Uji Coba Satu Arah, Beberapa Pengendara Masih Nekat Lawan Arus di Salemba Tengah

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 07 Januari 2026 | 16:38 WIB
Uji Coba Satu Arah, Beberapa Pengendara Masih Nekat Lawan Arus di Salemba Tengah
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mulai memberlakukan uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan Jalan Salemba Tengah, Paseban, Senen, Jakarta Pusat, sejak Selasa (6/1/2026). (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Dishub DKI Jakarta memulai uji coba Sistem Satu Arah di Jalan Salemba Tengah sejak Selasa 6 Januari 2026 atas permintaan warga.
  • Penerapan kembali sistem ini berdasarkan aspirasi resmi delapan RW dan delapan LMK yang menginginkan kondisi lalu lintas lebih tertib.
  • Pelanggaran masih terjadi di masa uji coba dua minggu; penindakan tegas baru diberlakukan setelah evaluasi permanen.

Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mulai memberlakukan uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan Jalan Salemba Tengah, Paseban, Senen, Jakarta Pusat, sejak Selasa (6/1/2026).

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas aspirasi kolektif dari masyarakat setempat yang merasa resah dengan kondisi lalu lintas yang semrawut.

Kendati telah memasuki hari kedua, pantauan di lapangan menunjukkan masih banyak pengendara yang abai dan nekat melanggar arus lalu lintas.

Kepala Satuan Pelaksana Perhubungan (Kasatpel Hub) Kecamatan Senen, Efdar Nurdin, menjelaskan bahwa skema satu arah ini sebenarnya bukan hal baru bagi warga sekitar.

"Sebenarnya ini sistem satu arah ini sudah pernah terlaksana kira-kira pada tahun Covid. Terus pada saat Covid, kan banyak yang tutup-tutup jalan tuh, pelaksanaannya jadi dua arah lagi," kata Efdar.

Penerapan kembali sistem ini murni merupakan keinginan warga yang dituangkan secara resmi melalui surat pernyataan bermaterai dan stempel RW.

Efdar menegaskan bahwa seluruh perwakilan warga di Kelurahan Paseban telah menyepakati pengaktifan kembali sistem satu arah tersebut.

"Akhirnya kami buat lagi ini atas permohonan dari warga sekitar, bahwa 8 RW dan 8 LMK bermohon supaya dibuatkan lagi seperti yang dulu sistem satu arah," paparnya.

Mengenai banyaknya pelanggaran yang terjadi selama dua hari masa uji coba, Efdar menilai mayoritas pelanggar merupakan warga dari luar kawasan Paseban.

baca juga

Pihak Dishub mengklaim telah melakukan sosialisasi secara masif melalui berbagai platform media sosial sebelum kebijakan ini diteken.

"Banyak yang sudah mengetahui, cuma yang kira-kira dari warga jauh yang mungkin ya, banyak yang masih belum tahu. Cuma kan kami sudah sosialisasi lewat WA juga, lewat Instagram, lewat TikTok, bahwasanya Paseban akan kami buat satu arah," ungkap Efdar.

Guna meminimalisir kekacauan lalu lintas, sejumlah personel Dishub telah disiagakan di titik-titik krusial, termasuk di persimpangan jembatan.

Petugas bertugas menghalau kendaraan yang keluar dari gang-gang permukiman agar tidak memotong arus secara ilegal.

"Gunanya menjaga kendaraan yang dari gang-gang itu supaya nggak lurus ke depan," tutur Efdar.

Meski pelanggaran masih jamak ditemukan, petugas belum memberlakukan sanksi tilang bagi para pengendara yang membandel.

Penindakan secara tegas baru akan dilakukan setelah masa evaluasi dua minggu selesai dan status jalan ditetapkan menjadi permanen.

"Belum, kan masih uji coba. Tapi kalau sudah terapkan permanen, nanti sudah dihitung lebih bagus, dirasa lebih efektif, baru mungkin ada penindakan," jelas Efdar.

Selain rekayasa lalu lintas, Dishub juga mengaktifkan kembali fasilitas lampu lalu lintas (traffic light) di persimpangan untuk mengatur ritme kendaraan di kawasan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas Macet! Simak Detail Rekayasa Lalu Lintas MRT Jakarta di Harmoni-Mangga Besar Selama 8 Bulan

Awas Macet! Simak Detail Rekayasa Lalu Lintas MRT Jakarta di Harmoni-Mangga Besar Selama 8 Bulan

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 15:18 WIB

Perjalanan Rombongan Guru Jakarta Berakhir Duka: Hiace Tabrak Truk di Tol Semarang, 1 Tewas

Perjalanan Rombongan Guru Jakarta Berakhir Duka: Hiace Tabrak Truk di Tol Semarang, 1 Tewas

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:22 WIB

Besok Dimulai! Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Salemba Tengah, Siap-Siap Ubah Rute Anda

Besok Dimulai! Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Salemba Tengah, Siap-Siap Ubah Rute Anda

News | Senin, 05 Januari 2026 | 10:34 WIB

Diduga Mabuk, Pengemudi Brio Tabrak Separator Busway Hingga Mobilnya Terbakar

Diduga Mabuk, Pengemudi Brio Tabrak Separator Busway Hingga Mobilnya Terbakar

News | Minggu, 04 Januari 2026 | 15:18 WIB

Terkini

Sunscreen Wardah PDRN untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan, Keunggulan, dan Review Pengguna

Sunscreen Wardah PDRN untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan, Keunggulan, dan Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Jangan Persulit Warga Terdampak! Ini Tuntutan Warga Kampung Pelangi Jaksel soal Rusun

Jangan Persulit Warga Terdampak! Ini Tuntutan Warga Kampung Pelangi Jaksel soal Rusun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Ketika Dongeng Ayah Berhadapan dengan Skeptisisme Anak yang Beranjak Dewasa

Ketika Dongeng Ayah Berhadapan dengan Skeptisisme Anak yang Beranjak Dewasa

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Bukan Pesta Ultah Prabowo, Ini Isi Agenda Pertemuan Kabinet di Istana Bogor

Bukan Pesta Ultah Prabowo, Ini Isi Agenda Pertemuan Kabinet di Istana Bogor

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Bukan Bahas Evaluasi, Sosok Ini yang Bikin Pejabat Berkumpul di Istana Bogor Semalam

Bukan Bahas Evaluasi, Sosok Ini yang Bikin Pejabat Berkumpul di Istana Bogor Semalam

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:55 WIB

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:47 WIB

IHSG Era Prabowo Ambruk 11,6%, Membayangi Kejatuhan Saham di Zaman Soeharto

IHSG Era Prabowo Ambruk 11,6%, Membayangi Kejatuhan Saham di Zaman Soeharto

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok

Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:25 WIB

×