Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg Sebut Evaluasi Menteri Tiap Hari, Ganti Jika Perlu

Bangun Santoso

Jum'at, 30 Januari 2026 | 16:20 WIB
Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg Sebut Evaluasi Menteri Tiap Hari, Ganti Jika Perlu
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan reshuffle Kabinet Merah Putih adalah hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
  • Presiden Prabowo melakukan evaluasi kinerja harian menteri tanpa perlu forum khusus untuk pengambilan keputusan.
  • Istana mengakui isu perombakan kabinet terus beredar, namun fokus pada mekanisme kewenangan presiden saat ini.

Suara.com - Kabar angin mengenai perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang sempat berembus kencang akhirnya direspons langsung oleh lingkaran dalam Istana.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi angkat bicara, memberikan sinyal bahwa nasib para menteri sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto yang melakukan evaluasi kinerja secara berkelanjutan.

Spekulasi mengenai siapa menteri yang akan diganti dan siapa yang akan bertahan telah menjadi perbincangan hangat di kalangan publik dan elite politik.

Dia menegaskan bahwa evaluasi terhadap para pembantu presiden bukanlah agenda formal semata, melainkan proses yang berjalan setiap hari.

Hak Prerogatif Presiden dan Evaluasi Harian

Berbicara kepada awak media usai menghadiri sebuah acara di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (30/1/2026), Prasetyo Hadi menegaskan bahwa isu reshuffle adalah wewenang mutlak atau hak prerogatif Presiden Prabowo.

Menurutnya, Presiden secara langsung memonitor kinerja jajarannya tanpa perlu adanya forum evaluasi khusus.

"Yang perlu dipahami masalah kabinet, ini kan hak prerogatif dari Bapak Presiden dan kemudian Bapak Presiden tentu setiap hari melakukan evaluasi. Dalam tanda kutip ya, bukan berarti satu forum khusus untuk mengevaluasi," katanya sebagaimana dilansir Antara.

Prabowo, sebagai kepala pemerintahan, memiliki data dan penilaian sendiri yang menjadi dasar untuk mengambil keputusan strategis terkait komposisi kabinetnya.

baca juga

Prasetyo menambahkan, pergantian akan dilakukan jika Presiden merasa ada pos yang perlu diperbaiki untuk mengoptimalkan jalannya pemerintahan.

"Bilamana kemudian Bapak Presiden misalnya merasa perlu melakukan perbaikan atau perlu melakukan pergantian, ya itu sepenuhnya beliau yang tahu. Karena beliau lah yang sehari-hari memonitor seluruh kinerja dari para pembantunya di kabinet," terangnya.

Istana Akui Tak Bisa Bendung Isu di Masyarakat

Prasetyo juga menunjukkan sikap realistis terhadap dinamika informasi di ruang publik. Ia mengakui bahwa pemerintah tidak bisa mencegah atau membendung isu reshuffle yang terus bergulir di masyarakat. Baginya, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika politik yang wajar terjadi.

Sikap ini menunjukkan bahwa Istana menyadari betul tingginya atensi publik terhadap kinerja Kabinet Merah Putih.

Alih-alih membantah mentah-mentah, pemerintah memilih untuk memberikan penjelasan mengenai mekanisme dan kewenangan yang dimiliki oleh Presiden.

Pernyataan Sebelumnya

Pernyataan terbaru Mensesneg ini melengkapi keterangannya beberapa waktu lalu. Sebelumnya, saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu, Prasetyo sempat menepis adanya pembahasan mengenai reshuffle dalam waktu dekat.

"Enggak ada," katanya menjawab pertanyaan awak media Istana Kepresidenan, Jakarta, seputar beredarnya informasi terkait reshuffle kabinet.

Saat itu, Prasetyo menjelaskan bahwa satu-satunya perubahan yang terjadi bukanlah perombakan kabinet, melainkan pergeseran tugas Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.

Thomas diketahui tengah menjalani proses untuk mengisi jabatan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, yang secara otomatis akan meninggalkan posnya di kementerian.

Klarifikasi ini menegaskan bahwa perubahan tersebut bersifat teknis dan bukan bagian dari reshuffle besar-besaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mundurnya Bos BEI Bukan Tekanan dari Prabowo

Mundurnya Bos BEI Bukan Tekanan dari Prabowo

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 12:06 WIB

Istana: PT Perminas Akan Kelola Banyak Tambang, Bukan Cuma Martabe

Istana: PT Perminas Akan Kelola Banyak Tambang, Bukan Cuma Martabe

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:19 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Beri Respons Begini

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Beri Respons Begini

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:45 WIB

Pratikno Masuk Jajaran Rumor Akan Kena Reshuffle, Upaya Prabowo Singkirkan Orang Jokowi?

Pratikno Masuk Jajaran Rumor Akan Kena Reshuffle, Upaya Prabowo Singkirkan Orang Jokowi?

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 16:07 WIB

Isu Reshuffle Menguat, Sekjen Golkar: Kita Belum Dengar Info Yang Valid

Isu Reshuffle Menguat, Sekjen Golkar: Kita Belum Dengar Info Yang Valid

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 16:05 WIB

Bukan Reshuffle Besar-besaran, Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Bakal Ganti Wamenkeu

Bukan Reshuffle Besar-besaran, Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Bakal Ganti Wamenkeu

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:58 WIB

Terkini

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 13:30 WIB

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sumbar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:27 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 13:25 WIB

5 Sepatu Lari Lokal yang Cocok untuk Maraton, Ada di Bawah Rp1 Juta

5 Sepatu Lari Lokal yang Cocok untuk Maraton, Ada di Bawah Rp1 Juta

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 13:25 WIB

Intip Rundown Konser Tiffany Young di Jakarta Hari Ini, Ada Soundcheck hingga Hi-Bye

Intip Rundown Konser Tiffany Young di Jakarta Hari Ini, Ada Soundcheck hingga Hi-Bye

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 13:17 WIB

Cara Jualan di ShopeeFood, Penuhi Syarat Ini!

Cara Jualan di ShopeeFood, Penuhi Syarat Ini!

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 13:15 WIB

Kenapa Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala? Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 13:13 WIB

Danny Setiawan, Birokrat Karier yang Menembus Kursi Gubernur Jawa Barat

Danny Setiawan, Birokrat Karier yang Menembus Kursi Gubernur Jawa Barat

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:12 WIB

Prabowo Pekik Tiga Kali 'Free Palestine', Lalu Peluk Hangat Dubes Palestina di Gontor

Prabowo Pekik Tiga Kali 'Free Palestine', Lalu Peluk Hangat Dubes Palestina di Gontor

News | Sabtu, 19 September 2026 | 13:10 WIB

Kabar Duka! Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia

Kabar Duka! Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:06 WIB

×