK, yaitu aktris Aura Kasih.

Menurut Zaenur, KPK seharusnya bekerja berdasarkan alat bukti dalam menetapkan status terhadap uang yang digunakan RK untuk membeli mobil milik Presiden Ketiga BJ Habibie.

KPK sempat menyatakan bahwa RK diduga membeli mobil Mercedes Benz itu menggunakan uang hasil rasuah dalam perkara BJB.

“Kalau memang ada pemberian terhadap seorang wanita dari RK, pemberian uang itu menggunakan uang dari mana. Yang jadi concern KPK yang seharusnya sama dengan concern publik adalah asal usul uangnya,” kata Zaenur kepada Suara.com, dikutip pada Jumat (26/12/2025).

“Kalau uang itu berasal dari sumber yang sah, harta pribadi, maka tidak ada urusan KPK dan tidak ada urusan publik, itu urusan pribadi Emil terkait dengan urusan wanita dan lain-lain, itu urusan pribadi. Tapi kalau sumber uangnya berasal dari kejahatan, tindak pidana korupsi, Emil harus ditetapkan sebagai tersangka,” tambah dia.

Menentukan sumber uang yang digunakan RK, lanjut Zaenur, bisa dilakukan dengan memeriksa aliran dana pada transaksi yang dianggap mencurigakan.

Selain itu, Zaenur menyebut KPK juga bisa melakukan pemeriksaan terhadap rekening RK, rekening orang-orang di sekitarnya, serta memeriksa saksi dan komunikasi di antara mereka.

baca juga
Aura Kasih
Aura Kasih. (Ist)

“Kalau KPK berkesimpulan benar ada aliran dana dari kasus BJB, ya Emil harus ditetapkan sebagai tersangka. Tetapi kalau KPK tidak bisa membuktikan adanya aliran dana dari korupsi, maka nama baik Emil tidak boleh dibunuh, tidak boleh dirusak,” tegas Zaenur.

Mengenai sejumlah wanita yang dikabarkan dekat dengan RK, Zaenur menilai bahwa hal itu menjadi ranah pribadi RK yang seharusnya tidak diungkit KPK jika tidak ditemukan bukti adanya aliran dana hasil korupsi kepada mereka.

“Jadi sesimpel itu sebenarnya dan kalau KPK memang punya alat bukti, ya sudah, tetapkan sebagai tersangka dan tuntut di meja hijau," kata dia.

"Kalau tidak punya, ya sudah, KPK sampaikan kepada publik bahwa tidak ada alat bukti, tidak ada keterkaitan Emil dengan tindak pidana. KPK tidak menemukan keterkaitan antara uang yang digunakan dengan kejahatan,” Zaenur menambahkan.


Kasus ini diketahui menyeret nama Ridwan Kamil yang digeledah dan disita sejumlah asetnya, termasuk kendaraan berupa Mercedes Benz yang diduga dibeli dari Presiden Ketiga BJ Habibie menggunakan uang hasil rasuah dan sepeda motor Royal Enfield.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ridwan Kamil - Aura Kasih Diduga Nginap di Glamping yang Sama, Meja dan Papan Jadi Sorotan

Ridwan Kamil - Aura Kasih Diduga Nginap di Glamping yang Sama, Meja dan Papan Jadi Sorotan

Entertainment | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:23 WIB

Ramai Isu dengan Aura Kasih, Denny Sumargo Bagikan Video Ridwan Kamil Bahas Pacar

Ramai Isu dengan Aura Kasih, Denny Sumargo Bagikan Video Ridwan Kamil Bahas Pacar

Entertainment | Jum'at, 26 Desember 2025 | 10:55 WIB

Ramai Isu dengan Ridwan Kamil, Aura Kasih Malah Sibuk Urus Perwalian Anak

Ramai Isu dengan Ridwan Kamil, Aura Kasih Malah Sibuk Urus Perwalian Anak

Entertainment | Kamis, 25 Desember 2025 | 16:32 WIB

Gaya Hidup Aura Kasih Disorot, Koleksi Jam Tangan Ratusan Juta hingga Miliaran Rupiah

Gaya Hidup Aura Kasih Disorot, Koleksi Jam Tangan Ratusan Juta hingga Miliaran Rupiah

Entertainment | Kamis, 25 Desember 2025 | 15:11 WIB

Foto Liburan Bersama Aura Kasih Viral, Momen Ridwan Kamil Berbagi Tips Rumah Tangga Harmonis Disorot

Foto Liburan Bersama Aura Kasih Viral, Momen Ridwan Kamil Berbagi Tips Rumah Tangga Harmonis Disorot

Entertainment | Kamis, 25 Desember 2025 | 13:58 WIB

Foto Liburan Desember 2023 Tersebar, Aura Kasih Kode Minta Dinikahin Januari 2024

Foto Liburan Desember 2023 Tersebar, Aura Kasih Kode Minta Dinikahin Januari 2024

Entertainment | Kamis, 25 Desember 2025 | 10:50 WIB

Terkini

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

×