5 Fakta Aksi Warga Tolak Party Station di Kartika One Hotel Lenteng Agung

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 02 Februari 2026 | 12:54 WIB
5 Fakta Aksi Warga Tolak Party Station di Kartika One Hotel Lenteng Agung
si tempat hiburan malam. (FOTO-HO/Pixabay/Antaranews)
baca 10 detik
  • Ratusan warga Kampung Sawah berunjuk rasa pada 30 Januari 2026 menuntut penutupan Party Station.
  • Warga menuduh tempat hiburan malam itu menyebabkan maksiat dan mengancam akan beraksi lebih besar lagi.
  • Polisi memediasi pertemuan antara perwakilan warga dan manajemen, namun sempat terjadi kemacetan lalu lintas.

Suara.com - Ketenangan warga di kawasan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan terusik dengan kehadiran tempat hiburan malam. 

Warga setempat secara tegas menyuarakan penolakan terhadap operasional Party Station yang berada di dalam Kartika One Hotel Lenteng Agung pada Jumat (30/1/12026) malam. 

Mereka melakukan aksi unjuk rasa untuk meminta  Party Station segera ditutup secara permanen. Aksi ini berlangsung pada malam hari mengikuti jam operasional Party Station.

"Kalau bisa tutup. Jika tidak warga tidak akan segan-segan untuk besok turun melakukan aksi unjuk rasa lagi,” ujar Achmad Fauzi, Wakil Ketua RW 02 Kampung Sawah, dikutip Senin (2/2/2026)

Berikut adalah 5 fakta di balik aksi penolakan warga terhadap Party Station di Hotel Kartika One:

1. Ratusan Warga Geruduk Hotel Kartika One

Aksi unjuk rasa ini terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026, di depan Hotel Kartika One yang berlokasi di kawasan Srengseng Sawah,Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

Sekitar 300 warga dari 13 RT setempat yang menamakan diri masyarakat Kampung Sawah berkumpul melakukan aksi protes. 

Mereka membentangkan spanduk dan poster yang menuntut penutupan tempat hiburan malam (THM) bernama Party Station yang beroperasi di dalam hotel tersebut. Aksi mereka dilakukan pada jam operasional Party Station dan berakhir pukul 22.00 WIB.

baca juga

2. Diduga Jadi Tempat Maksiat dan Langgar Kearifan Lokal

Warga dan tokoh masyarakat setempat menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap operasional Party Station. Tempat tersebut dituding menjadi wadah aktivitas negatif atau "tempat maksiat" yang tidak sesuai dengan norma lingkungan Kampung Sawah.

Warga menilai kehadiran THM atau tempat dugem di lokasi tersebut akan merusak citra dan moral generasi muda di lingkungan tempat tinggal mereka. Mereka mendesak Gubernur DKI Jakarta untuk mencabut izin operasionalnya.

3. Polisi Turun Tangan dan Dorong Jalur Mediasi

Aparat kepolisian dari Polsek Jagakarsa sudah mendatangi lokasi untuk mengamankan jalannya aksi agar tetap berlangsung kondusif.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi kemudian mengarahkan manajemen Party Station/Hotel Kartika One bersama perwakilan warga untuk menempuh mediasi, meskipun upaya tersebut tidak berhasil dilakukan dengan pihak manajemen Party Station.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Kampung Sawah Gelar Aksi Tolak Hiburan Malam Party Station

Warga Kampung Sawah Gelar Aksi Tolak Hiburan Malam Party Station

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:05 WIB

Buya Yahya Ingatkan Sedekah dan THR Bisa Jadi Maksiat Kalau Utang Belum Dibayar, Ngeri Banget!

Buya Yahya Ingatkan Sedekah dan THR Bisa Jadi Maksiat Kalau Utang Belum Dibayar, Ngeri Banget!

Lifestyle | Rabu, 03 April 2024 | 05:56 WIB

Arti Closingan sebelum Puasa Ramadhan Menurut Habib Ja'far, Tren Meresahkan Tradisi Setan

Arti Closingan sebelum Puasa Ramadhan Menurut Habib Ja'far, Tren Meresahkan Tradisi Setan

Religi | Minggu, 10 Maret 2024 | 07:00 WIB

Apa Itu Closingan sebelum Puasa? Begini Penjelasan Habib Ja'far

Apa Itu Closingan sebelum Puasa? Begini Penjelasan Habib Ja'far

Lifestyle | Jum'at, 08 Maret 2024 | 13:20 WIB

Terkini

Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang

Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

×