Mustahil Terlihat Hari Ini, Rukyatul Hilal di Jogja Diubah Jadi Ajang Edukasi

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 17 Februari 2026 | 14:27 WIB
Mustahil Terlihat Hari Ini, Rukyatul Hilal di Jogja Diubah Jadi Ajang Edukasi
Foto sebagai ILUSTRASI: Petugas melakukan pemantauan hilal 1 Syawal 1446 H di Masjid Al Musyariin Basmol, Jakarta, Sabtu (29/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BHR DIY menyatakan hilal Ramadan 1447 H mustahil terlihat pada 17 Februari 2026 karena posisi bulan di bawah horizon.
  • Meskipun mustahil terlihat, prosedur rukyat tetap dilaksanakan sebagai mekanisme formal kenegaraan untuk Sidang Isbat.
  • BHR DIY memanfaatkan waktu ini untuk edukasi ilmu falak, memaparkan teori visibilitas hilal kepada masyarakat dan mahasiswa.

Suara.com - Badan Hisab Rukyat (BHR) DIY memastikan hilal awal Ramadan 1447 Hijriah mustahil terlihat pada pelaksanaan rukyatul hilal Selasa (17/2/2026) sore ini. Data astronomi menunjukkan posisi bulan di seluruh wilayah Indonesia masih berada di bawah horizon atau minus saat matahari terbenam.

Ketua BHR DIY, Mutoha Arkanuddin, mengungkapkan bahwa posisi hilal di Yogyakarta, yang dilihat dari Pos Observasi Bulan Syekh Bela Belu Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, berada pada posisi minus 1,5 derajat.

Ia bilang kondisi ini merata di seluruh Indonesia dengan rentang antara minus 2,5 hingga minus 1 derajat. Sehingga secara teknis bulan akan terbenam lebih dahulu daripada matahari.

"Untuk wilayah seluruh kawasan Indonesia untuk hilal awal Ramadan ini semuanya berada di bawah ufuk pada saat matahari terbenam nanti sore. Jadi nggak ada yang di atas ufuk. Untuk Jogja sendiri di Syekh Bela Belu itu ketinggian hilal itu minusnya 1,5 derajat," ujar Mutoha saat dihubungi, Selasa (17/2/2026).

Meski sudah dipastikan tidak akan terlihat, Mutoha menuturkan bahwa prosedur rukyat tetap harus dilaksanakan sebagai mekanisme formal kenegaraan.

Hal ini dikarenakan kalender hijriah pemerintah telah memasuki tanggal 29 Syaban, yang secara hukum mewajibkan dilakukannya verifikasi faktual untuk bahan Sidang Isbat.

"Sebetulnya simalakama untuk rukyat hilal kali ini, kan karena memang dipastikan hilal tidak akan terlihat karena masih di bawah ufuk," imbuhnya.

Alih-alih berkonsentrasi memburu hilal, BHR DIY akan memanfaatkan momentum sore ini sebagai ajang edukasi dan sosialisasi ilmu falak bagi masyarakat.

Fokus utama kegiatan akan diarahkan pada presentasi mengenai teori visibilitas hilal hingga pengenalan instrumen astronomi kepada peserta yang hadir baik dari komunitas maupun mahasiswa.

baca juga

"Jadi kita nanti bukan mau konsentrasi mau mencari hilal sebetulnya hari ini. Konsentrasinya lebih kepada pendidikan, edukasi," tambahnya.

Disampaikan Mutoha, pihaknya mengundang berbagai elemen, mulai dari klub astronomi, perwakilan kampus, hingga siswa sekolah untuk terlibat langsung.

Menurutnya kehadiran generasi muda dianggap penting agar mereka memahami bahwa penentuan awal bulan dalam agama. Sehingga tidak hanya berdasar pada logika atau sains semata, tetapi juga landasan hukum fikih.

"Sangat penting ini karena mereka yang nantinya akan memegang tongkat estafet hal-hal yang berhubungan dengan masalah seperti ini. Suatu saat mereka kalau nggak punya ilmunya mereka akan hanya berdasarkan perasaannya saja tanpa ilmu itu kadang hanya main logika," tuturnya.

Dalam pelaksanaan teknis, kata Mutoha, tiga unit teleskop disiapkan di lokasi untuk menunjang kegiatan edukasi dan latihan bagi para pengguna agar lebih mahir.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat bisa lebih bijaksana dalam menyikapi perbedaan yang mungkin terjadi dalam penentuan awal puasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Novel Langit Goryeo: Konflik Cinta dan Keimanan Mualaf Korea di Tanah Asing

Novel Langit Goryeo: Konflik Cinta dan Keimanan Mualaf Korea di Tanah Asing

Your Say | Selasa, 17 Februari 2026 | 14:00 WIB

96 Titik Lokasi Pengamatan Hilal di Indonesia Jelang Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H

96 Titik Lokasi Pengamatan Hilal di Indonesia Jelang Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H

Lifestyle | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:57 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H Hari Ini

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H Hari Ini

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:37 WIB

Pameran Seni 'Resonansi': Saat Gema Batin Seniman Lintas Kota Bergetar di Depok

Pameran Seni 'Resonansi': Saat Gema Batin Seniman Lintas Kota Bergetar di Depok

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 09:19 WIB

Hujan Lebat Disertai Angin di DIY: 4 Orang Terluka Akibat Atap Ambrol dan Belasan Pohon Tumbang

Hujan Lebat Disertai Angin di DIY: 4 Orang Terluka Akibat Atap Ambrol dan Belasan Pohon Tumbang

News | Senin, 16 Februari 2026 | 22:08 WIB

Pandu Negeri Soroti Kesejahteraan Guru dari Rumah Masa Kecil Ki Hadjar Dewantara

Pandu Negeri Soroti Kesejahteraan Guru dari Rumah Masa Kecil Ki Hadjar Dewantara

News | Senin, 16 Februari 2026 | 19:29 WIB

Bintang Baru PSIM Jop van der Avert Akui Kaget dengan Cuaca Ekstrem Indonesia

Bintang Baru PSIM Jop van der Avert Akui Kaget dengan Cuaca Ekstrem Indonesia

Bola | Senin, 16 Februari 2026 | 17:37 WIB

Terkini

Harga HP Infinix Terbaru Oktober 2026: Pilihan Lengkap dari Entry-Level hingga Flagship

Harga HP Infinix Terbaru Oktober 2026: Pilihan Lengkap dari Entry-Level hingga Flagship

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Jadwal MotoGP Jepang 2026: Apakah Ducati Siap Hadapi Ancaman Aprilia?

Jadwal MotoGP Jepang 2026: Apakah Ducati Siap Hadapi Ancaman Aprilia?

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:11 WIB

Kobarkan Semangat Merah Putih, BRI Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026

Kobarkan Semangat Merah Putih, BRI Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:11 WIB

BRI Dukung Kontingen Indonesia di Asian Games AichiNagoya 2026, Kobarkan Semangat Merah Putih

BRI Dukung Kontingen Indonesia di Asian Games AichiNagoya 2026, Kobarkan Semangat Merah Putih

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Urutan Zodiak Paling Romantis dan Jago Memberikan Kejutan Manis

Urutan Zodiak Paling Romantis dan Jago Memberikan Kejutan Manis

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Perputaran Ekonomi hingga UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Perputaran Ekonomi hingga UMKM Lokal

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan

BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan

Bogor | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pelestarian Warisan Batik Nusantara

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pelestarian Warisan Batik Nusantara

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata

MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata

Bekaci | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:56 WIB

×