IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasbiallah Ilyas: Alarm Keras, KPK Harus Evaluasi Total

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:35 WIB
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasbiallah Ilyas: Alarm Keras, KPK Harus Evaluasi Total
Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas. (Tangkapan layar/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas, merespons tajam penurunan IPK Indonesia 2025 menjadi 34, setara Nepal.
  • Hasbi mendesak evaluasi total strategi pemberantasan korupsi, termasuk penguatan pencegahan KPK dan penegak hukum lain.
  • DPR akan memperketat pengawasan serta menekankan pentingnya edukasi antikorupsi untuk kesadaran kolektif masyarakat.

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas, memberikan respons tajam terkait laporan Transparency International Indonesia (TII) yang menunjukkan kemerosotan tajam Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2025. 

Skor IPK Indonesia tercatat anjlok tiga poin menjadi 34, menempatkan Indonesia pada peringkat 109 dari 180 negara.

Penurunan ini membuat posisi Indonesia kini sejajar dengan sejumlah negara seperti Nepal, Aljazair, Laos, hingga Bosnia & Herzegovina. 

Hasbiallah, yang akrab disapa Hasbi, menilai fakta ini sebagai tamparan keras bagi agenda pemberantasan korupsi di tanah air.

“Laporan yang disampaikan TII ini tidak bisa dianggap angin lalu. Skor 34 dan turunnya peringkat Indonesia menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan. Ini menunjukkan bahwa indeks persepsi korupsi kita masih sangat buruk, bahkan setara dengan Nepal,” ujar Hasbi kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).

Ia menegaskan, bahwa pemerintah tidak boleh tinggal diam melihat tren negatif ini. Ia mendesak adanya evaluasi total terhadap strategi yang selama ini digunakan oleh lembaga penegak hukum, khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hasbi meminta KPK segera merumuskan langkah strategis yang tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga memperkuat sistem pencegahan yang terintegrasi.

“KPK bersama penegak hukum lainnya harus menyusun road map yang jelas, dengan indikator kinerja yang konkret. Tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memperkuat pencegahan secara sistematis,” tegasnya.

Selain perbaikan sistem dan regulasi, Hasbi juga menyoroti pentingnya membangun budaya antikorupsi di seluruh lapisan masyarakat. 

baca juga

Menurutnya, edukasi masif menjadi kunci agar upaya pemberantasan korupsi mendapatkan dukungan kolektif.

“Sosialisasi dan pendidikan antikorupsi harus digencarkan, baik di lingkungan pemerintahan, dunia usaha, maupun masyarakat luas. Tanpa kesadaran kolektif, upaya pemberantasan korupsi tidak akan efektif,” katanya.

Lebih lanjut, Hasbi memastikan Komisi III DPR RI akan memperketat fungsi pengawasan terhadap mitra kerja penegak hukum guna memastikan skor IPK Indonesia bisa membaik di masa mendatang melalui tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan transparan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid

KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:31 WIB

IPK Indonesia 2025 Menurun, Kepercayaan Anak Muda pada Pemerintah Menurun

IPK Indonesia 2025 Menurun, Kepercayaan Anak Muda pada Pemerintah Menurun

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 06:45 WIB

Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan

Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 22:09 WIB

Terkini

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:40 WIB

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:21 WIB

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:18 WIB

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:08 WIB

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:00 WIB

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:47 WIB

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:15 WIB

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:56 WIB

×