Bukan Cuma Data, PKS Sebut Indikator Ekonomi Nyata Ada di Harga Beras dan Biaya Sekolah

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:15 WIB
Bukan Cuma Data, PKS Sebut Indikator Ekonomi Nyata Ada di Harga Beras dan Biaya Sekolah
Ilustrasi deretan gedung bertingkat di Jakarta. [Suara.com/Angga Budhiyanto]
baca 10 detik
  • Presiden PKS Almuzzammil Yusuf menjadi inspektur upacara Hari Kemerdekaan ke-81 RI di Jakarta pada 17 Agustus 2026.
  • AMY menyatakan pertumbuhan ekonomi nasional harus mewujudkan peningkatan kesejahteraan rakyat, pembukaan lapangan kerja, serta perbaikan kualitas hidup.
  • Indikator ekonomi rakyat dinilai dari kemampuan finansial keluarga mencakup harga kebutuhan, biaya pendidikan, dan kesempatan kerja.

Suara.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf (AMY), menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tidak boleh hanya berhenti pada angka-angka statistik.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan yang dilakukan pemerintah harus dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan AMY saat bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia yang digelar di Lapangan Parkir Timur Kantor DPTP PKS, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Dalam amanatnya, AMY mengakui adanya kenaikan pertumbuhan ekonomi yang patut disyukuri, namun ia mengingatkan bahwa pertumbuhan bukanlah tujuan akhir dari sebuah pembangunan.

"Kita bersyukur pertumbuhan ekonomi kita terus mengalami kenaikan. Namun, tujuan akhir pertumbuhan adalah peningkatan kesejahteraan rakyat,” ujar AMY dikutip dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).

Ia menekankan bahwa setiap langkah investasi yang masuk ke Indonesia seharusnya mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara luas. Tanpa itu, pertumbuhan ekonomi akan kehilangan esensi utamanya.

"Pertumbuhan tinggi jika tidak bisa dinikmati rakyat maka tidaklah bermanfaat. Setiap rupiah investasi harus menciptakan lapangan pekerjaan dan perbaikan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

Pedagang beras melayani pembeli di pasar Cibubur, Jakarta, Senin (19/2/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pedagang beras melayani pembeli di pasar Cibubur, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Lebih lanjut, AMY menjelaskan bahwa indikator ekonomi yang paling akurat bukanlah data di atas kertas, melainkan daya beli dan kemampuan finansial keluarga di Indonesia.

Ia merinci bagaimana rakyat kecil menilai kondisi ekonomi negara melalui pengeluaran rutin mereka.

baca juga

“Rakyat membaca pertumbuhan ekonomi dari harga beras di pasar, biaya kontrakan rumah, uang sekolah anak, kesempatan mendapatkan pekerjaan, penghasilan yang dibawa pulang ke rumah, serta seberapa banyak yang masih tersisa untuk ditabung, setelah seluruh kebutuhan keluarga dibayarkan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, AMY mengajak seluruh pihak untuk memastikan kebijakan pembangunan selalu berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Baginya, kemerdekaan harus terus diisi dengan upaya menghadirkan keadilan dan kesempatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat untuk tumbuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesin Pertumbuhan Habis, Ekonomi RI Cuma Hanya Bisa Tumbuh 4,7% di 2027

Mesin Pertumbuhan Habis, Ekonomi RI Cuma Hanya Bisa Tumbuh 4,7% di 2027

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:56 WIB

CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis

CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027

Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Prabowo Ungkap RAPBN 2027: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun

Prabowo Ungkap RAPBN 2027: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:12 WIB

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×