Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 13 Februari 2026 | 19:51 WIB
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
Acara sosialisasi pencegahan pelecehan seksual di Stasiun LRT Dukuh Atas, Jumat (13/2/2026). [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Penumpang LRT usul penambahan gerbong khusus wanita guna cegah pelecehan seksual.
  • LRT Jabodebek evaluasi usulan gerbong khusus wanita demi keamanan penumpang perempuan.
  • Manajemen LRT perketat pengamanan kereta melalui patroli petugas dan pantauan CCTV.

Suara.com - Maraknya aksi pelecehan seksual di transportasi umum meningkatkan kekhawatiran penumpang dalam menggunakan moda transportasi massal. Salah seorang pengguna, Hasni, mengaku sering mendengar informasi mengenai insiden pelecehan terhadap perempuan melalui media sosial, yang membuatnya merasa waswas.

Hasni menilai perlunya penambahan personel keamanan guna mencegah aksi pelecehan di angkutan umum, terutama pada jam sibuk saat penumpang sedang padat.

"Saat naik angkutan umum itu kondisinya sangat padat, jadi perlu adanya pengamanan lebih untuk penumpang wanita," ujarnya kepada wartawan dalam acara sosialisasi pencegahan pelecehan seksual di Stasiun LRT Dukuh Atas, Jumat (13/2/2026).

Selain keamanan, ia mengharapkan adanya penambahan gerbong khusus wanita dalam rangkaian LRT agar penumpang merasa lebih aman selama perjalanan. Hasni merasa fasilitas gerbong khusus saat ini masih kurang memadai untuk menampung lonjakan penumpang pada jam berangkat dan pulang kerja.

"Sepertinya gerbong wanita masih kurang ya, perlu ditambah lagi," tambahnya.

Merespons hal tersebut, Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyatakan bahwa pihaknya rutin menggelar sosialisasi untuk mencegah kekerasan dan pelecehan seksual. Ia mengimbau penumpang yang mengalami atau melihat tindakan pelecehan untuk segera melapor kepada petugas di lapangan.

Radhitya menjelaskan bahwa setiap gerbong kereta telah dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV). Selain itu, petugas keamanan secara rutin melakukan patroli di dalam rangkaian kereta untuk menjamin rasa aman bagi penumpang.

“Petugas kami selalu mobile atau patroli di dalam kereta dari ujung ke ujung. Fasilitas kami juga sudah dilengkapi dengan CCTV,” jelasnya.

Menanggapi aspirasi terkait penambahan gerbong khusus wanita, Radhitya menyatakan akan menampung masukan tersebut. Namun, ia menekankan bahwa kebijakan tersebut memerlukan evaluasi mendalam sebelum diterapkan.

baca juga

“Terkait fasilitas yang dianggap kurang, tentu kami akan melakukan evaluasi. Jika ke depannya memang dibutuhkan, kami akan melakukan perubahan. Namun, semua harus melalui proses evaluasi terlebih dahulu dengan mendengar masukan dari masyarakat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan dr Tirta Terus Tekan Mohan Hazian Tanpa Ampun hingga Akhirnya Mengaku

Ini Alasan dr Tirta Terus Tekan Mohan Hazian Tanpa Ampun hingga Akhirnya Mengaku

Entertainment | Kamis, 12 Februari 2026 | 20:45 WIB

Polisi Bersikap atas Kasus Dugaan Pelecehaan Mohan Hazian

Polisi Bersikap atas Kasus Dugaan Pelecehaan Mohan Hazian

Entertainment | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:25 WIB

Bisakah Melaporkan Pelecehan Seksual Tanpa Bukti?

Bisakah Melaporkan Pelecehan Seksual Tanpa Bukti?

Lifestyle | Kamis, 12 Februari 2026 | 14:24 WIB

Terkini

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:02 WIB

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:38 WIB

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:36 WIB

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:21 WIB

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:09 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

×