Ribka Tjiptaning: BPJS Itu Tanggung Jawab Negara, Bukan Perusahaan Pemburu Untung

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:36 WIB
Ribka Tjiptaning: BPJS Itu Tanggung Jawab Negara, Bukan Perusahaan Pemburu Untung
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning. (Dok. PDIP)
  • Ketua DPP PDIP Kesehatan, Ribka Tjiptaning, instruksikan relawan bela hak peserta BPJS PBI di Lenteng Agung, Jumat (13/2/2026).
  • Instruksi ini menyusul alokasi anggaran Rp59 triliun yang menjamin klaim BPJS PBI tidak ditolak fasilitas kesehatan.
  • Ribka mengkritik manajemen BPJS Kesehatan terlalu berorientasi profit, padahal seharusnya fokus melayani jaminan kesehatan rakyat.

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, menginstruksikan seluruh relawan kesehatan partai untuk bergerak militan membela hak masyarakat, khususnya peserta BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Hal ini ditegaskannya dalam acara evaluasi mitigasi bencana di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jumat (13/2/2026).

Instruksi ini dikeluarkan menyusul adanya kepastian dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait ketersediaan anggaran sebesar Rp59 triliun untuk meng-cover klaim BPJS PBI.

Ribka menegaskan bahwa dengan anggaran yang sangat besar tersebut, tidak ada alasan bagi fasilitas kesehatan untuk menolak pasien dari kalangan rakyat miskin.

"Pak Menkeu menyatakan tiga bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal karena anggarannya ada Rp59 triliun. Jadi, jangan ada lagi alasan rumah sakit menolak pasien rakyat kecil," tegas Ribka di hadapan ratusan relawan.

Dalam kesempatan tersebut, Ribka juga melontarkan kritik tajam terhadap manajemen BPJS Kesehatan, secara khusus kepada Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Gufron Mukti.

Ia menilai manajemen saat ini terlalu terjebak pada pola pikir mencari keuntungan (profit oriented), padahal BPJS adalah kepanjangan tangan negara dalam memberikan jaminan kesehatan bagi rakyat.

"BPJS itu dibuat untuk melayani, bukan perusahaan asuransi yang profit oriented. Ini bentuk hibah dan tanggung jawab negara kepada rakyatnya. Kalau dikit-dikit bilang rugi, ya mundurlah itu (Dirut). BPJS itu memang tugasnya mendistribusikan jaminan kesehatan, bukan mengejar untung," ujarnya.

Sebagai bentuk pengawalan, Ribka meminta para relawan kesehatan PDIP untuk hadir langsung di rumah sakit dan memastikan masyarakat mendapatkan haknya tanpa merasa takut dengan birokrasi yang rumit.

Ia mengingatkan bahwa pelayanan tersebut bukanlah bantuan cuma-cuma dari pihak tertentu, melainkan kewajiban negara yang sudah dibayar melalui APBN.

"Relawan kesehatan PDIP harus berani. Jangan takut. Katakan: 'Saya dari PDIP, mendampingi hak rakyat'. Ini bukan gratis, pasien BPJS PBI itu sudah dibayar oleh negara!," katanya.

Senada dengan Ribka, Wasekjen PDIP Sri Rahayu yang turut hadir menekankan pentingnya kesatuan hati dan tujuan bagi seluruh relawan.

Menurutnya, militansi relawan harus diwujudkan dalam bentuk kehadiran nyata di tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis setiap hari.

"Apapun kejadian yang terkait pelayanan di mana pun masyarakat membutuhkan, jika kita tahu informasinya, tugas kita adalah hadir dan melaksanakan pendampingan," tutur Sri Rahayu.

Ia menutup arahannya dengan harapan agar seluruh elemen kesehatan partai semakin solid dalam melayani publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Klaim 100 Persen Warga Bisa Dapat BPJS Gratis, Ini Hitungannya

PDIP Klaim 100 Persen Warga Bisa Dapat BPJS Gratis, Ini Hitungannya

Video | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:35 WIB

Gus Ipul Luruskan Pernyataan Wali Kota Denpasar Soal BPJS PBI: Itu Menyesatkan!

Gus Ipul Luruskan Pernyataan Wali Kota Denpasar Soal BPJS PBI: Itu Menyesatkan!

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:46 WIB

RSCM Pastikan Pasien Tetap Dilayani Meski Status BPJS PBI Nonaktif

RSCM Pastikan Pasien Tetap Dilayani Meski Status BPJS PBI Nonaktif

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 09:15 WIB

Layanan BPJS PBI Tetap Aktif, Ibu di Bogor Bersyukur Anaknya Bisa Rutin Cuci Darah

Layanan BPJS PBI Tetap Aktif, Ibu di Bogor Bersyukur Anaknya Bisa Rutin Cuci Darah

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 08:59 WIB

BPJS Gratis untuk Driver Ojol, Program Apresiasi Gojek Bikin Kerja Lebih Tenang

BPJS Gratis untuk Driver Ojol, Program Apresiasi Gojek Bikin Kerja Lebih Tenang

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:52 WIB

Gus Ipul Minta Pendamping PKH Datangi 11 Juta Peserta PBI yang Dinonaktifkan

Gus Ipul Minta Pendamping PKH Datangi 11 Juta Peserta PBI yang Dinonaktifkan

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:59 WIB

Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Tidak Aktif? Segera Cek Status Kepesertaan Secara Online

Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Tidak Aktif? Segera Cek Status Kepesertaan Secara Online

Lifestyle | Kamis, 12 Februari 2026 | 16:24 WIB

Terkini

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB