Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah

Bella

Jum'at, 30 Januari 2026 | 19:05 WIB
Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah
Ilustrasi Anak Sakit di musim hujan (freepik)
baca 10 detik
  • IDAI mengimbau orang tua waspada penyakit anak saat musim hujan panjang dengan fokus pada PHBS dan kelengkapan imunisasi.
  • Prof. Anggraini Alam menyatakan jadwal imunisasi rutin Indonesia sudah memadai, namun cakupan imunisasi yang rendah memicu wabah berulang.
  • Musim hujan memicu peningkatan kasus campak hingga lima kali lipat, memerlukan cakupan imunisasi di atas 95% untuk menekan penyebaran.

Suara.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan seiring fenomena musim hujan di Indonesia yang terasa semakin panjang.

Selain melengkapi imunisasi, penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi kunci utama dalam mencegah lonjakan penyakit infeksi pada anak.

Dalam media briefing daring bertajuk “Mewaspadai Penyakit Anak di Musim Hujan dan Banjir” yang digelar pada Jumat (30/1/2026), wartawan Suara.com menanyakan perihal urgensi imunisasi tambahan atau booster untuk anak-anak di musim hujan.

Menjawab hal tersebut, Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof. Dr. dr. Anggraini Alam, SpA, Subsp. IPT(K), menegaskan bahwa jadwal imunisasi rutin yang ada saat ini sebenarnya sudah sangat memadai.

"Indonesia itu memiliki jadwal imunisasi yang sangat-sangat baik. Jadi imunisasi kita itu sudah lengkap. Keburukannya, nah ini mau minta tolong teman-teman ini. Keburukannya justru adalah cakupannya yang kurang," ujar Prof. Anggraini.

Ia menekankan bahwa masyarakat sering kali abai dalam melengkapi imunisasi dasar, padahal dampaknya dapat memicu wabah yang berulang.

"Jadi masalahnya bukan karena jadwalnya enggak ada, begitulah. Tetapi karena kurang untuk melakukan imunisasinya. Jadi tidak bisa tidak mohon agar teman-teman media mengingatkan masyarakat lengkapi imunisasinya," tambahnya.

Prof. Anggraini Alam mencontohkan peningkatan signifikan kasus campak saat musim hujan. Ia menyebut lonjakan kasus dapat mencapai hampir lima kali lipat dibandingkan periode normal.

Tingginya tingkat penularan campak, di mana satu penderita dapat menularkan penyakit tersebut hingga ke belasan orang lain, membuat cakupan imunisasi di atas 95 persen menjadi keharusan untuk menekan penyebaran.

baca juga

Sebagai penutup, Prof. Anggraini Alam menegaskan bahwa kondisi lingkungan pada musim hujan sangat kondusif bagi berkembangnya kuman penyebab penyakit.

Ia menilai musim hujan di Indonesia yang kini cenderung berlangsung lebih panjang turut meningkatkan populasi mikroorganisme dan risiko terjadinya penyakit infeksi.

Selain itu, kebiasaan masyarakat yang lebih sering beraktivitas di dalam ruangan saat hujan juga memperbesar peluang penularan penyakit antarindividu.

Untuk memutus rantai penularan, Prof. Anggraini mendorong orang tua menerapkan langkah-langkah pencegahan sederhana, mulai dari membiasakan pola hidup bersih dan sehat, menjaga daya tahan tubuh melalui konsumsi makanan bergizi, hingga melengkapi imunisasi anak sesuai anjuran.

Lebih lanjut, ia juga memberikan imbauan tegas agar anak-anak yang mulai menunjukkan gejala sakit tidak beraktivitas di luar rumah untuk sementara waktu.

"Bila mana sakit, tolong jaga agar tidak usah masuk anak-anak ini ke sekolah atau ke tempat penitipan anak, karena kita menghindari anak kita yang sedang sakit menularkan ke yang baik. Lagi-lagi PHBS, kemudian lengkapi imunisasi anak-anak itu sangat baik untuk mencegah penyakit di musim hujan," pungkas Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Padjadjaran tersebut.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditinjau Wamenkes, 1.300 Karyawan MPS Bantul Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis & Skrining TB

Ditinjau Wamenkes, 1.300 Karyawan MPS Bantul Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis & Skrining TB

Lifestyle | Jum'at, 30 Januari 2026 | 18:23 WIB

GEN Prime Link Meluncur, Tawarkan Bonus Proteksi hingga 200 Persen

GEN Prime Link Meluncur, Tawarkan Bonus Proteksi hingga 200 Persen

Foto | Jum'at, 30 Januari 2026 | 12:15 WIB

BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026

BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 21:05 WIB

Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital

Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital

Health | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:39 WIB

Pemerintah Buat Rumusan Penghapusan Tunggakan BPJS, Kapan Mulai Berlaku?

Pemerintah Buat Rumusan Penghapusan Tunggakan BPJS, Kapan Mulai Berlaku?

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:06 WIB

Like, Validasi, dan Kecemasan: Harga Psikologis Mahasiswa di Era Sosmed

Like, Validasi, dan Kecemasan: Harga Psikologis Mahasiswa di Era Sosmed

Your Say | Rabu, 28 Januari 2026 | 20:45 WIB

Wabah Penyakit Superflu Bakal Buat Klaim Asuransi Kesehatan Naik

Wabah Penyakit Superflu Bakal Buat Klaim Asuransi Kesehatan Naik

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 08:53 WIB

Jangka Panjang, Kemenkes Ingatkan Risiko Konsumsi Ikan Sapu-sapu dari Sungai Tercemar

Jangka Panjang, Kemenkes Ingatkan Risiko Konsumsi Ikan Sapu-sapu dari Sungai Tercemar

Video | Selasa, 27 Januari 2026 | 21:35 WIB

Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal

Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:56 WIB

Kemenkes Ingatkan Risiko Jangka Panjang Konsumsi Ikan Sapu-sapu dari Sungai Tercemar

Kemenkes Ingatkan Risiko Jangka Panjang Konsumsi Ikan Sapu-sapu dari Sungai Tercemar

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 16:58 WIB

Terkini

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:23 WIB

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 20:14 WIB

×