Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan

Vania Rossa

Senin, 02 Februari 2026 | 21:25 WIB
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Genangan di Pantura Genuk minim saat puncak musim hujan berkat kolaborasi DPU Semarang dan BBWS Pamali Juana.
  • Optimalisasi dua rumah pompa, Tenggang (12.000 L/detik) dan Sringin (10.000 L/detik), menjadi strategi utama pengendalian banjir.
  • Upaya penguatan meliputi pengerukan sedimen saluran strategis di Kaligawe dan wilayah rawan lainnya sepanjang satu bulan.

Suara.com - Memasuki puncak musim hujan pada Januari, kawasan Pantura Genuk, khususnya di sekitar Jalan Raya Kaligawe, terpantau relatif minim genangan. Kondisi ini tak lepas dari langkah antisipatif yang dilakukan secara kolaboratif oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pamali Juana.

Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, menjelaskan bahwa optimalisasi rumah pompa di wilayah hilir menjadi strategi utama pengendalian banjir.

“Dari BBWS dilakukan pemaksimalan pompa Tenggang dan Sringin. Di Tenggang debitnya 12.000 liter per detik dan di Sringin 10.000 liter per detik,” ujarnya, Senin (2/2).

Di Rumah Pompa Tenggang, enam unit pompa beroperasi penuh dengan total kapasitas 12.000 liter per detik. Setiap pompa memiliki kapasitas 2.000 liter per detik dan dijalankan tanpa henti untuk mengendalikan aliran air dari wilayah hulu.

Sementara itu, Rumah Pompa Sringin mengoperasikan lima unit pompa dengan total debit 10.000 liter per detik. Operasional di titik ini difokuskan untuk mencegah limpasan air yang berpotensi mengganggu Jalan Raya Kaligawe, salah satu jalur nasional Pantura dengan lalu lintas padat.

Tak hanya mengandalkan pompa, upaya pengendalian juga diperkuat lewat pengerukan sedimen di sejumlah saluran strategis.

“Ada upaya kolaborasi antara Pemerintah Kota Semarang dengan BBWS Pemali Juana dalam pengerukan bersama saluran di sepanjang Jalan Kaligawe, terutama di sisi selatan jalan,” jelas Suwarto.

Pengerukan tersebut telah berlangsung sekitar satu bulan dengan melibatkan alat berat dari DPU dan BBWS serta dukungan armada dump truk. Kegiatan serupa juga dilakukan di wilayah Kelurahan Bangetayu Wetan dan Karangroto guna menjaga kapasitas saluran tetap optimal dan bebas endapan.

Ke depan, DPU Kota Semarang akan melanjutkan pengerukan di Jalan Padi Raya yang selama ini menjadi titik rawan genangan di Genuk. Pekerjaan juga menyasar saluran di samping rel kereta api dan tepi Jalan Muktiharjo Raya. Untuk titik-titik di bawah jembatan, jalan, maupun rel kereta, pengerukan dilakukan secara manual demi menghindari risiko terhadap utilitas sinyal perkeretaapian.

baca juga

Melalui langkah terpadu ini, Pemerintah Kota Semarang memastikan sistem pengendalian banjir di kawasan Genuk terus diperkuat. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran aktivitas warga serta mobilitas di jalur Pantura selama musim penghujan berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Terjang Banjir pas Naik Mobil? Jangan Nekat kalau Ketinggian Air Lebih dari Segini

Mau Terjang Banjir pas Naik Mobil? Jangan Nekat kalau Ketinggian Air Lebih dari Segini

Otomotif | Senin, 02 Februari 2026 | 11:36 WIB

6 Deterjen Antibakteri agar Baju Tak Bau Apek di Musim Hujan, Mulai Rp14 Ribuan

6 Deterjen Antibakteri agar Baju Tak Bau Apek di Musim Hujan, Mulai Rp14 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 01 Februari 2026 | 20:10 WIB

IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia

IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 22:19 WIB

Terkini

Pemerintah Bangladesh Investigasi Kekalahan 9-2 dan Foto Viral Dua Pemain di Klub Malam Jakarta

Pemerintah Bangladesh Investigasi Kekalahan 9-2 dan Foto Viral Dua Pemain di Klub Malam Jakarta

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Tiga Bocah SD Pringsewu Ditemukan Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung

Tiga Bocah SD Pringsewu Ditemukan Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung

Lampung | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Tak Sekadar Turnamen, Juara ANC Dibidik Masuk Jalur Pembinaan FFI hingga U-21

Tak Sekadar Turnamen, Juara ANC Dibidik Masuk Jalur Pembinaan FFI hingga U-21

Jogja | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Paradoks Efisiensi: Menghemat Anggaran, Memperbesar Beban Sosial

Paradoks Efisiensi: Menghemat Anggaran, Memperbesar Beban Sosial

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Neptu Weton Jodoh Sendiri Tanpa Aplikasi?

Bagaimana Cara Menghitung Neptu Weton Jodoh Sendiri Tanpa Aplikasi?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Apakah Rice Cooker Bisa untuk Menggoreng? Boleh, Tapi Ada Syaratnya Biar Aman!

Apakah Rice Cooker Bisa untuk Menggoreng? Boleh, Tapi Ada Syaratnya Biar Aman!

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:15 WIB

17 ASN Lapas Cibinong Disanksi Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Eks Kalapas Dipecat

17 ASN Lapas Cibinong Disanksi Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Eks Kalapas Dipecat

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Warga Bakar Ekskavator di Lokasi Tambang Emas Ilegal di Madina, Polisi Selidiki

Warga Bakar Ekskavator di Lokasi Tambang Emas Ilegal di Madina, Polisi Selidiki

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:07 WIB

IHSG Tembus 6.100, BRPT hingga RAJA Lagi Moncer

IHSG Tembus 6.100, BRPT hingga RAJA Lagi Moncer

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:03 WIB

5 Zodiak yang Harus Hati-Hati Saat Curhat Rahasia ke Sagittarius, Kenapa?

5 Zodiak yang Harus Hati-Hati Saat Curhat Rahasia ke Sagittarius, Kenapa?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:03 WIB

×