Beras Jemaah Haji 2026 Dipasok dari Indonesia, Ini Alasannya

M Nurhadi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 13:16 WIB
Beras Jemaah Haji 2026 Dipasok dari Indonesia, Ini Alasannya
ARSIP-Suasana ibadah haji 2024 di tanah suci. [Istimewa]
  • Pemerintah Indonesia memastikan seluruh beras jemaah haji 2026 dipasok dari dalam negeri demi kesesuaian selera.
  • Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi melibatkan Menko Pangan dan kementerian terkait di Jakarta, Senin (9/2/2026).
  • Bulog menyiapkan minimal 2.280 ton beras premium kualitas ekspor dan menargetkan pengiriman pada pertengahan Februari.

Suara.com - Pemerintah Indonesia mengambil langkah untuk memastikan pasokan pangan bagi jemaah haji.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menyatakan bahwa seluruh kebutuhan beras untuk katering jemaah haji Indonesia pada pelaksanaan tahun 2026 akan dipasok langsung dari tanah air.

Keputusan ini diambil setelah digelarnya rapat koordinasi terbatas yang melibatkan kementerian terkait, termasuk Kementerian Haji dan Umrah, Perum Bulog, serta Kementerian Perdagangan.

"Hari ini kita menyepakati berasnya dari kita. Jadi jemaah haji besok (2026) yang berjumlah lebih dari 200 ribu orang itu, berasnya harus berasal dari Indonesia," tegas Zulhas saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Salah satu pertimbangan utama di balik kebijakan ini adalah faktor kesesuaian rasa. Selama ini, katering di Arab Saudi sering kali menggunakan beras jenis basmati yang memiliki tekstur "pera" atau tidak lengket.

Karakteristik ini dinilai kurang cocok dengan selera masyarakat Indonesia yang lebih menyukai beras tekstur lembut atau pulen.

"Jemaah kita lebih suka beras kita yang pulen. Beras basmati itu pera, orang Indonesia biasanya kurang suka," tambah Zulhas.

Penyediaan komoditas ini akan bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Bulog. Zulhas memastikan stok nasional dalam kondisi sangat aman, di mana cadangan Bulog diprediksi mampu mencapai angka 4 juta ton pada tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan keterangan usai rapat koordinasi terbatas bersama sejumlah kementerian di antaranya Kementerian Haji dan Umroh, Bulog, hingga Kementerian Perdagangan pada Senin (9/2/2026).  [Suara.com/yaumal]
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan keterangan usai rapat koordinasi terbatas bersama sejumlah kementerian di antaranya Kementerian Haji dan Umroh, Bulog, hingga Kementerian Perdagangan pada Senin (9/2/2026). [Suara.com/yaumal]

Spesifikasi Beras Jadwal Pengiriman

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, merinci bahwa total beras yang disiapkan untuk dikirim ke Arab Saudi mencapai ribuan ton. Bulog menargetkan proses pengiriman dimulai pada medio Februari ini.

"Kami rencanakan pada minggu ketiga bulan Februari ini sudah mulai diberangkatkan. Permintaan awal sebesar 2.280 ton, namun kami menyiagakan hingga 3.000 ton sebagai langkah antisipasi jika ada tambahan kebutuhan," ungkap Rizal.

Tak hanya soal jumlah, Bulog juga menjamin bahwa beras yang dikirim merupakan kualitas premium dengan spesifikasi khusus sesuai standar internasional dan permintaan pihak Saudi, yakni:

Tingkat Pecahan (Broken): Di bawah 5 persen.

Kadar Air: Maksimal 14 persen atau bahkan lebih rendah.

Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam manajemen logistik haji Indonesia. Sebagai informasi, pada tahun-tahun sebelumnya, selain dari kawasan Arab, kebutuhan beras untuk konsumsi jemaah haji asal Indonesia di tanah suci mayoritas didatangkan dari negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chiki Fawzi Jaga Kewarasan Usai Dicopot dari Petugas Haji: Anggap Fitnah Transfer Pahala

Chiki Fawzi Jaga Kewarasan Usai Dicopot dari Petugas Haji: Anggap Fitnah Transfer Pahala

Entertainment | Minggu, 08 Februari 2026 | 16:00 WIB

Chiki Fawzi Buka Suara Usai Dicopot dari Petugas Haji, Bantah Fitnah Hamil hingga Inkompeten

Chiki Fawzi Buka Suara Usai Dicopot dari Petugas Haji, Bantah Fitnah Hamil hingga Inkompeten

Entertainment | Minggu, 08 Februari 2026 | 11:11 WIB

Prabowo Janjikan Biaya Haji Turun Drastis, Bangun 'Kampung Haji' di Mekkah

Prabowo Janjikan Biaya Haji Turun Drastis, Bangun 'Kampung Haji' di Mekkah

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:15 WIB

Mayoritas Harga Pangan Turun, Cabai Rawit Merah Masih Naik Tembus Rp 62.000/kg

Mayoritas Harga Pangan Turun, Cabai Rawit Merah Masih Naik Tembus Rp 62.000/kg

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:04 WIB

KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024

KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 21:15 WIB

KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag

KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 20:55 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB