Dugaan Korupsi Dana KIP Kuliah di Sumut, Kejati Didesak Segera Usut Kepala LLDikti Wilayah I

Galih Prasetyo

Rabu, 18 Februari 2026 | 17:10 WIB
Dugaan Korupsi Dana KIP Kuliah di Sumut, Kejati Didesak Segera Usut Kepala LLDikti Wilayah I
Kartu Indonesia Pintar atau KIP Kuliah (Dok. kip-kuliah.kemdikbud.go.id)
baca 10 detik
  • Kejati Sumut didesak mengusut dugaan korupsi dana KIP Kuliah dengan teradu Kepala LLDikti Wilayah I Sumut berinisial SAW.
  • Aduan diajukan 8 Januari 2026; DPRD dan mahasiswa mendesak penanganan cepat karena berdampak pada mahasiswa miskin.
  • Kejati Sumut menyatakan laporan sedang dikaji; SAW mengklarifikasi LLDikti hanya mengusulkan penerima bantuan kepada pemerintah pusat.

Suara.com - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) didesak segera mengusut dugaan korupsi dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara.

Aduan terkait dugaan penyelewengan dana tersebut telah dilayangkan ke Kejati Sumut pada 8 Januari 2026. Dalam laporan itu, Kepala LLDikti Wilayah I Sumut berinisial SAW disebut sebagai teradu.

Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PKS, Ahmad Darwis, meminta aparat penegak hukum bertindak cepat dan profesional dalam menangani kasus tersebut.

Menurut Darwis, dugaan korupsi dana KIP Kuliah sangat berdampak terhadap masyarakat miskin, khususnya mahasiswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Kasus ini menyangkut masa depan masyarakat miskin. Karena itu, harus menjadi prioritas bagi kejaksaan,” ujar Darwis.

Ia menegaskan, masyarakat menunggu kepastian hukum atas perkara ini. Penanganan yang transparan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Penuntasan kasus ini ditunggu masyarakat karena menyangkut masa depan generasi muda yang memiliki kemampuan akademik baik, namun secara ekonomi kurang beruntung,” tambahnya.

Tekanan terhadap Kejati Sumut juga datang dari kalangan mahasiswa. Pada Senin (16/2/2026), sekelompok mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejati Sumut.

Dalam aksinya, mereka mendesak agar dugaan korupsi dana KIP Kuliah segera diusut tuntas tanpa tebang pilih.

baca juga

“Jangan sampai ada kesan pembiaran atau saling lempar tanggung jawab. Dana ini adalah hak mahasiswa kurang mampu, bukan ruang kompromi birokrasi,” kata perwakilan mahasiswa, Haris Hasibuan.

Mahasiswa menilai program KIP Kuliah merupakan instrumen penting untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi keluarga kurang mampu. Dugaan penyimpangan dana dinilai dapat merusak masa depan penerima manfaat.

Menanggapi desakan tersebut, pihak Kejati Sumut menyatakan laporan yang masuk saat ini sedang dalam proses kajian dan pendalaman.

Kejaksaan memastikan, jika ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum, maka perkara akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, SAW selaku Kepala LLDikti Wilayah I Sumut memberikan klarifikasi. Ia menyebut pihaknya hanya berwenang mengusulkan perguruan tinggi yang memenuhi persyaratan administratif untuk mengikuti program KIP Kuliah.

Menurutnya, usulan tersebut disampaikan kepada pemerintah pusat. Adapun proses penyaluran bantuan dan pembayaran biaya pendidikan dilakukan langsung oleh pemerintah pusat ke rekening yayasan perguruan tinggi dan rekening mahasiswa penerima.

“Lembaga kami berkomitmen menjalankan tugas secara profesional dan mengajak masyarakat menunggu proses klarifikasi yang sedang berlangsung sebelum mengambil kesimpulan,” ujar SAW.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa dan DPRD Sumut Desak Kejatisu Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana KIP Kuliah di LLDikti Wilayah

Mahasiswa dan DPRD Sumut Desak Kejatisu Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana KIP Kuliah di LLDikti Wilayah

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 12:00 WIB

Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah

Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 23:15 WIB

Pramono Dukung Penuh Penggeledahan Sudin PPKUKM Jaktim: Tidak Ada Menahan-Nahan Sama Sekali!

Pramono Dukung Penuh Penggeledahan Sudin PPKUKM Jaktim: Tidak Ada Menahan-Nahan Sama Sekali!

News | Selasa, 11 November 2025 | 15:45 WIB

KPK Kejar Korupsi Whoosh! Prabowo Tanggung Utang, Penyelidikan Jalan Terus?

KPK Kejar Korupsi Whoosh! Prabowo Tanggung Utang, Penyelidikan Jalan Terus?

News | Rabu, 05 November 2025 | 22:09 WIB

Dugaan Mark Up Whoosh, KPK Janji Ungkap Fakta di Balik Proyek Kereta Cepat

Dugaan Mark Up Whoosh, KPK Janji Ungkap Fakta di Balik Proyek Kereta Cepat

Video | Minggu, 02 November 2025 | 12:30 WIB

Terkini

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Surakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia

The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu

Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan

Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:26 WIB

×