Reklamasi Terintegrasi, Wujud Komitmen Praktik Pertambangan yang Bertanggung Jawab

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 02 Januari 2026 | 10:35 WIB
Reklamasi Terintegrasi, Wujud Komitmen Praktik Pertambangan yang Bertanggung Jawab
Pemanfaatan slag nikel sebagai media tanam. (Dok: Harita Nickel)

Suara.com - Perkembangan industri nikel global beberapa tahun belakangan berputar sangat dinamis. Tidak hanya soal produksi dan bisnis. Namun juga aspek implementasi pertambangan berkelanjutan yang menjadi keharusan. Hal itu pula yang menjadi prioritas dan komitmen PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel) sebagai perusahaan tambang dan pengolahan nikel yang berada di Pulau Obi, Maluku Utara. 

Komitmen pada praktik pertambangan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, masyarakat dan tata kelolanya. Wujud tersebut tercermin pada upaya perusahaan dalam pelaksanaan reklamasi lahan bekas tambang sepanjang tahun 2024 dan merevitalisasi nursery (pusat pembibitan tanaman) menjadi lebih modern. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan kualitas bibit yang akan ditanam di lahan bekas tambang tetap terjaga. 

Nursery yang bernama Loji Central Nursery itu telah beroperasi penuh sejak Januari 2025 dan memiliki kapasitas sebesar 300.000 bibit. Pemilihan jenis tanaman reklamasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi alam Pulau Obi dan daya dukung ekosistem lokal, jauh dari sekadar penanaman massal tanpa target ekologis.

Kegiatan reklamasi lahan bekas tambang yang dilakukan di pulau ini bukan lagi sekadar pemenuhan kewajiban regulasi semata, melainkan telah berevolusi menjadi sebuah program terencana dan berkelanjutan yang berakar kuat pada karakteristik ekosistem lokal. 

"Reklamasi bukan sekadar pemenuhan kewajiban bagi perusahaan, melainkan wujud tanggung jawab ekologis jangka panjang. Setiap tahapan reklamasi kami rancang dengan mempertimbangkan kondisi ekosistem Pulau Obi, agar pemulihan lingkungan dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Retno Dewi Handayani S, Environmental & Green Mining Manager Harita Nickel.

Harita Nickel secara aktif dan terukur menerapkan program reklamasi yang bertujuan memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat. Filosofi inti Harita Nickel tertuang dalam tema laporan Menyatu dengan Masyarakat, Berdampak Nyata.  Tema ini bukan hanya sekadar slogan, tetapi mencerminkan komitmen bahwa keberhasilan sejati perusahaan diukur dari seberapa besar dampak positif yang dapat diberikan bagi kehidupan masyarakat sekitar. Dalam konteks lingkungan, komitmen ini diwujudkan melalui strategi yang dinamakan Strategically Green: A Roadmap to Responsible Mining. 

Inovasi Reklamasi 

Implementasi reklamasi Harita Nickel di Pulau Obi bersifat inovatif. Salah satu wujudnya adalah pemanfaatan slag nikel yang merupakan sisa hasil pengolahan (SHP) yang dimanfaatkan menjadi material konstruksi, seperti batako, dan lain-lain dibuktikan dapat digunakan sebagai media tanam. 

Bukti komitmen Harita Nickel terhadap pengelolaan SHP ini mendapat apresiasi internasional berupa penghargaan perusahaan nikel pertama yang memperoleh Green Innovation Award di ACES 2025.  

baca juga

Salah satu staf Harita Nickel melakukan penelitian ilmiah tentang pemanfaatan slag nikel sebagai pembenah tanah. Hasil penelitian ini kemudian diimplementasikan sebagai uji coba skala lapangan di lahan bekas tambang.

Pemanfaatan slag nikel sebagai media tanam. (Dok: Harita Nickel)
Pemanfaatan slag nikel sebagai media tanam. (Dok: Harita Nickel)

Uji coba ini menggunakan berbagai jenis tanaman yang dipilih secara spesifik, termasuk spesies lokal dan pionir yang sesuai dengan kondisi tanah lahan bekas tambang dan ekosistem Obi, seperti:

Pohon Hutan: Alexandrian laurel- Bintangur- Calophyllum inophllum (B), Australian pine- Cemara- Casuarina equisetifolia L (C), Red jabon- Jabon Merah-Anthocephalus macrophyllus (J), Cajuput- Kayu Putih- Melaleuca leucadendron ((K), Jeungjing- Sengon- Falcataria moluccana (S). 

Tanaman Penutup Tanah (Cover Crops): Calopo- Kalopo- Colopogonium Mucunoides (CM), Centro beans- Kacang centro- Centrosema Pubescenes (CP), Mucuna- Kacang mucuna- Mucuna bracteata (MU), Bede grass- Rumput Bede- Brachiaria decumbens (RB), Citronella Sereh Wangi- Cymbopogon nardus (SW).  

Hasil uji coba ini menunjukkan secara umum rata-rata persen hidup tanaman baik pohon maupun cover crop pada media tanam dengan slag nikel sebesar 90%.

"Inovasi pemanfaatan slag nikel sebagai media tanam pada kegiatan reklamasi  di pertambangan nikel menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan slag nikel yang mendukung circular economy," ujar Retno Dewi Handayani S, Environmental & Green Mining Manager Harita Nickel.

Angka 90% ini bukan hanya statistik, melainkan sebuah bukti nyata bahwa upaya reklamasi Harita Nickel dilakukan secara terencana yang disesuaikan dengan kondisi lokal, memperkuat posisi perusahaan sebagai pelopor dalam praktik pertambangan yang bertanggung jawab.

Secara keseluruhan, reklamasi yang dilakukan Harita Nickel di Pulau Obi adalah cerminan dari pendekatan perusahaan terhadap masa depan pertambangan.

Ilustrasi Pohon.
Ilustrasi Pohon.

Ini merupakan upaya yang strategis, inovatif, dan terintegrasi yang bertujuan mendukung reklamasi lahan bekas tambang yang bertanggungjawab. Inovasi yang dilakukan tersebut memperkuat posisi perusahaan yang memenuhi regulasi sekaligus berperan aktif dalam praktik pertambangan yang bertanggung jawab. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reklamasi:  Saat Kewajiban Hukum Bertransformasi Menjadi Komitmen Pemulihan Ekosistem

Reklamasi: Saat Kewajiban Hukum Bertransformasi Menjadi Komitmen Pemulihan Ekosistem

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 20:16 WIB

MIND ID Kirim 3 Truk Obat-obatan ke Aceh dan Sumatera untuk Jaga Kesehatan Warga Terdampak Banjir

MIND ID Kirim 3 Truk Obat-obatan ke Aceh dan Sumatera untuk Jaga Kesehatan Warga Terdampak Banjir

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 14:32 WIB

Sinergi Gerak Cepat Hadapi Bencana Sumatera, MIND ID Bersama Danantara Bantu Wilayah Terdampak

Sinergi Gerak Cepat Hadapi Bencana Sumatera, MIND ID Bersama Danantara Bantu Wilayah Terdampak

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 10:50 WIB

Masalah Lingkungan Jadi PR, Pemerintah Segera Tertibkan Izin Kawasan Hutan hingga Pertambangan

Masalah Lingkungan Jadi PR, Pemerintah Segera Tertibkan Izin Kawasan Hutan hingga Pertambangan

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 19:21 WIB

Energi Terbarukan Mulai Masuk Sektor Tambang dan Perkebunan

Energi Terbarukan Mulai Masuk Sektor Tambang dan Perkebunan

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 16:21 WIB

MIND ID Komitmen Perkuat Tata Kelola Bisnis Berintegritas dengan Berbagai Program Strategis

MIND ID Komitmen Perkuat Tata Kelola Bisnis Berintegritas dengan Berbagai Program Strategis

News | Senin, 15 Desember 2025 | 19:41 WIB

Terkini

20 Ribu Perempuan Alami Kelainan Payudara, Hanya 6.000 Berobat: Deteksi Dini Penting!

20 Ribu Perempuan Alami Kelainan Payudara, Hanya 6.000 Berobat: Deteksi Dini Penting!

Health | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:31 WIB

161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya

161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Miris 117 Kampus Muhammadiyah Tanpa Profesor, Forum PTMA Siapkan Penataan Besar

Miris 117 Kampus Muhammadiyah Tanpa Profesor, Forum PTMA Siapkan Penataan Besar

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Penyerapan Gabah Bulog Jateng Tembus 108,43 Persen dari Target Tahunan

Penyerapan Gabah Bulog Jateng Tembus 108,43 Persen dari Target Tahunan

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi

Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Siswa Sekolah Rakyat di Pati Dikeroyok 14 Teman hingga Gigi Copot, Korban Ngaku Diminta Bungkam

Siswa Sekolah Rakyat di Pati Dikeroyok 14 Teman hingga Gigi Copot, Korban Ngaku Diminta Bungkam

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:15 WIB

UMKM Lokal Antusias Sambut Hadirnya Grand Prix of Indonesia 2026

UMKM Lokal Antusias Sambut Hadirnya Grand Prix of Indonesia 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan

Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Dugaan Cacat Prosedur Tersangka Insiden Prambanan, Kuasa Hukum Buka Suara

Dugaan Cacat Prosedur Tersangka Insiden Prambanan, Kuasa Hukum Buka Suara

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:08 WIB

382 Kios Pasar Andir Garut Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

382 Kios Pasar Andir Garut Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:08 WIB

×