Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:55 WIB
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri duduk bersebelahan dengan Presiden Timor Leste sekaligus peraih Nobel Perdamaian, José Ramos Horta, di Museum Nasional Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Selasa (3/2/2026). (Tim Media Megawati)
baca 10 detik
  • Megawati sampaikan model rekonsiliasi damai Indonesia dalam forum Human Fraternity di Abu Dhabi.
  • Kepemimpinan perempuan ditekankan sebagai kekuatan untuk merawat dan merangkul, bukan menindas rakyat.
  • Megawati mengenang penyelesaian konflik Poso dan Ambon melalui pendekatan kekeluargaan serta keadilan.

Suara.com - Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memaparkan model rekonsiliasi damai Indonesia di panggung internasional. Hal itu disampaikannya dalam forum Human Fraternity Majlis yang digelar di Museum Nasional Zayed, Abu Dhabi, Selasa (3/2/2026).

Dalam pidatonya, Megawati menekankan bahwa esensi kepemimpinan perempuan bukanlah tentang dominasi, melainkan kemampuan untuk merawat dan merangkul. Di hadapan para tokoh dunia, ia menegaskan bahwa kekuasaan sejati harus dijalankan dengan naluri pelindung yang kuat dan menolak penggunaan kekuatan yang bersifat menindas.

"Sebagai seorang perempuan, saya membawa keyakinan bahwa kepemimpinan bukan tentang dominasi, melainkan tentang upaya merangkul dan merawat, serta bukan menindas," ujar Megawati sebagaimana dikutip dari keterangannya, Rabu (4/2/2026).

Megawati membagikan pengalaman historisnya saat memimpin Indonesia melewati masa transisi demokrasi yang penuh tantangan pada awal dekade 2000-an. Salah satu ujian terberat yang dihadapinya adalah konflik horizontal di Poso dan Ambon yang sempat mengancam persatuan nasional.

Ia mengungkapkan bahwa kunci penyelesaian konflik tersebut bukanlah melalui militerisme atau tindakan represif, melainkan pendekatan kekeluargaan dengan hadirnya negara sebagai penengah yang adil.

"Dalam situasi saat itu, sebagai kepala negara, saya membawa negara hadir bukan sebagai kekuatan represif, melainkan sebagai penjamin rekonsiliasi dengan semangat kekeluargaan," ungkapnya mengenang masa kepemimpinannya bersama Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Lebih lanjut, Megawati menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus memiliki kepekaan untuk mendengar denyut kehidupan rakyatnya. Ia menekankan bahwa kewenangan formal tidak akan efektif tanpa adanya empati sosial dan keadilan. Baginya, persaudaraan kemanusiaan (human fraternity) harus menjadi fondasi utama dalam memimpin di tengah dunia yang kian terpecah.

"Tugas pemimpin adalah membangun kepercayaan dengan menempatkan keadilan sosial dan nilai kemanusiaan sebagai fondasi kebijakan," tegasnya.

Dalam forum prestisius tersebut, Megawati didampingi oleh putra sekaligus Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo, Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, serta Duta Besar RI untuk UEA, Judha Nugraha.

baca juga

Megawati menjadi pembicara bersama sejumlah pemimpin dunia lainnya, termasuk Presiden Timor Leste Ramos Horta, serta para Ibu Negara dari Lebanon, Pakistan, Kolombia, Uzbekistan, dan perwakilan dari Azerbaijan. Forum ini dimoderatori oleh Mina Al-Oraibi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga

Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 08:45 WIB

Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta

Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 22:41 WIB

Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran

Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 21:35 WIB

Terkini

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:24 WIB

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:17 WIB

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:16 WIB

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:58 WIB

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:56 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB