Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 15 Februari 2026 | 21:29 WIB
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
“Diversifikasi Ikonik Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik untuk Peningkatan Daya Saing Batik Lokal dan Penguatan Desa Wisata” di Desa Citengah [Suara.com]
  • Program PPM Internasional Unpad kembangkan desain batik Citengah dengan inspirasi kearifan lokal demi daya saing global.
  • Inisiatif ini mentransformasi simbol budaya serta alam Citengah menjadi motif kontemporer melalui pendampingan intensif perajin.
  • Proyek ini merupakan kolaborasi lintas sektor antara akademisi Unpad, perajin lokal, dan mitra dari Universiti Utara Malaysia.

Suara.com - Terletak di hamparan perbukitan yang asri dengan aliran air jernih khas wilayah Sumedang, Desa Citengah kini semakin memantapkan posisinya sebagai ruang tumbuh kebudayaan yang dinamis.

Hal ini dibuktikan melalui sebuah inisiatif berskala global bertajuk “Diversifikasi Ikonik Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik untuk Peningkatan Daya Saing Batik Lokal dan Penguatan Desa Wisata”.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat (PPM) tingkat internasional yang terintegrasi dalam program Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition Program – World Class University (EQUITY - WCU) dari Universitas Padjadjaran.

Inisiatif strategis ini dirancang sebagai jembatan yang menghubungkan kemurnian tradisi dengan napas inovasi modern. Melalui riset yang mendalam, tim pengabdi menggali kembali berbagai simbol budaya, keindahan lanskap alam, hingga nilai-nilai sosial yang mengakar kuat di tengah masyarakat Citengah.

Potensi-potensi tersebut kemudian ditransformasikan ke dalam ragam motif batik yang lebih variatif, memiliki sentuhan kontemporer, namun tetap mampu bersaing secara kompetitif di pasar global.

Desa Citengah, dengan segala kekayaan visualnya, dipandang sebagai sumber inspirasi yang tak terbatas bagi pengembangan desain batik masa depan.

Dalam pelaksanaannya, para perajin batik lokal tidak dibiarkan berjalan sendiri. Mereka mendapatkan pendampingan intensif serta pelatihan kreatif yang memungkinkan mereka melakukan eksplorasi visual berbasis riset budaya. 

Sinergi yang tercipta dalam agenda ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antara akademisi, praktisi desain, serta elemen masyarakat. Diskusi partisipatif sengaja dibuka sebagai ruang untuk saling bertukar gagasan, sementara lokakarya desain diubah menjadi laboratorium kreatif bagi lahirnya motif-motif baru yang segar.

Gerakan ini tidak hanya menghasilkan lembaran kain batik semata, tetapi juga merumuskan representasi visual yang kuat tentang identitas Citengah—mencakup kelestarian alamnya, keberadayaan manusianya, hingga visi masa depan desa tersebut.

Ketua tim PPM dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unpad, Taufik Ampera, memberikan penekanan khusus pada pentingnya pengembangan desain yang berorientasi pada kearifan lokal.

Strategi ini dianggap sangat vital untuk meningkatkan daya saing produk batik di tengah pusaran industri kreatif yang kini bergerak sangat dinamis. Menurutnya, aspek ekonomi harus berjalan beriringan dengan aspek kultural agar produk tersebut memiliki jiwa.

“Batik bukan hanya produk ekonomi, tetapi juga media representasi identitas. Ketika motif lahir dari akar budaya sendiri, maka ia memiliki kekuatan cerita yang tidak tergantikan,” ujarnya.

Melalui langkah diversifikasi ikonik ini, batik produksi Citengah diharapkan tidak hanya mampu menjangkau segmen pasar yang lebih luas, tetapi juga memperkuat branding lokal serta meningkatkan nilai ekonomi produk. 

Tim PPM Internasional dari FIB Unpad ini dipimpin oleh Dr. Taufik Ampera, M. Hum., yang didukung oleh jajaran akademisi berpengalaman seperti Prof. Aquarini Priyatna, M.A., M.Hum., Ph.D., Nani Darmayanti, S.S., M.Hum., Ph.D., serta Indra Sarathan, M.Hum.

Semangat akademis ini juga diperkuat dengan keterlibatan para mahasiswa, antara lain Dervan Sohibulkahfi Rosadi, Wildan Firmansyah, Rifqi Muhammad Sidiq, Agisni Nurul Azizah, dan Haya Kinarya Wide Kazhimah.

Menariknya, program ini mengedepankan kerja sama internasional yang erat dengan menggandeng tim dari Universiti Utara Malaysia (UUM).

Kolaborasi ini melibatkan dua dosen pendamping serta lima mahasiswa internasional sebagai bagian dari strategi internasionalisasi universitas dan kontribusi sosial yang melintasi batas negara.

Delegasi dari UUM yang terlibat meliputi Prof. Madya Dr. Hishamudin bin Isam, Dr. Mohamad Zakuan bin Tuan Ibharim, serta para mahasiswa yakni Siti Nurkhadijah Aisyah Binti Zaharruddin, Murnisha Binti Murugaiah, Umizaharah Binti Ismail, Al-Hariz Bin Hazren, dan Afiq Izzuddin Bin Che Abdullah. 

Dukungan penuh juga datang dari pihak mitra internasional. Prof. Madya Dr. Hishamudin bin Isam, selaku perwakilan dosen pendamping dari UUM, memberikan apresiasi tinggi terhadap model kolaborasi ini. 

“Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional ini sangat bagus, dan memberikan peluang pada kami untuk berkolaborasi menghasilkan desain baru dari dua negara, dan membantu masyarakat mempromosikan batik Citengah ke luar negeri,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baju Jeffrey Epstein di Bali Ramai Jadi Perdebatan, Pakai Batik Bapak Atau Versace?

Baju Jeffrey Epstein di Bali Ramai Jadi Perdebatan, Pakai Batik Bapak Atau Versace?

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 12:13 WIB

Spesial Imlek, Brand Fashion ini Sulap Porselen Klasik Tiongkok Jadi Batik Nusantara yang Memukau

Spesial Imlek, Brand Fashion ini Sulap Porselen Klasik Tiongkok Jadi Batik Nusantara yang Memukau

Lifestyle | Selasa, 03 Februari 2026 | 11:32 WIB

4 Fakta Aturan Batik Korpri Terbaru 2026: Jadwal dan Siapa yang Wajib Pakai

4 Fakta Aturan Batik Korpri Terbaru 2026: Jadwal dan Siapa yang Wajib Pakai

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:32 WIB

5 Fakta Pramugari Gadungan yang Viral, Menyamar Pakai Seragam Berujung Terciduk di Soetta

5 Fakta Pramugari Gadungan yang Viral, Menyamar Pakai Seragam Berujung Terciduk di Soetta

Lifestyle | Kamis, 08 Januari 2026 | 14:26 WIB

Berkat Pemberdayaan BRI, Batik Malessa Ubah Kain Perca hingga Fashion Premium

Berkat Pemberdayaan BRI, Batik Malessa Ubah Kain Perca hingga Fashion Premium

Bisnis | Minggu, 14 Desember 2025 | 15:38 WIB

Lestarikan Budaya Lokal, Batik Siger Terus Berkembang Bersama Pemberdayaan Rumah BUMN BRI

Lestarikan Budaya Lokal, Batik Siger Terus Berkembang Bersama Pemberdayaan Rumah BUMN BRI

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 09:32 WIB

Terkini

Kebon Pala Kembali Terendam Banjir 1,4 Meter, Warga Pilih Bertahan di Lantai Dua

Kebon Pala Kembali Terendam Banjir 1,4 Meter, Warga Pilih Bertahan di Lantai Dua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:00 WIB

10 Menteri Luar Negeri Dunia Kecam Serangan Israel Flotilla Gaza: Pelanggaran Hukum Internasional

10 Menteri Luar Negeri Dunia Kecam Serangan Israel Flotilla Gaza: Pelanggaran Hukum Internasional

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:58 WIB

Dorrr! Penembakan Terjadi di Islamic Center San Diego Amerika, Ada Korban WNI?

Dorrr! Penembakan Terjadi di Islamic Center San Diego Amerika, Ada Korban WNI?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:39 WIB

WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi

WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:25 WIB

RI Gunakan Saluran Komunikasi, Desak Israel Bebaskan 2 Jurnalis dan 9 Aktivis Indonesia

RI Gunakan Saluran Komunikasi, Desak Israel Bebaskan 2 Jurnalis dan 9 Aktivis Indonesia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:19 WIB

Eks Wamenaker Noel: Saya Lebih Banyak Selamatkan Uang Rakyat Dibanding KPK!

Eks Wamenaker Noel: Saya Lebih Banyak Selamatkan Uang Rakyat Dibanding KPK!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:09 WIB

Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!

Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:48 WIB

Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza

Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:47 WIB

Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania

Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:46 WIB

Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!

Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB