Misteri Kematian PPPK RSPAU Halim: 6 Fakta yang Terungkap Sejauh Ini

Vania Rossa

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:26 WIB
Misteri Kematian PPPK RSPAU Halim: 6 Fakta yang Terungkap Sejauh Ini
Ilustrasi pembunuhan (unsplash)
baca 10 detik
  • Seorang PPPK bernama NHW (31) ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Bekasi pada Rabu (4/2/2026) oleh rekan kerja.
  • Polda Metro Jaya memastikan korban meninggal akibat pembunuhan karena ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban.
  • Dua terduga pelaku berinisial AR dan AA telah ditangkap di Cianjur, sementara motif pembunuhan masih diselidiki.

Suara.com - Seorang pria berinisial NHW (31), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Halim Perdanakusuma, ditemukan tewas di rumah kontrakannya di kawasan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi berselimut dengan tubuh yang mulai menghitam.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya, seorang perempuan berinisial SR, pada Rabu (4/2/2026) pagi.

"Korban inisial NH, laki-laki berusia 31 tahun, merupakan pegawai PPPK di RSPAU Halim PK," kata Budi, dikutip Selasa (10/2/2026).

Hingga berita ini ditulis, Polda Metro Jaya menyatakan motif pembunuhan belum dapat disimpulkan dan akan diumumkan setelah proses pemeriksaan terhadap para pelaku selesai.

Berikut sejumlah fakta yang terungkap dalam penyelidikan sementara kepolisian terkait kasus kematian NHW:

1. Korban Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan

Kasus ini terungkap dari kecurigaan rekan kerja korban, SR. Korban diketahui tidak masuk kerja tanpa kabar sejak Senin (2/2/2026).

Karena tidak bisa dihubungi, SR mendatangi kontrakan korban di Jalan Setia 2, Gang H Enting, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Rabu (4/2/2026). Ia kemudian meminta pemilik kontrakan membuka pintu menggunakan kunci cadangan.

baca juga

Saat pintu dibuka, korban ditemukan dalam posisi telentang, berselimut, dengan kondisi tubuh telah menghitam. Korban diperkirakan ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 10.30 WIB.

2. Dua Terduga Pelaku Telah Ditangkap

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap dua terduga pelaku berinisial AR dan AA.

Berdasarkan portal media resmi Humas Polri, keduanya ditangkap di sebuah warung di Jalan Argabinta, Kampung Pasir Nungkuh, Desa Bojong Kaso, Kecamatan Argabinta, Kabupaten Cianjur, pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.

Saat ini, polisi masih mendalami pemeriksaan untuk mengungkap peran masing-masing pelaku.

3. Ditemukan Unsur Kekerasan

Dari penelusuran awal, polisi memastikan bahwa NHW merupakan korban pembunuhan. Ditemukan bekas tindak kekerasan pada tubuh korban yang menguatkan dugaan bahwa ia tidak meninggal secara wajar.

"Sementara dalam kasus tersebut ada tindakan kekerasan. Nah, artinya korban ini dibunuh oleh beberapa orang,” ujar Budi.

4. Sejumlah Barang Berharga Milik Korban Hilang

Dugaan pembunuhan ini juga disertai hilangnya sejumlah aset pribadi korban. Polisi menemukan beberapa barang milik korban tidak berada di tempat kejadian perkara.

Barang-barang yang dilaporkan hilang meliputi satu unit sepeda motor Honda Vario, dua unit telepon genggam, dan sebuah dompet.

5. Korban Dikenal Pendiam dan Diduga Hendak Pulang Kampung

Menurut pemilik kontrakan, Slamet, NHW dikenal sebagai pribadi yang sopan namun tertutup. Meski jarang bergaul dengan warga sekitar, korban diketahui aktif dalam komunitas lari dan rutin berolahraga di pusat kebugaran (gym).

Sebelum ditemukan tewas, NHW sempat berencana pulang ke kampung halamannya. Ia bahkan telah meminta izin ke kantor dan bertukar jadwal kerja dengan rekan agar bisa mendapat libur lebih lama mulai Senin (2/2/2026). Namun, rencana tersebut tidak pernah terlaksana.

6. Kontrakan Masih Disegel

Hingga kini, rumah kontrakan korban masih disegel dengan garis polisi.

Meski telah ditaburi serbuk kopi dan kapur barus untuk menyamarkan aroma, bau tidak sedap dari jenazah yang sempat membusuk di dalam ruangan dilaporkan masih tercium di sekitar lokasi.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Jurnalis Korban Pembunuhan Ngadu ke DPR, Soroti Ketimpangan Perlakuan Hukum Sipil dan Militer

Anak Jurnalis Korban Pembunuhan Ngadu ke DPR, Soroti Ketimpangan Perlakuan Hukum Sipil dan Militer

News | Senin, 09 Februari 2026 | 19:02 WIB

Viral Upah PPPK Paruh Waktu Rp650 Ribu Dipotong Zakat, Segini Minimal Gaji yang Wajib Zakat

Viral Upah PPPK Paruh Waktu Rp650 Ribu Dipotong Zakat, Segini Minimal Gaji yang Wajib Zakat

Lifestyle | Minggu, 08 Februari 2026 | 10:45 WIB

Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam

Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:26 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×