Digitalisasi Pembayaran, Jurus Pramono Anung Berantas Copet dan Preman di Pasar Jakarta

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:07 WIB
Digitalisasi Pembayaran, Jurus Pramono Anung Berantas Copet dan Preman di Pasar Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta mendorong digitalisasi pembayaran di 153 pasar kelolaan Pasar Jaya.
  • Digitalisasi pasar ini bertujuan meningkatkan keamanan transaksi dan menekan aksi kriminalitas seperti copet.
  • Penerapan sistem digital juga diharapkan berjalan bersamaan dengan peningkatan kebersihan dan estetika pasar.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah gencar mendorong program digitalisasi di seluruh pasar tradisional yang berada di bawah naungan Pasar Jaya.

Langkah strategis ini dilakukan mengingat besarnya jumlah pasar yang harus dikelola secara profesional di wilayah ibu kota.

Pramono memaparkan bahwa saat ini terdapat ratusan pasar yang menjadi fokus utama dalam implementasi teknologi sistem pembayaran digital.

"Sesuai data yang diberikan oleh Pak Dirut kepada saya, sekarang ini di Pasar Jaya ada 153 pasar yang dikelola oleh Pasar Jaya. Bukan jumlah yang sedikit," ujarnya di kawasan Bungur, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026).

Transformasi digital menjadi visi utama bagi manajemen pasar untuk menyentuh seluruh lapisan klasifikasi pasar yang ada di Jakarta.

"Digitalisasi pasar memang spirit dari Pasar Jaya. Mau di tempat pasar kelas C maupun D, QRIS tetap kami terapkan," kata Pramono.

Pramono mengungkapkan bahwa penggunaan sistem non-tunai ini memiliki manfaat krusial untuk aspek keamanan para pedagang maupun pembeli.

Ia meyakini bahwa minimnya perputaran uang tunai secara otomatis akan menekan angka kriminalitas yang selama ini kerap terjadi di area pasar.

"Apa salah satu manfaat fungsi utama dari penggunaan digitalisasi ini? Satu, nggak ada copet. Kalau di pasar nggak ada copet kan aman, nyaman. Kedua, premannya juga nggak bisa malak, karena semakin berkurang duit cash-nya," klaim Pramono.

baca juga

Kehadiran sistem digital ini diproyeksikan mampu memberikan pengalaman berbelanja yang lebih mumpuni dan efisien bagi warga.

"Dan yang paling penting adalah dengan digitalisasi yang ada ini, akan semakin memudahkan para pembeli untuk berbelanja dengan aman, nyaman," kata Pramono.

Selain persoalan keamanan dan kemudahan transaksi, Pramono juga menitikberatkan perhatiannya pada aspek estetika serta sanitasi lingkungan.

Mantan Sekretaris Kabinet tersebut berharap modernisasi sistem pembayaran berjalan beriringan dengan komitmen menjaga kualitas kebersihan di setiap sudut pasar.

"Saya berpesan, mudah-mudahan kebersihan dijaga betul. Apalagi sekarang sudah pakai digitalisasi, pakai QRIS. Saya berharap betul pasar ini menjadi pasar yang bersih," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Siagakan 1.200 Pompa Selama Cuaca Ekstrem, Klaim Genangan Bisa Surut dalam Sejam

Pemprov DKI Siagakan 1.200 Pompa Selama Cuaca Ekstrem, Klaim Genangan Bisa Surut dalam Sejam

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:38 WIB

Prabowo Ajak PDIP Kerja Sama Meski di Luar Pemerintahan, Dukung Pramono Jadi Gubernur DKI

Prabowo Ajak PDIP Kerja Sama Meski di Luar Pemerintahan, Dukung Pramono Jadi Gubernur DKI

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 09:47 WIB

Kini Bisa Dipakai Transaksi di 200 Negara, Pramono Anung: Bank Jakarta Dipercaya Kelas Global

Kini Bisa Dipakai Transaksi di 200 Negara, Pramono Anung: Bank Jakarta Dipercaya Kelas Global

News | Senin, 05 Januari 2026 | 21:00 WIB

Tiang Monorel Mangkrak di Kuningan Mulai Dibongkar Bulan Ini

Tiang Monorel Mangkrak di Kuningan Mulai Dibongkar Bulan Ini

News | Senin, 05 Januari 2026 | 20:21 WIB

Pramono Anung Endus Ada Pihak yang Sengaja Adu Domba Warga Lewat Tawuran

Pramono Anung Endus Ada Pihak yang Sengaja Adu Domba Warga Lewat Tawuran

News | Senin, 05 Januari 2026 | 19:13 WIB

Kapasitas Terbatas, Pramono Anung Buka Peluang Tambah Jadwal Pertunjukan di Planetarium TIM

Kapasitas Terbatas, Pramono Anung Buka Peluang Tambah Jadwal Pertunjukan di Planetarium TIM

News | Senin, 05 Januari 2026 | 18:41 WIB

Menperin Beri Bocoran Insentif Otomotif 2026, Tak Mau Bikin Negara 'Cekak'

Menperin Beri Bocoran Insentif Otomotif 2026, Tak Mau Bikin Negara 'Cekak'

Otomotif | Senin, 05 Januari 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Riau | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:30 WIB

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Jawa Tengah | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Ketemu Prabowo, Presiden FIFA Bocorkan Rencana Komitmen Investasi dan Event Sepak Bola di RI

Ketemu Prabowo, Presiden FIFA Bocorkan Rencana Komitmen Investasi dan Event Sepak Bola di RI

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Beli Rumah di Bali Tanpa Beban, BRI Kartu Kredit Tawarkan Cicilan 0% di Atria Trans Studio

Beli Rumah di Bali Tanpa Beban, BRI Kartu Kredit Tawarkan Cicilan 0% di Atria Trans Studio

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Tren "Pernikahan Hemat" Meningkat, Merapi Merbabu Hadirkan Paket Wedding Mulai Rp45 Juta

Tren "Pernikahan Hemat" Meningkat, Merapi Merbabu Hadirkan Paket Wedding Mulai Rp45 Juta

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:12 WIB

×